M O M S M O N E Y I D
Bugar

Mengenal Apa itu Acne Vulgaris, Gejala hingga Penyebabnya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Jerawat atau acne vulgaris adalah kondisi umum pada kulit yang terjadi ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan bakteri. Jerawat biasanya muncul di wajah, leher, dada, punggung, dan bahu.

Meskipun tidak berbahaya secara medis, jerawat dapat memengaruhi kepercayaan diri seseorang dan meningkatkan risiko terjadinya bekas luka atau hiperpigmentasi jika tidak diobati dengan benar.

Gejala acne vulgaris

Bersumber dari Very Well Health, berikut ini adalah jenis dan gejala acne vulgaris:

1. Komedo hitam dan putih

Komedo hitam terbentuk ketika pori-pori tersumbat dan melanin teroksidasi di permukaan kulit, sedangkan komedo putih muncul ketika pori-pori tersumbat tetapi tidak teroksidasi.

2. Papula

Jerawat papula adalah benjolan kecil dan merah yang terbentuk ketika folikel rambut terisi oleh bakteri, minyak, dan sel kulit mati. Jenis jerawat satu ini tidak memiliki nanah, namun dapat menyebabkan rasa sakit dan peradangan.

Baca Juga: Tren Drink Your Retinol, Ini Buah dan Sayur Kaya Retinol yang Bikin Kulit Bersih

3. Pustula

Pustula adalah jerawat yang berisi nanah, biasanya berwarna putih atau kuning di tengahnya. Jerawat ini sering kali lebih besar dan meradang daripada papula.

4. Nodul

Jerawat nodul adalah bentuk yang lebih parah dari jerawat biasa, yang terjadi ketika peradangan lebih dalam di kulit. Jenis jerawat ini muncul sebagai benjolan besar yang keras dan nyeri, serta bisa meninggalkan bekas luka yang parah.

Baca Juga: Mana yang Benar, Pakai Acne Patch Sebelum atau Sesudah Skincare?

Penyebab acne vulgaris

Adapun beberapa penyebab acne vulgaris sebagai berikut:

1. Hormon

Saat masa pubertas, hormon seks pria yang dikenal sebagai androgen meningkat secara signifikan dan memicu perubahan dalam tubuh remaja. Salah satu perubahan tersebut adalah peningkatan produksi minyak oleh kelenjar sebaceous.

Minyak ini, yang disebut sebum, dapat menyumbat pori-pori kulit dengan menangkap sel-sel kulit mati di permukaan kulit. Semakin tinggi produksi sebum, semakin besar risiko terjadinya jerawat.

Pada masa dewasa awal, kadar hormon androgen biasanya menurun, yang mengakibatkan jarangnya jerawat muncul dan akhirnya menghilang. Namun, sekitar 40% wanita mengalami jerawat yang berlanjut hingga usia 40-an akibat perubahan hormon yang dipengaruhi oleh faktor seperti siklus menstruasi, kehamilan, obat tiroid, pil KB, atau sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Baca Juga: 4 Letak Jerawat dan Penyebabnya, Jerawat di Dagu karena Apa?

2. Stres

Beberapa orang mengalami jerawat saat mengalami stres, kelebihan beban kerja, atau kurang tidur. Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol yang dapat meningkatkan gula darah dan memicu peradangan di seluruh tubuh. Peradangan ini, pada gilirannya, dapat meningkatkan produksi sebum.

3. Pola makan

Meskipun kontroversial, beberapa peneliti percaya bahwa ada hubungan antara pola makan dan risiko jerawat. Makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti makanan olahan, makanan manis, roti putih, kentang, dan nasi putih, diyakini dapat memicu jerawat dengan meningkatkan gula darah dan menyebabkan peradangan serta produksi sebum yang berlebihan.

Baca Juga: Kerap Jadi Hadiah Valentine, Benarkah Cokelat Bisa Menyebabkan Jerawat?

4. Produk perawatan kulit

Beberapa produk perawatan kulit tertentu dapat berkontribusi pada jerawat dengan menghalangi pori-pori atau menghilangkan minyak yang dapat menyumbat folikel. Produk-produk tersebut antara lain toner berbasis alkohol, astringen, pengelupasan, kosmetik berbasis minyak, krim tebal, dan sabun atau pembersih yang keras.

