M O M S M O N E Y I D
Bugar

Mengulik Fakta, Lebih Sehat Air Galon atau Air Rebusan?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Jadi perdebatan, mari mengulik fakta terkait lebih sehat air galon atau air rebusan di sini.

Air minum adalah kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kesehatan tubuh kita.

Namun, dengan banyaknya pilihan air minum yang tersedia, seperti air galon dan air rebusan, sering kali muncul pertanyaan: lebih sehat air galon atau air rebusan?

MomsMoney akan mengulas ulas fakta mengenai air galon dan air rebusan di sini. Untuk itu, mari simak hingga akhir.

Baca Juga: Faktor Risiko Serangan Jantung dan Cara Mencegahnya, Ayo Cek di Sini

Perbandingan air galon dan air rebusan

Menyadur dari Dokter Sehat dan Hello Sehat, inilah perbandingan air galon dan air rebusan:

1. Air galon

Air minum kemasan, baik dalam galon maupun botol, biasanya diproses dari sumber air alami. Air ini melalui tiga tahap penting: distilasi, filtrasi, dan pemurnian.

Setelah melalui proses tersebut, air dikemas dan siap untuk dikonsumsi. Air kemasan ini umumnya aman dan baik untuk diminum.

Air galon dalam kemasan yang dijual di pasaran biasanya sudah melalui proses produksi yang lebih higienis dan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga dapat diminum langsung.

Namun, penting untuk memastikan bahwa air galon tersebut layak konsumsi, seperti memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, penting untuk memastikan bahwa air yang dikonsumsi tidak melewati tanggal kedaluwarsanya.

Meski air itu sendiri tidak bisa kadaluarsa, galon plastik dapat terkontaminasi oleh bakteri jika disimpan terlalu lama atau terkena paparan panas. Pastikan juga bahwa galon yang digunakan tidak terbuat dari plastik berbahaya yang dapat mencemari air di dalamnya.

Baca Juga: Minum Apa agar Gula Darah Turun dengan Cepat? Ini 6 Pilihannya

2. Air rebusan

Air rebusan yang sering dikonsumsi masyarakat juga dapat menyehatkan. Namun, penting untuk memastikan bahwa sumber airnya aman, seperti dari sumur bor atau mata air yang bebas dari kontaminasi.

Air keran yang ada di rumah bisa berasal dari dua sumber, yaitu air tanah dari sumur atau air yang disalurkan oleh Perusahaan Air Minum (PAM).

Meskipun air PAM sudah melalui proses penyaringan, kualitas air tersebut bisa berkurang setelah dialirkan ke rumah-rumah karena kemungkinan terkontaminasi oleh bakteri dari pipa-pipa yang digunakan.

Begitu pula, air tanah dari sumur belum tentu terjamin kebersihannya, karena bisa tercemar oleh zat kimia atau logam berbahaya.

Oleh karena itu, baik air PAM maupun air sumur perlu disaring atau direbus terlebih dahulu sebelum digunakan untuk memastikan air tersebut bebas dari kuman dan zat berbahaya.

Untuk memastikan keamanan air sumur, langkah terbaik adalah membawa sampel air tersebut ke laboratorium guna diuji kualitasnya. Jika hasilnya menunjukkan air bersih dan aman, barulah air tanah bisa digunakan setelah disaring dan direbus terlebih dahulu.

Jika air keran atau air sumur terlihat keruh, berbau, atau rasanya aneh, sebaiknya hindari mengonsumsinya tanpa pengolahan lebih lanjut, karena hal ini juga berlaku untuk air PAM.

Baca Juga: Penting Diketahui Wanita! Ini 8 Tips Merawat Kebersihan Vagina yang Tepat

Lebih sehat air galon atau air rebusan?

Baik air galon maupun air rebusan memiliki kelebihan masing-masing. Namun, pastikan selalu memeriksa sumber dan cara pengolahannya agar air yang Anda konsumsi benar-benar aman untuk kesehatan.

Menurut National Sanitation Foundation (NSF), air yang melalui proses penyaringan lebih aman dan sehat dibandingkan air yang hanya direbus.

Filtrasi mampu menghilangkan lebih banyak zat pencemar dan bakteri, sehingga menjadikan air yang disaring pilihan yang lebih baik untuk kebutuhan sehari-hari.

Nah, itulah ulasan terkait lebih sehat air galon atau air rebusan. Semoga bermanfaat, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Guyur Wilayah Ini, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (5/8)

BMKG memprediksi cuaca Sumsel Rabu (5/8) didominasi berawan dengan suhu 16–35°C. Pagar Alam berpotensi hujan ringan.

Prakiraan Cuaca Banten Besok (5/8) dan Lusa, Kompak Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Rabu (5/8) dan lusa, Kamis (6/8) di seluruh wilayah Banten akan berawan.

Selisih Harga Jual dan Buyback Emas Tiap Merek Berbeda, Ini Perbandingannya

Emas Antam mencatat spread terbesar, sedangkan HRTA menjadi merek dengan spread paling tipis. Cek selengkapnya di sini!     

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (5/8) dan Lusa, Diprediksi Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok, Rabu (5/8) dan lusa, Kamis (6/8) di seluruh wilayah DKI Jakarta akan berawan.

Bebas Batu Ginjal, Ini 5 Makanan Sehat yang Wajib Dikonsumsi untuk Kurangi Risiko

Ingin terhindar dari batu ginjal? Mulai dari jeruk hingga biji-bijian utuh, simak daftar makanan bergizi yang ampuh menjaga ginjal tetap sehat.

Harga Buyback Emas Kompak Turun, Cek Merek Tawarkan Harga Tertinggi

Harga buyback emas hari ini melandai pada seluruh merek logam mulia. Galeri 24 masih menjadi merek dengan harga buyback tertinggi.

Eramet dan YCAB Gelar Bazar untuk Berdayakan UMKM Perempuan

LAKSMI adalah pameran dan bazar yang menampilkan produk serta layanan dari 50 pelaku UMKM perempuan terpilih. 

Jangan Sampai Aktivitas Terganggu, Intip Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (5/8)

Sejumlah daerah di Sumatera Utara diprediksi hujan ringan pada Rabu (5/8). Berikut rincian prakiraan cuaca BMKG beserta suhu udara.

Rayakan Ulang Tahun ke-15, Tiket.com Bagikan Diskon dan Cashback

Tiket.com ulang tahun yang ke-15 tahun dan bagikan instan cashback serta diskon.                              

Waspada Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok (5/8) dan Lusa (6/8)

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Jawa Timur cerah hingga berawan pada Rabu (5/8) dan Kamis (6/8). Kabut di beberapa daerah.