M O M S M O N E Y I D
Bugar

Makan Apa Supaya Panjang Umur? Ini 15 Rekomendasi Makanan Terbaiknya!

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Berumur panjang impian banyak orang. Lantas, makan apa supaya panjang umur? Intip rekomendasinya di sini, yuk!

Kesehatan yang baik adalah kunci untuk hidup lebih lama dan bahagia. Salah satu cara untuk mendukung kesehatan jangka panjang adalah dengan memilih makanan yang bergizi dan kaya manfaat.

Penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis makanan dapat berkontribusi pada umur panjang seseorang. Lantas, makan apa supaya panjang umur?

Melansir dari laman Longevity Advice, berikut rekomendasi makanan yang bikin panjang umur:

1. Alpukat

Alpukat dikenal baik untuk kesehatan jantung dan dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Buah ini mengandung asam oleat yang dapat meningkatkan potensi umur panjang.

Baca Juga: Begini 9 Cara Mengatasi Kelelahan Terus-Menerus, Coba yuk!

2. Blueberry

Blueberry kaya akan polifenol, yang bersifat antiinflamasi dan terbukti membantu memperpanjang usia dalam penelitian pada hewan. Blueberry juga bermanfaat untuk daya ingat pada manusia.

3. Wortel

Wortel mengandung senyawa anti-penuaan seperti isofalcarintriol yang membantu memperpanjang usia dalam uji coba pada hewan. Selain itu, konsumsi wortel dapat mengurangi risiko kanker pada manusia.

4. Kopi

Kopi memiliki efek positif untuk kesehatan dan bahkan menurunkan risiko kematian. Kopi juga dapat menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung, meski tanpa kafein sekalipun.

5. Peterseli Kering

Peterseli kering kaya akan apigenin, senyawa antiinflamasi yang baik untuk kesehatan mitokondria. Penelitian menunjukkan apigenin membantu memperpanjang umur hewan uji.

Baca Juga: 6 Makanan dan Minuman yang Menguras Energi Anda, Bikin Gampang Lelah!

6. Bawang Putih

Konsumsi bawang putih lebih dari lima kali seminggu terbukti meningkatkan harapan hidup dan memiliki sifat anti-kanker. Bawang putih mentah lebih kaya senyawa bermanfaat, meski sebagian dapat hilang jika dipanaskan.

7. Lentil

Lentil adalah makanan rendah indeks glikemik yang membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi peradangan. Kandungan spermidine pada lentil membantu memperpanjang umur pada uji coba hewan.

8. Jamur

Jamur memberikan berbagai manfaat kesehatan, termasuk melindungi otak dari penurunan fungsi dan mencegah kanker. Jamur Reishi diketahui dapat memperpanjang umur. Jenis jamur lain seperti tiram juga memiliki khasiat serupa.

9. Minyak Zaitun

Minyak zaitun mengandung asam oleat dan hidroksitirosol yang terbukti mendukung kesehatan jantung dan memperpanjang umur pada hewan uji. Minyak ini juga merupakan elemen penting dalam diet Mediterania, yang dikenal baik untuk umur panjang.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Jus untuk Diet Cepat Kurus yang Paling Efektif dan Mudah Dibuat

10. Tiram

Tiram kaya akan seng, vitamin B, selenium, dan omega-3, yang mendukung kesehatan jantung dan menurunkan risiko berbagai penyakit.

11. Delima

Delima mengandung Urolithin A, senyawa yang dikenal untuk mengurangi peradangan dan meningkatkan peluang umur panjang. Jus dan ekstrak delima terbukti bermanfaat dalam memperpanjang umur pada hewan uji.

12. Rosemary

Rosemary mengaktifkan jalur perbaikan tubuh dan berperan dalam memperpanjang umur. Bahan ini ditemukan dalam pola makan di daerah Zona Biru, wilayah yang terkenal dengan populasi lanjut usia yang sehat.

13. Bibit Gandum

Bibit gandum kaya akan spermidine, senyawa anti-penuaan yang dapat memperpanjang hidup dan mendukung kesehatan otak.

Baca Juga: Apakah Makan Keju Bisa Bikin Gemuk? Ini Faktanya!

14. Teh Putih

Teh putih mengandung EGCG dan l-theanine, dua senyawa yang membantu memperlambat penuaan. Teh putih memiliki kadar EGCG lebih tinggi dibanding teh hijau dan menyerap lebih sedikit logam berat saat tumbuh.

15. Salmon Liar

Salmon liar kaya omega-3, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan terbukti memperpanjang umur pada beberapa hewan. Salmon juga efektif dalam menurunkan risiko penyakit jantung.

Demikianlah ulasan terkait makan apa supaya panjang umur. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Tonton: Penting untuk Keselamatan, Ini Tanda Awal Penyakit Jantung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.