5. Riwayat keluarga

Memiliki anggota keluarga yang memiliki riwayat jerawat parah dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami jerawat saat dewasa. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mutasi gen tertentu yang diturunkan dapat mempengaruhi aktivitas kelenjar sebaceous, yang kemudian dapat menyebabkan jerawat parah.

Baca Juga: Manfaat Teh Hijau untuk Jerawat, Membuat Kulit Jadi Mulus

6. Obat

Beberapa obat dapat memengaruhi hormon dan produksi sebum, serta dapat menyebabkan jerawat saat digunakan atau ketika penggunaannya dihentikan. Obat-obatan tersebut meliputi kortikosteroid oral, kontrasepsi oral, alat kontrasepsi seperti Mirena IUD, testosteron, steroid anabolik, obat anti-epilepsi, obat anti-tuberkulosis, litium, dan imunosupresan seperti siklosporin.

Itulah pembahasan lengkap mengenai apa itu acne vulgaris. Jerawat vulgaris adalah kondisi yang kompleks dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penting bagi Anda yang mengalami jerawat untuk berkonsultasi dengan ahli kulit atau profesional kesehatan untuk diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai dengan kondisi kulit. Semoga bermanfaat, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Menjajal Usaha Tempe dengan Ragam Varian Agar Tembus Pasar Ekspor

Makanan tradisional tempe ternyata sudah bisa tembus pasar global, berikut langkah-langkahnya yang mesti Moms ketahui.

Cek Kembali Harga Pangan di Akhir Pekan Pekan Keempat Oktober, Masih Ada Yang Naik

Berikut rincian harga-harga komoditas pangan untuk pekan keempat bulan Oktober yang dirilis dari PIHPS Bank Indonesia. 

Fans Sutradara Jordan Peele Wajib Tonton Semua Film Horor Thriller Ini

Suka film horor yang menegangkan? Coba tonton beberapa rekomendasi film horor Jordan Peele berikut ini.​

Deretan Skin Tint Lokal, Awet hingga 7 Jam & Cocok Buat Cuaca Panas!

Paparan cuaca panas sering kali membuat riasan wajah cepat pecah. Simak trik memilih shade skin tint yang tepat agar tampilan menyatu sempurna.

Honor Win 2, Win RT 2 & Win Turbo 2 Rilis: Chipset 2nm Raih Skor AnTuTu 5,7 Juta

Honor meluncurkan seri Win dengan baterai monster hingga 12.070 mAh. Simak deretan teknologi pendingin ekstrim dan performa kencangnya.

Berawal dari Bingung Membuang Baju Bekas, Daur Kain Kini Terima 6 Ton Limbah Tekstil

Daur Kain mengembangkan fasilitas pengelolaan tekstil yang kini menerima kiriman dari berbagai daerah di Indonesia. Yuk cek penjelasannya!  

Kamera Hasselblad 40x Oppo Find X10 Pro Max Cocok untuk Fotografi Konser

Oppo Find X10 Pro Max membawa inovasi besar. Cek alasan mengapa kit Hasselblad ini bisa menggeser kamera profesional.

Huawei Nova 16 Bawa Terobosan Kamera 200 MP, Kirin 9010S & Bodi Ramping 7,3 mm

Huawei Nova 16 pakai baterai silikon-karbon 7000 mAh. Simak rahasia bodi tipisnya yang bikin penasaran di sini.

Cek 6 Olahraga Paling Banyak Membakar Kalori yang Efektif Memangkas Lemak Tubuh

Ketahui daftar jenis olahraga paling banyak membakar kalori beserta estimasi jumlah kalori yang terbakar agar program diet Anda makin optimal.

Benarkah Setiap Orang Pasti Kena Cacar Air Sekali Seumur Hidup? Ini Faktanya

Banyak yang percaya semua orang pasti mengalami cacar air setidaknya sekali. Simak fakta medis, risiko penularan, hingga cara pencegahannya.