M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Langkah-Langkah Pembuatan Vertikultur di Rumah

Langkah-Langkah Pembuatan Vertikultur di Rumah
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Vertikultur merupakan solusi terbaik bagi Anda yang ingin menanam tanaman dengan jumlah banyak secara mandiri di rumah. Dalam penerapannya, vertikultur ditanam dengan bentuk tersusun vertikal sehingga lebih efisien dalam penggunaan lahan.

Langkah-langkah pembuatan vertikultur bisa jadi berbeda bergantung dengan model kerumitan dan wadah yang Anda gunakan. Namun, ada cara termudah yang dapat Anda ikuti. Berikut langkah-langkah membuat vertikultur secara mandiri di rumah:

Baca Juga: Catat, Beberapa Bahan Alami Pengganti Pestisida yang Ramah Lingkungan

Mempersiapkan Alat dan Bahan

Alat yang dibutuhkan berupa gergaji, meteran, spidol untuk penanda, paku, palu, tali, gunting, dan mungkin Anda akan membutuhkan alat patri untuk melubangi botol. Jika tidak, Anda dapat menggunakan pot tanaman biasa yang sudah berlubang untuk drainase tanaman.

Untuk botol, Anda dapat melubangi bagian samping untuk tempat penanaman. Usahakan untuk tidak terlalu lebar atau sempit, yang terpenting dapat menopang tanaman dan media tanamnya. Lalu, di sisi lainnya, Anda dapat melubangi kecil-kecil dengan solder untuk drainase. Pasangkan juga tali di sisi kanan kiri botol agar dapat digantungkan di dinding.

Baca Juga: Manfaat Baking Soda untuk Pembasmi Jamur Tanaman

Sementara bahan yang dibutuhkan berupa bibit tanaman, media tanam, pupuk, dan botol bekas ukuran 1,5 liter sebagai pot. Apabila Anda tak memiliki lahan dinding untuk jenis vertikultur ini, Anda dapat menggunakan paralon untuk lahan tanaman. Paralon yang dibutuhkan berukuran minal 5 inci (atau disesuaikan dengan bentuk pot) dan tinggi maksimal 1 meter. Paralon diberi lubang di setiap sisi untuk menempatkan pot tanaman.

Tentukan Area Tanam

Untuk pemilihan dinding, pilih dinding yang terkena sinar matahari selama 6 jam sehari. Tentukan susunan tanaman yang akan disusun dan tancapkan paku. Pastikan juga tembok itu kuat untuk menahan beban tanaman. Namun, jika Anda tak memiliki tembok, Anda dapat meletakkan tanaman di sisi depan rumah atau lokasi yang biasa terkena sinar matahari.

Penanaman

Anda tentu telah menentukan bibit tanaman yang akan ditanam. Bibit tanaman dapat berupa tomat, cabai, selada, kangkung, dan sebagainya. Bibit yang telah disemai selama 1 bulan, dapat dipindahkan ke dalam pot tanaman vertikultur.

Baca Juga: Teknik Vertikultur, Solusi Bercocok Tanam di Lahan Sempit

Dilansir dari kalsel.litbang.pertanian.go.id, media tanam yang digunakan adalah campuran antara tanah, pupuk kompos, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1. Lakukan pencampuran hingga merata. Susun pada pot dan tanam bibit tanaman seperti biasa. Untuk satu botol, dapat diisi 2 sampai 3 bibit.

Selanjutnya gantung tanaman atau letakkan di setiap sisi lubang paralon. Maka, tanaman vertikultur sederhana Anda sudah jadi. Anda perlu merawatnya seperti menyirami pagi dan sore, pupuk, dan nutrisi yang mungkin dibutuhkan.

Setiap tanaman memiliki umur panen yang berbeda-beda. Akan tetapi, bila tanaman Anda dapat tumbuh subur, maka sayuran dapat dipanen berulang-ulang. Selamat mencoba!

Selanjutnya: Mengenal Pupuk Organik Bokashi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rukita Beri Promo Bagi Calon Mahasiswa, Bisa Dapat Gratis Sewa Kost 1 Bulan

Calon mahasiswa bisa dapat promo dari Rukita berupa gratis satu bulan sewa jika booking langsung untuk dua semester.  

9 Makanan untuk Dikonsumsi di Usia 60 Tahun ke Atas agar Panjang Umur

Ada beberapa rekomendasi makanan untuk dikonsumsi di usia 60 tahun ke atas agar panjang umur, lho. Apa saja?  

4 Cara Konsumsi Bayam Paling Sehat supaya Nutrisinya Tidak Hilang

Yuk, intip beberapa cara konsumsi bayam paling sehat supaya nutrisinya tidak hilang berikut ini!            

5 Cara Konsumsi Yogurt yang Paling Sehat untuk Tubuh

Ternyata ini, lho, cara konsumsi yogurt yang paling sehat untuk tubuh! Mau coba terapkan?                 

10 Manfaat Kesehatan Konsumsi Ubi Jalar yang Jarang Diketahui

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat kesehatan konsumsi ubi jalar yang jarang diketahui, lho. Cari tahu di sini, yuk!

5 Sayuran untuk Membuat Kenyang Lebih Lama, Cocok untuk Diet!

Sedang diet? Ada 5 sayuran untuk membuat kenyang lebih lama yang patut Anda konsumsi. Cari tahu di sini.

4 Tanda Wajah Tidak Butuh Serum, Kapan Harus Berhenti?

Ada 4 tanda wajah tidak butuh serum. Harus tahu, berikut informasi selengkapnya yang wajib Anda tahu.

Pantau Prakiraan Cuaca Besok (7/4) di Jawa Barat, Didominasi Hujan Ringan

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (7/4) dan lusa (8/4) di Jawa Barat akan didominasi hujan ringan.

Hujan Lebat di Wilayah Ini, Simak Peringatan dini BMKG Cuaca Besok (7/4) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (7/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (7/4), Hujan Sangat Lebat Turun di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 7 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.