M O M S M O N E Y I D
HOME, BisnisYuk

Mari Mencermati Keuntungan dari Usaha Mainan Edukasi

Reporter: Fransiska Firlana  |  Editor: Hendrika


MOMSMONEY.ID -  Selama pandemi corona ini, Pemerintah menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), bagi seluruh tingkatan sekolah. Hal ini menimbulkan kesulitan tersendiri bagi Moms yang punya anak balita dan usia TK. Soalnya, anak-anak itu masih sulit diajak duduk manis di depan laptop atau ponsel, untuk mengikuti pelajaran. Alhasil, banyak orangtua mencari produk mainan edukatif bagi anak-anak mereka. 

Inilah peluang besar untuk membuka usaha. Muhammad Yoyok Ikhsan, salah seorang penanggung jawab Graha Mainan mengamini hal itu.  Selama pandemi ini, mainan anak yang bermuatan edukasi jadi barang belanjaan wajib.

"Luar biasa permintaannya, kami mengalami kenaikan hingga 100%," ujar Nabilah Cholila, Chief Operating Officer Wuffyland, produsen mainan edukasi di Malang, Jawa Timur, kepada Tabloid KONTAN. Produk yang ditawarkan Wuffyland kebanyakan berbahan baku kertas. Harganya antara Rp 25.000 - Rp 80.000..

Menurut Nabilah, prospek usaha mainan edukasi ini masih besar. Tak hanya di masa pandemi, karena produk yang dijual adalah pendukung belajar anak dalam tumbuh kembang, jadi terus ada pasarnya.

Mulanya, kata Nabilah, mereka bermodal Rp 200.000. Modal itu untuk mencetak beberapa varian flash card dengan jumlah cetak per varian hanya 18 pack saja. Dalam dua tahun, jumlah produksi itu berlipat. Nabilah bilang, saat ini Wuffyland memiliki 60 varian produk. Dan setiap produk diproduksi sebanyak 500 pack. Omzetnya pun melejit. Margin keuntungannya bisa sampai 50%.

Baca Juga: Moms, Tengok Kinerja Portofolio Semester I 2021 dan Cermati Saran Racikan Biar Cuan

Bisnis ini terbilang prospektif dan berumur panjang. Novia Candra Dewi, owner Fox and Bunny, produsen mainan edukasi dari Yogyakarta sudah eksis sejak tahun 2016. Novi mengawali bisnis dengan membuat busy book. Sekarang usahanya berkembang jadi lebih dari 30 varian produk berbahan kain, kayu, dan kertas.

Sementara, Graha Mainan yang memiliki merek produk Omocha Toys, mulanya sebatas penjual saja. Belakangan, mereka produksi mainan edukasi berbahan kayu. Wahyuni, pemilik Graha Mainan kini mempekerjakan 36 karyawan.

Adapun Nursuciyanti, pemilik Hawfa Busy Book pilih memproduksi busy book karena dia punya keahlian menjahit. Sebagai usaha sampingan, dalam seminggu Nursuciyanti bisa mendapatkan pesanan 3 sampai 4 buku. Harga yang diterapkan mulai Rp 150.000 sampai Rp 210.000.

Banyak pilihan jalan usaha ini. Dari produsen, jadi distributor, atau reseller. Bila ingin bikin sendiri, tentu harus punya orang yang jago menggarap bahan sesuai pilihan : mau kayu, kertas, atau kain. Urusan printing bisa diserahkan ke pihak ketiga. Jadi, Moms harus mencari orang yang pintar mendesain dan menggambar untuk anak-anak.

Nabilah mengungkapkan, saat ini tim inti Wuffyland hanya 10 orang. Terdiri dari owner, bagian keuangan dan marketing, bagian produksi termasuk desain, dan administrasi. Sementara tenaga produksinya mencapai 50 orang. Menurut Nabilah, produk Wuffyland yang berbahan kertas perlu melibatkan banyak orang karena produknya banyak detail yang prosesnya manual, seperti digunting atau lem.

Baca Juga: Ternyata Mudah, Ini Cara Simple Bikin Croffle Di Rumah

Sebaiknya, pengelola usaha ada yang berlatarbelakang pendidikan anak, sehingga mudah menentukan produk sesuai usia tumbuh kembang anak. Novi menambahkan, SDM dengan latar belakang khusus ini penting. Apalagi produk mainan yang dihasilkan aspek psikologis, seperti Fox and Bunny.

