M O M S M O N E Y I D
AturUang

Mau Pilih Emas Digital atau Fisik? Begini Cara Mudah Membandingkan Keduanya

Mau Pilih Emas Digital atau Fisik? Begini Cara Mudah Membandingkan Keduanya
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Simak cara mudah berinvestasi dan membandingkan emas digital maupun fisik. Ini cocok untuk pemula dan temukan segera perbandingannya di sini.

Anda ingin membeli emas? Tapi bingung membeli emas fisik atau digital? Ternyata keduanya sama-sama menguntungkan lo.

Mengutip dari laman Sahabat Pegadaian, kedua sektor ini memang berbeda dalam hal tertentu, tetapi untuk investor pemula hal ini menjadi topik pembicaraan hangat.

“Kedua instrumen tersebut sama-sama banyak untuk investasi,” sebut Sahabat Pegadaian dalam laman resminya.

Baca Juga: 13 Lokasi Sudut Rumah yang Jarang Terlihat Bersih dan Bisa Datangkan Penyakit

Perbedaan emas digital dan fisik

1. Segi biaya administrasi

Dalam hal emas digital maupun fisik, Anda bisa lakukan pertama kali dengan membandingkan biaya administrasinya.

Sementara emas fisik, maka akan disimpan di lembaga keuangan dan investor akan dikenakan biaya administrasinya.

Kemudian biaya tersebut atau digunakan untuk menyewa safe deposit box dengan harga yang cukup bermacam-macam.

Hal ini juga berlaku pada emas digital, penyimpanannya akan dikenai biaya administrasi, akan tetapi nominalnya biasanya lebih murah daripada emas fisik.

2. Segi keamanan

Ketika Anda ingin berinvestasi emas digital ataupun fisik, pastikan memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

Ketua instrumen tersebut memiliki tingkat keamanan yang berbeda. Emas fisik batangan ataupun perhiasan yang hanya disimpan di rumah punya risiko besar.

Maka untuk menjaganya, pastikan Anda menyewa jasa atau lembaga yang memiliki safe deposit box di lembaga keuangan yang resmi.

Selain itu, investasi emas secara digital juga lebih aman karena penyimpanan bentuk aturan dalam rekening yang telah terdaftar serta terawasi transaksinya.

Namun, bila Anda ingin berinvestasi emas secara digital, pastikan lembaga tersebut harus memiliki tingkat keamanan aplikasi yang mumpuni.

Baca Juga: Modal Besar Memoles Bisnis Logam Mulia

3. Tingkat kualitas likuiditas

Emas digital merupakan jenis investasi yang modern. Instrumen ini juga menawarkan likuiditas yang sangat tinggi.

Para investor termasuk pemula dengan mudah melaksanakan transaksi jual beli emas digital di pasaran secara online.

Secara proses, emas digital lebih mudah cepat. Beberapa aplikasi investasi telah ada dan mudah diversifikasi portofolio atau perdagangan margin.

Akan tetapi, emas fisik juga punya likuiditas yang tinggi. Baik berbentuk tangan maupun perhiasan. Namun, semua punya proses yang cukup memakan waktu disertai syarat-syarat denominasi minum.

4. Mudah untuk diakses

Emas digital mudah sekali aksesnya, tapi emas fisik perlu memakan waktu atau Anda harus berkunjung ke lembaga keuangan yang terdaftar OJK.

Meskipun saat ini, beberapa fitur menyediakan akses transaksi emas fisik secara online. Namun hal ini cukup terbatas, karena dilakukan secara langsung.

Baca Juga: Promo Superindo Weekday 20-23 Oktober 2025, Mangga Manalagi-Anggur Muscat Diskon 40%

5. Tingkat transparansi

Baik transaksi maupun biaya, emas digital lebih unggul dalam penawaran transparansinya. Hal ini termasuk akses yang mudah dilacak sampai diversifikasi secara real time.

