M O M S M O N E Y I D
Bugar

Makan Apa agar Kadar Gula Darah Tetap Stabil? Cek Daftarnya Berikut

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Makan apa agar kadar gula darah tetap stabil, ya? Yuk, cek daftarnya berikut ini!

Menjaga kadar gula darah tetap stabil adalah kunci untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah berbagai penyakit, seperti diabetes tipe 2 dan gangguan metabolisme.

Salah satu cara terbaik untuk mengatur gula darah adalah dengan memilih makanan yang tepat. Lantas, makan apa agar kadar gula darah tetap stabil? Bersumber dari laman Very Well Health, ini dia daftarnya:

1. Brokoli dan Kecambah Brokoli

Brokoli dan kecambah brokoli engandung sulforaphane, senyawa yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin.

Senyawa ini bekerja dengan menurunkan produksi ceramide, molekul lemak yang memengaruhi kinerja insulin. Selain itu, brokoli juga kaya akan glukosinolat yang membantu mengatur kadar gula darah.

Baca Juga: Pilihan Makanan Terbaik untuk Penderita Diabetes Konsumsi agar Tidak Lemas

2. Kacang dan Lentil

Mengandung serat larut dan pati resisten yang dicerna lebih lambat, sehingga mencegah lonjakan gula darah. Konsumsi setengah cangkir kacang hitam atau buncis bersamaan dengan karbohidrat cepat seperti nasi putih dapat menstabilkan gula darah setelah makan.

3. Buah Jeruk

Buah seperti jeruk kaya serat yang mampu memperlambat penyerapan gula dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Selain itu, kandungan naringenin pada jeruk memiliki sifat antioksidan yang membantu mengatur enzim dan meningkatkan sensitivitas insulin.

4. Ikan Berlemak

Ikan seperti salmon kaya omega-3 yang membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif, keduanya berperan dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil. Penelitian menunjukkan konsumsi ikan berlemak lima kali seminggu selama delapan minggu membantu menurunkan gula darah setelah makan.

Baca Juga: Tanpa Insulin, Begini 12 Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi dengan Cepat

5. Selai Kacang dan Kacang-Kacangan

Kacang seperti almond dan kenari kaya akan lemak sehat dan magnesium yang membantu meningkatkan respons insulin dan menyerap glukosa lebih baik. Mengonsumsi 1-2 ons kacang sehari dapat membantu menurunkan gula darah puasa dan hemoglobin A1C.

6. Alpukat

Alpukat kaya asam lemak tak jenuh tunggal dan magnesium, membantu menstabilkan gula darah, dan meningkatkan sensitivitas insulin. Mengonsumsi alpukat secara rutin dapat menurunkan lonjakan gula darah setelah makan.

7. Kimchi dan Sayuran Fermentasi

Kimchi membantu menurunkan resistensi insulin dan meningkatkan regulasi glukosa. Konsumsi kimchi juga terbukti menurunkan kadar hemoglobin A1C pada penderita diabetes.

Baca Juga: Mengulik Manfaat Kopi Hitam untuk Diabetes, Ini Penjelasan Lengkapnya

8. Yogurt dan Kefir

Kedua makanan ini mengandung bakteri probiotik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium, yang membantu meningkatkan penyerapan glukosa dan mengurangi stres oksidatif.

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi yogurt setiap hari selama empat minggu dapat menurunkan gula darah setelah makan.

Demikianlah ulasan tentang makan apa agar kadar gula darah tetap stabil. Mengonsumsi makanan kaya serat, lemak sehat, dan probiotik dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Apresiasi Petani Pakai Ucapan Hari Tani Nasional 2026 Berikut di Caption Medsos

Anda dapat mengirimkan ucapan Hari Tani Nasional 2026 ke semua petani yang ada di daerah Anda atau melalui media sosial.

4 Jenis Pekerjaan Online yang Sangat Cocok untuk Ibu Rumah Tangga

Berikut adalah 4 jenis pekerjaan online yang sangat cocok untuk ibu rumah tangga karena menawarkan peluang pendapatan yang menjanjikan.

6 Tren Dekorasi Ruang Tamu 2027 yang Diprediksi Makin Nyaman dan Personal

Tren dekorasi ruang tamu 2027 mengarah pada warna hangat, pojok baca, furnitur fleksibel, penyimpanan rapi, dan sentuhan seni unik ya.  

Dari Belajar Nail Art, MUA Tuli Ini Berhasil Raup Pendapatan Rp13 Juta

Nail Art Jadi Ladang Penghasilan, MUA Tuli Binaan Bakti BCA Catat Pendapatan Rp 13 Juta               

Dana Darurat Terlalu Banyak? Ini Batas Wajar dan Cara Mengelolanya Saat Ini

Dana darurat perlu cukup untuk keadaan tak terduga, tetapi menyimpan terlalu banyak uang tunai juga punya risiko. Berikut cara mengelolanya.

Kaya Nutrisi dan Bebas Lemak, Simak 4 Manfaat Kentang Kukus untuk Menu Harian Diet

Mengandalkan kentang kukus dalam pola makan harian saat diet membantu mengontrol gula darah serta menjaga kesehatan usus.  

Jangan Dianggap Sepele ya, Ini 5 Gejala Kanker Rahim yang Wajib Dideteksi Sejak Dini

Kenali gejala kanker rahim sejak dini, dari keputihan tidak normal hingga nyeri panggul. Deteksi awal penting untuk mencegah risiko berbahaya.

4 Elemen Penting Yang Perlu Diperhatikan Saat Menyebar Keranjang Investasi

Strategi diversifikasi investasi atau menyebar keranjang investasi diperlukan supaya meminimalisir risiko.

6 Tren Desain Rumah Cantik yang Ternyata Bikin Repot Saat Dibersihkan

Ini 6 tren desain rumah terlihat cantik, tetapi bisa buat rumah Anda lebih sulit dirawat. Kenali materialnya sebelum pakai tren interior terbaru.

5 Kebiasaan Hemat Baby Boomer Amerika Saat Mengatur Uang yang Bisa Ditiru

Ini 5 kebiasaan hemat baby boomer yang sederhana bisa membantu mengurangi pengeluaran dan menjaga keuangan rumah tangga.