M O M S M O N E Y I D
AturUang

Mau Beli Saham Multibagger? Berikut Tips Cara Memilih Saham Multibagger

Mau Beli Saham Multibagger? Berikut Tips Cara Memilih Saham Multibagger
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – Moms yang suka main saham, sudah kenal istilah saham multibagger belum? Saham ini dapat memberikan keuntungan hingga berkali-kali lipat dari harga perolehan, saham multibagger ini cocok bagi investor yang ingin melakukan investasi jangka panjang.

Lalu seperti apa sih mencari peluang dari saham multibagger? Nah, M. Yazid Muamar, Financial Expert dari Ajaib Sekuritas mau kasih tips dan strategi investasi untuk mencari perusahaan dengan potensi multibagger.

Penasaran moms? Simak di bawah ini ya :

1.Harga saham undervalue atau lebih murah dibandingkan nilai buku atau nilai intrinsiknya.

Hal ini untuk memaksimalkan keuntungan yang mungkin dapat diperoleh. Dengan membeli saham dengan harga murah maka berpotensi mendapatkan keuntungan yang optimal.

Banyak pakar menyarankan untuk membeli saham calon multibagger ketika harga masih di bawah Rp 1.000 per lembar.

Tentu ini bukan kewajiban, namun merupakan saran yang sangat baik agar kesempatan memperoleh keuntungan lebih besar.

Baca Juga: Mau Punya Kartu Kredit? Mandiri Punya Layanan Bikin Kartu Kredit Cuma 5 Menit

2.Perusahaan memiliki fundamental keuangan yang kuat.

Jika kita ingin menyimpan suatu saham untuk beberapa tahun kedepan tentu kita perlu memastikan bahwa perusahaan tersebut mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Fundamental keuangan perusahaan merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan.

3.Beban utang perusahaan berada pada level yang wajar.

Sebaiknya hindari perusahaan yang memiliki utang sangat banyak, bahkan melebihi nilai kas dan aset yang dimiliki. Hal ini terlalu riskan untuk masa depan perusahaan tersebut.

  1. Kinerja perusahaan mengalami pertumbuhan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir.

Kita dapat mempelajari kinerja keuangan perusahaan di masa lalu untuk memprediksi kinerja di masa depan. Perusahaan harus mampu menghasilkan profit yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga: CIMB Niaga Punya Produk Tabungan Dengan Tawaran Bunga 2%

  1. Prospek bisnis yang cerah di masa depan.

Tidak semua industri bisa bertahan dalam puluhan tahun. Ada beberapa lini bisnis yang memasuki masa sunset industry. Perusahaan perlu melakukan adaptasi dan terobosan baru agar mampu bertahan.

Lakukan analisismu sendiri apakah prospek bisnis perusahaan tersebut tampak cerah di masa depan atau tidak.

  1. Beli ketika PER dan PBV saham rendah.

Berinvestasi pada saham multibagger investor tidak bisa mengandalkan jangka waktu yang singkat, minimal 1 tahun sampai 5 tahun.

Saham dengan PER rendah menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi daripada saham dengan PER tinggi, PER boleh rendah asalkan perusahaan tersebut mempunyai potensi pertumbuhan pendapatan.

Ngomong-ngomong nih moms, PER merupakan indikator fundamental  untuk membandingkan harga saham dengan keuntungan perusahaan. PER sebuah perusahaan di bawah 10 umumnya dipandang rendah.

Sementara, PBV atau Price to Book Value mencerminkan nilai aset terhadap harga pasar. Saham dengan PBV rendah mampu memberikan pengembalian yang besar dalam jangka panjang. 

Akan tetapi, investor tetap perlu memastikan lagi kalau saham dengan PBV rendah ini harus layak beli dengan pertumbuhan yang menjanjikan di masa depan. Sebab, saham PBV rendah dengan rekam jejak dan pengelolaan beban utang perusahaan yang baik dapat menghadirkan peluang investasi yang besar.

  1. Beli saham di bawah Net Current Asset Value (NCAV).

Net Current Asset Value (NCAV) atau nilai aset lancar bersih adalah indikator value investing yang diperkenalkan oleh Benjamin Graham. Investor sebaiknya membeli saham yang harganya di bawah NCAV. 

Perhitungan NCAV ini hanya memperhitungkan aset lancar yang terdiri dari uang tunai dan aset lain yang dapat dicairkan menjadi uang tunai dalam waktu satu tahun, seperti piutang dan inventory (persediaan).

NCAV menjadi tolok ukur yang baik dalam menilai sebuah perusahaan jika sewaktu-waktu terjadi likuidasi.

Baca Juga: Mau Investasi di Pasar Modal? Berikut Tips Berinvestasi dari OJK

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

793.681 Tiket KA Lebaran Sudah Terjual, Ini 10 Relasi Favorit

Hingga 9 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 793.681 tiket kereta api reguler telah dipesan untuk periode keberangkatan 11-26 Maret 2026.

6 Herbal Penurun Kolesterol Tinggi Alami yang Terbukti Efektif

Ada beberapa rekomendasi herbal penurun kolesterol tinggi alami yang terbukti efektif. Intip daftarnya di sini, yuk!​

4 Tradisi Imlek untuk Menarik Keberuntungan yang Masih Populer

Ingin keberuntungan datang sepanjang tahun? Ikuti 4 tradisi Imlek esensial ini dan rasakan dampaknya pada nasib Anda.

8 Efek Samping Diet Keto yang Penting Diketahui

Tahukah bahwa ternyata ada beberapa efek samping diet keto yang penting diketahui, lo. Intip selengkapnya di sini!

Inilah Lima Rekomendasi Parfum Speaks to Me Buat Aktivitas Sehari-hari

Inilah lima rekomendasi parfum dari parfum Speaks to Me untuk digunakan dalam keseharian dan anda menemukan jati diri

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 8-15 Februari 2026, Sambal Indofood Beli 2 Hemat

Ada promo Alfamart Paling Murah Sejagat dengan harga fantastis! Temukan daftar produk yang diskon besar sekarang juga.

Promo Superindo Hari Ini 9-12 Februari 2026, Ada Beli 1 Gratis 1 dan Diskon 55%

Cek promo Superindo hari ini periode 9-12 Februari 2026 untuk belanja hemat selama weekday di gerai Superindo terdekat.

Promo PSM Alfamart Periode 8-15 Februari 2026, Es Krim Cornetto Beli 2 Gratis 1

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 8-15 Februari 2026 untuk belanja lebih untung. Cek promonya di sini.

Efek Moody's Diprediksi Goyang IHSG, Ini Rekomendasi Saham Pekan Ini dari IPOT

IHSG pada pekan ini diproyeksikan bergerak variatif cenderung melemah. Simak rekomendasi saham pekan ini!      

Bargain Hunting, Harga Emas Dunia Naik Kembali ke Kisaran US$ 5.000

Kemampuan emas untuk stabil di atas ambang batas US$ 5.000 akan menentukan pasar dapat beralih dari pemantulan reaktif ke kenaikan berkelanjutan.