Namun, emas fisik juga kerap melibatkan pengeluaran biaya yang cukup banyak seperti halnya biaya asuransi, pembelian, penyimpanan dan lain-lain.

Pada umumnya, emas fisik harus memerlukan bukti yang sah sebagai tanda kepemilikan, sebagai contoh sertifikat legal.

6. Pertumbuhan yang cepat

Emas digital dan emas fisik punya pertumbuhan yang tidak sama. Emas digital pertumbuhannya cenderung konservatif.

Sementara emas fisik punya nilai historis dan intrinsik serta terjaga dalam jangka yang panjang. Meskipun jauh lebih besar emas digital dalam potensi pertumbuhannya.

Namun, semua ini didorong oleh teknologi yang terintegrasi serta platform modern yang canggih. Selain itu, adanya jaminan suatu keamanan cyber dan volatilitas pasar, dan mungkin akan jadi hal yang perlu Anda pertimbangkan.

Pada akhirnya, antara emas digital maupun emas fisik sama-sama baik untuk digunakan dalam berinvestasi. 

Semua tergantung dari tujuan Anda dan kebutuhan. Investasi emas fisik mungkin cocok untuk menyimpan harta atau kekayaan dalam jangka panjang.

Sementara emas digital cocok bagi Anda investor pemula yang mudah dalam mendapat aksesnya dan fleksibilitas transaksi yang tinggi.

Semua itu tetap ada jaminan kadar kemurnian yang tinggi, yaitu 24 karat. Terpenting adalah selalu melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan oleh lembaga terkait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

7 Kebiasaan Finansial yang Bisa Menghambat Kelas Menengah Naik Level

Simak yuk, 7 kebiasaan finansial yang sering dilakukan kelas menengah dan diam-diam membuat kondisi ekonomi sulit berkembang.

Tren Warna Cat Kabinet Dapur 2026 yang Diprediksi Awet dan Gak Cepat Bosan

Tren desain dapur terus berkembang mengikuti gaya hidup banyak orang yang makin mengutamakan kenyamanan dan estetika.

6 Cara Mengurangi Keinginan Makan Manis yang Bisa Anda Coba

Inilah beberapa cara mengurangi keinginan makan manis yang bisa Anda coba. Apa saja?                   

4 Jus Tinggi Gula yang Bikin Gula Darah Naik, Batasi ya!

Ternyata ini, lho, jus tinggi gula yang bikin gula darah naik. Sebaiknya batasi konsumsinya, ya!          

4 Dekorasi Rumah yang Tanpa Disadari Bikin Ruangan Terlihat Berantakan

Rumah terasa penuh dan sumpek? Yuk cek, 4 jenis dekorasi yang sering bikin ruangan tampak berantakan menurut pakar desain.

13 Buah Penurun Berat Badan Alami yang Layak Dicoba

Mari intip sejumlah buah penurun berat badan alami yang layak dicoba di sini! Ada apa saja?          

Era Digital Bikin Bisnis Harus Gesit, Ini Langkah Awalnya

​Sistem terintegrasi seperti Odoo membantu pelaku usaha merapikan proses bisnis dan mengambil keputusan berbasis data  

6 Kesalahan Mengelola Uang Rp100 Juta yang Sering Terjadi Tanpa Disadari

Cek kesalahan umum mengelola uang Rp100 juta agar tidak cepat habis dan bisa berkembang jadi aset jangka panjang, simak penjelasannya!  

6 Jenis Buah yang Bagus Dikonsumsi saat Sakit, Ini Daftarnya!

Ada beberapa jenis buah yang bagus dikonsumsi saat sakit. Mari intip daftarnya di sini!                  

Masa Kepesertaan 10 Tahun: Kapan Waktu Terbaik Ambil Dana JHT Sebagian?

Cek panduan terbaru klaim dana JHT sebagian BPJS Ketenagakerjaan 2026, lengkap syarat, cara pengajuan, dan hal penting yang wajib dipahami.