MOMSMONEY.ID - Beralih profesi atau switch career ke bidang baru yang sama sekali berbeda sering kali membuat cemas, apalagi kalau belum punya pengalaman kerja yang sesuai.
Banyak orang mengira perusahaan hanya mencari kandidat yang riwayat kerjanya lurus-lurus saja. Padahal, dunia kerja saat ini jauh lebih fleksibel dan sangat menghargai orang yang mau belajar hal baru.
Switch career tanpa pengalaman itu sangat mungkin dilakukan. Kunci utamanya bukan berpura-pura sudah ahli, melainkan menunjukkan bahwa kemampuan dan potensi yang Anda punya bisa sangat berguna di bidang yang baru.
Baca Juga: Profesi Akuntan di Era AI, Ini Keterampilan yang Perlu Disiapkan
Melansir Harvard Business Review, Forbes, dan Coursera, berikut adalah 4 cara switch career tanpa pengalaman yang bisa Anda terapkan:
1. Tonjolkan Keterampilan yang Bisa Dipakai di Semua Bidang
Meski belum pernah bekerja di bidang tujuan, namun pengalaman dari pekerjaan sebelumnya dapat membekali Anda dengan keahlian umum yang berguna di mana saja.
Contohnya adalah kemampuan analisis, manajemen tugas, komunikasi, kepemimpinan, hingga cara Anda menyelesaikan masalah. Ubah susunan CV Anda agar fokus menampilkan keahlian-keahlian ini di bagian atas (functional resume), bukan cuma urutan posisi kerja.
Gunakan bahasa dan istilah yang biasa dipakai di bidang baru agar perekrut bisa langsung paham bahwa keahlian Anda sangat cocok untuk posisi tersebut.
2. Buat Karya Sendiri sebagai Bukti Kemampuan
Perusahaan tidak hanya ingin mendengar bahwa Anda bisa, tetapi ingin melihat buktinya secara langsung. Kalau belum punya pengalaman kerja resmi di bidang baru, Anda bisa membuat proyek mandiri sebagai portofolio.
Anda bisa mencoba mengerjakan studi kasus, menjadi sukarelawan, mengambil proyek freelance, atau menyelesaikan tugas dari kursus yang Anda ikuti.
Misalnya, jika ingin pindah ke bidang desain atau analisis data, buatlah 2 sampai 3 hasil kerja sendiri lalu tampilkan di website pribadi atau platform seperti LinkedIn. Ini bisa menjadi bukti nyata bahwa Anda benar-benar paham teknis kerjanya.
Baca Juga: Ekonomi Global dan Domestik Bergejolak, Tapi Masih Prospektif hingga Awal 2027
3. Ikuti Pelatihan atau Ambil Sertifikasi Resmi
Mengikuti bootcamp, kursus online, atau sertifikasi di bidang yang baru adalah cara paling cepat untuk mengisi kekurangan ilmu.
Sertifikasi dari lembaga yang terpercaya menunjukkan bahwa Anda punya niat belajar yang tinggi dan serius ingin pindah jalur karir.
Selain menambah ilmu teknis yang dibutuhkan pasar saat ini, sertifikat tersebut juga menjadi nilai tambah yang bagus untuk dipajang di CV dan profil LinkedIn.
4. Bangun Relasi dan Lakukan Diskusi Santai
Banyak kesempatan kerja di bidang baru yang justru tidak diumumkan di papan lowongan kerja umum, melainkan lewat hubungan antarpersonal. Oleh karena itu, membangun relasi sangatlah penting.
Anda bisa mulai menghubungi para praktisi yang sudah berpengalaman di bidang impian Anda lewat LinkedIn untuk sekadar mengobrol santai atau bertanya soal pengalaman mereka.
Bersikaplah ramah, tunjukkan rasa ingin tahu yang tulus, dan mintalah masukan untuk pengembangan diri. Sering kali, saran atau rekomendasi langsung dari relasi baru inilah yang membuka jalan untuk panggilan wawancara kerja.
Switch career tanpa pengalaman memang butuh waktu, ketekunan, dan rasa percaya diri. Dengan memfokuskan energi pada keahlian yang Anda miliki, membuat bukti karya nyata, dan aktif menjalin relasi, Anda pasti bisa meyakinkan perusahaan bahwa Anda adalah kandidat yang tepat dan siap memberikan kontribusi terbaik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News