Nah, kelebihan bisnis ini adalah bahan baku mudah didapat dan harganya relatif tak bergejolak.

Investasi peralatan bergantung pemilihan bahan baku. Produk berbahan kertas hanya butuh gunting, cutter, penggaris, dan lem. Sementara, kalau berbahan baku kayu membutuhkan investasi yang cukup besar, dari mesin bubut, mesin potong, dan peralatan tukang lainnya.

Sekalipun pasar masih besar dan berkelanjutan, persaingan di bisnis ini lumayan sengit. Menurut Novi, persaingan bukan hanya terjadi sesama produsen mainan edukasi tetapi juga mainan pada umumnya. Belum lagi, kompetitor dari game di gadget. Maka, diperlukan edukasi, sehingga orangtua bisa menentukan mainan yang bermanfaat.

Baca Juga: Cara Cegah Panic Buying di Masa Pandemi

Jadi, menurut para pelaku bisnis ini, dalam setiap upaya pemasaran, jangan melulu menawarkan produk, penting juga edukasi tumbuh kembang anak. Masih banyak orangtua yang melihat mainan edukasi itu hanya sebatas berfungsi untuk mendukung kemampuan mengenal angka atau huruf atau warga.

Bagaimana Moms? Tertarik bikin usaha mainan edukasi?

Selanjutnya: Moms, Tengok Kinerja Portofolio Semester I 2021 dan Cermati Saran Racikan Biar Cuan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Apakah Olahraga Bisa Meningkatkan Gairah Seksual? Cari Tahu Jawabannya di Sini

Yuk, cari tahu bagaimana aktivitas fisik seperti olahraga dapat membantu meningkatkan gairah seksual Anda ​  

Cek Promo Genki Sushi Spesial Weekday Mulai Rp 10 Ribu & Telkomsel Bundling

Nikmati promo Genki Sushi serba Rp 10 ribu setiap Senin–Jumat dan paket 3 bowl cuma Rp 99 ribu. Pas banget untuk pilihan makan siang irit.

4 Look Makeup yang Cocok untuk Usia 30-an dari Natural hingga Bold

Berikut adalah 4 look makeup yang cocok untuk usia 30-an yang bisa Anda coba sesuai kebutuhan. Dari natural hingga bold ada, Moms!  

Sarapan ala Turki di Jakarta, Ini Harga dan Menu di Turkuaz Restaurant

Turkuaz Restaurant melalui sajian Kahvaltı menawarkan pengalaman bersantap dengan aneka hidangan tradisional Turki. 

Berkedok Lauk Gurih yang Nikmat, Ungkap Fakta Apakah Kol Goreng Berbahaya Bagi Tubuh

Ketahui alasan apakah kol goreng berbahaya karena kandungan senyawa karsinogenik yang terbentuk saat digoreng dalam suhu tinggi.  

Ampuh Turunkan Berat Badan! 6 Manfaat Dada Ayam untuk Tubuh Ideal & Sehat, Coba yuk

Mengandung vitamin B dan selenium, manfaat dada ayam sangat efektif menjaga massa otot serta menghasilkan energi harian. Cocok buat asupan diet.  

7 Olahraga Ringan di Rumah yang Enggak Bikin Cepat Capek, Cocok Buat Kaum Mager

Tetap bugar tanpa harus ke gym dengan beragam pilihan olahraga ringan di rumah yang santai dan tanpa alat. Cocok untuk Anda yang mageran.

Pelatihan Bisnis dan Jaringan Masih Diperlukan Bagi Pelaku Usaha Wisata

Kementerian Pariwisata meningkatkan daya saing pelaku usaha wisata lewat program yang berlabel Wonderful Indonesia Scale-up Hub (WISH).

Cara Jitu Untuk Mengistirahatkan Mata Setelah Lelah Nonton Gadget

Setiap masyarakat perlu membiasakan perilaku sederhana untuk menjaga kesehatan mata, terutama saat menggunakan perangkat digital.

Prudential dan Siloam Tawarkan Paket MCU Rp 350.000 hingga Akhir Oktober 2026

Prudential Indonesia berkolaborasi dengan Siloam International Hospitals meluncurkan program MCU seharga Rp 350.000 hingga 31 Oktober 2026.