MOMSMONEY.ID - Pahami manfaat makan buah rendah karbohidrat untuk penderita gula darah tinggi. Buah-buahan dengan indeks glikemik rendah memiliki pengaruh yang lebih kecil terhadap kadar gula darah, dibandingkan buah-buahan dengan indeks glikemik tinggi.
Contoh buah-buahan dengan indeks glikemik rendah meliputi beri, buah jeruk, dan apel. Karla Robinson, dokter keluarga dari Goodrx.com, menyampaikan, sebaiknya padukan protein dengan buah untuk mencegah lonjakan gula darah.
Bagaimana pengaruh buah terhadap kadar gula darah?
Buah mengandung gula alami yang disebut fruktosa. Saat mengonsumsi fruktosa, hati akan memecahnya dan menyebabkan peningkatan kadar gula darah.
Baca Juga: Kebiasaan Merokok Memicu Resistensi Insulin & Gula Darah Tinggi Melonjak 40%
Untungnya, buah juga mengandung serat yang memperlambat pencernaan gula dan mencegah lonjakan gula darah. Jadi, karena gula alami buah disertai serat, buah tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan.
Buah rendah karbohidrat yang aman untuk penderita gula darah tinggi
Berikut adalah contoh buah-buahan rendah karbohidrat dan memiliki indeks glikemik yang rendah:
1. Apel
Apel adalah salah satu buah yang paling praktis dan populer. Seratnya membantu memperlambat respons gula darah dan juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah tinggi.
Apel juga merupakan sumber vitamin C atau antioksidan. Antioksidan adalah nutrisi yang membantu melindungi sel dari radikal bebas berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit jantung, kanker, dan penyakit Alzheimer.
Cobalah memadukan irisan apel dengan selai kacang. Selai kacang menambahkan protein dan lemak sehat yang dapat membuat Anda kenyang lebih lama.
2. Blackberry
Buah blackberry merupakan salah satu buah paling sehat untuk penderita gula darah tinggi. Buah ini memiliki kandungan serat tertinggi, yaitu hampir 8 g serat dalam satu cangkir.
Blackberry juga rendah gula, hanya 7 g per cangkir dan kaya akan antioksidan.
3. Ceri
Indeks glikemik rendah pada ceri bukan satu-satunya keunggulannya. Penderita gula darah tinggi yang minum 40 ml (sekitar 1,5 ons) jus ceri asam selama 6 minggu mengalami penurunan kadar A1C.
Buah ceri juga merupakan penangkal peradangan yang ampuh. Buah ini mengandung polifenol dan vitamin C, keduanya memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.
Hal ini dapat membantu melindungi terhadap kondisi kronis seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Polifenol juga mampu membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.
4. Jeruk
Jeruk kaya akan nutrisi, menyediakan sekitar 50% kebutuhan harian vitamin C. Vitamin C adalah antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh.
Mengonsumsi setengah buah jeruk berukuran sedang hanya mengandung 41 kalori dan 10 g karbohidrat, menjadikannya pilihan yang bagus untuk penderita gula darah tinggi.
5. Stroberi
Banyak orang tidak tahu bahwa stroberi memiliki kadar vitamin C yang lebih tinggi daripada jeruk. Satu cangkir stroberi yang diiris menyediakan sekitar 98 mg vitamin C yang melebihi 100% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk pria dan wanita.
Stroberi juga rendah gul, hanya 8 g per cangkir dan mengandung 3 g serat per porsi. Anda bisa menambahkannya ke dalam smoothie, yogurt, oatmeal, dan salad.
Baca Juga: Ikan Nila Tawarkan 25 Gram Protein, Turunkan Risiko Komplikasi Gula Darah Tinggi
6. Pir
Satu buah pir mengandung sekitar 6 g sera, yang lebih tinggi daripada banyak buah lainnya. Serat larut dalam pir tidak hanya menstabilkan gula darah, tetapi juga sangat baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu melancarkan buang air besar.
7. Aprikot
Aprikot adalah buah rendah kalori dan rendah karbohidrat. Satu buah aprikot mentah hanya mengandung 17 kalori dan 4 g karbohidrat, 1 g di antaranya adalah serat.
Aprikot juga mengandung berbagai antioksidan, termasuk polifenol.
8. Buah persik
Buah persik merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik, termasuk vitamin C, kalium, dan vitamin A. Seperti aprikot, buah persik mengandung polifenol.
Satu buah persik berukuran sedang mengandung sekitar 15 g karbohidrat dan 2 g serat.
9. Buah plum
Antioksidan dalam buah plum dapat mendukung kesehatan otak dan jantung. Meski buah plum hanya mengandung sekitar 1 g serat per buah, kandungan kalori dan karbohidratnya sangat rendah.
Satu buah plum hanya mengandung 30 kalori dan sekitar 8 g karbohidrat.
10. Blueberry
Blueberry memiliki kandungan gula yang lebih tinggi daripada beberapa buah lainnya. Namun, blueberry masih dianggap sebagai buah dengan indeks glikemik rendah.
Blueberry juga kaya akan antioksidan yang memberikan sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Blueberry dapat mengurangi risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan gula darah tinggi.
Baca Juga: Gula Tinggi Darah Tanpa Gejala Ternyata Mampu Merusak Jantung dan Ginjal
Buah-buahan dengan indeks glikemik tinggi
Berikut contoh buah-buahan tinggi karbohidrat yang sebaiknya dihindari:
- Mangga
- Pisang matang
- Cranberry kering
- Nanas
- Kismis
- Semangka
Demikian informasi mengenai manfaat makan buah rendah karbohidrat untuk penderita gula darah tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News