M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Ekonomi Global dan Domestik Bergejolak, Tapi Masih Prospektif hingga Awal 2027

Ekonomi Global dan Domestik Bergejolak, Tapi Masih Prospektif hingga Awal 2027
Reporter: Adit Ramadhani  |  Editor: Adit Ramadhani


MOMSMONEY.ID - Ketidakpastian ekonomi Indonesia pada pengujung tahun 2026 mengalami peningkatan, baik di tingkat global maupun domestik. Beberapa instrumen investasi secara year to date juga merugi. Hanya beberapa aset seperti pasar uang, emas, dan valuta asing yang menunjukkan return positif.

Meski begitu, Rizal Taufikurahman, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai ekonomi Indonesia masih berpeluang tumbuh hingga kuartal I tahun 2027.

“Pertumbuhan triwulan II sebesar 5,29% menunjukkan aktivitas ekonomi masih bertahan,” kata Rizal kepada Kontan pada Selasa (6/10).

Rizal menambahkan, akselerasi pertumbuhan tersebut perlu sokongan investasi swasta dan produktivitas domestik yang lebih kuat. Efektivitas belanja pemerintah bergantung pada pengadaan domestik dan keterkaitannya dengan produksi lokal, sehingga anggaran besar harus diuji dari dampaknya terhadap pendapatan dan pekerjaan.

Baca Juga: Investasi Masih Merugi, Perlukah Investor Bersih-Bersih Portofolio?

Dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi di sisa 2026 hingga awal 2027, langkah apa yang harus dilakukan investor dalam rangka antisipasi?

Menjawab pertanyaan tersebut, Founder dan CEO Cerdas Keuangan Indonesia, Mohamad Andoko mengatakan “Tinggal bagaimana investor menyesuaikan strategi dan profil risikonya dengan kondisi pasar yang ada,” katanya kepada Kontan, Selasa (6/10).

Lebih jelas, Rizal menyebutkan bahwa strategi defensif dan selektif dengan mengamankan kebutuhan jangka pendek dalam instrumen likuid berisiko rendah, mengurangi aset dengan fundamental buruk, dan mempertahankan aset berkualitas sesuai horizon investasi dapat dilakukan.

Diversifikasi instrumen investasi juga penting dilakukan untuk menghindari kerugian yang lebih dalam dan menjaga nilai aset jika terjadi pelemahan pada instrumen investasi lain.

Baca Juga: Reksadana Pasar Uang Pimpin Penguatan Sepekan, Ini 5 Terbaiknya

Andoko mengatakan, ada banyak faktor yang bisa memengaruhi pergerakan masing-masing instrumen.

Kondisi global dan geopolitik, suku bunga, inflasi, nilai tukar rupiah hingga awal tahun 2027 merupakan beberapa faktor yang dapat memengaruhi perubahan nilai aset investasi.

“Kinerja instrument investasi di dalam negeri masih prospektif hingga kuartal 1 tahun 2027,” ungkap Andoko.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ketombe Menumpuk? Ini 4 Makanan Penyebab Ketombe yang Harus Anda Batasi

Kondisi kulit kepala sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi sehari-hari. Harus dibatasi, inilah 4 makanan penyebab ketombe.

7 Manfaat Susu Almond untuk Diet & Kesehatan, Lengkap Cara Buat Sendiri di Rumah

Ragam manfaat susu almond dapat membantu mengontrol berat badan sekaligus menjadi alternatif sehat yang aman bagi penderita intoleransi laktosa.  

Mau Pindah Profesi? Ini 4 Cara Switch Career Tanpa Pengalaman yang Bisa Dicoba

Switch career tanpa pengalaman itu sangat mungkin dilakukan. Berikut adalah 4 cara switch career tanpa pengalaman yang bisa Anda terapkan.  

Kenapa Harus Bangun Tidur Minum Air Putih? Ketahui 7 Manfaat Luar Biasa Ini, yuk

Memenuhi kebutuhan cairan di pagi hari sangat penting untuk mencegah dehidrasi ringan, melancarkan pencernaan, hingga meningkatkan mood.

AI Bisa Bantu UMKM Cari Pembeli, Begini Cara Memanfaatkannya

AI dapat membantu UMKM memahami kebutuhan pasar dan menjangkau calon pembeli. Simak cara memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.

Waspada Asap & Polusi! Kenali Faktor Risiko ISPA serta Gejalanya Lebih Dini, yuk

Paparan asap kebakaran dan polusi dapat memicu ISPA pada kelompok rentan. Kenali faktor risiko dan gejalanya sejak dini agar bisa segera diatasi.

Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Jawa Barat, Cek Prakiraan Cuaca Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Barat pada Rabu dan Kamis didominasi cerah dan berawan, dengan hujan ringan di Bogor.

Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok (13/10) Didominasi Berawan, Cek Suhu Tertingginya

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu mencapai 37°C.

Mayoritas Cuaca Jawa Tengah Besok (14/10) Berawan, Cek 6 Wilayah Berpotensi Cerah

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu tertinggi 37°C.

Hasil Denmark Open 2026: Ganda Putra Indonesia Rontok, Leo/Daniel Mundur

Hasil Denmark Open 2026 babak 32 besar, Selasa (13/10), ganda putra Indonesia rontok, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur.