M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Kompetisi Renang Short Course Nasional 700 Peserta, Mulai dari 11 Tahun Ke Bawah

Kompetisi Renang Short Course Nasional 700 Peserta, Mulai dari 11 Tahun Ke Bawah
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID -  Kompetisi renang nasional Indonesia Short Course Emerging Series akan digelar pada 4–6 Juni 2026 di Stadion Akuatik GBK, Jakarta, dengan target lebih dari 700 peserta dari klub renang seluruh Indonesia.

Kejuaraan short course atau kolam 25 meter ini menjadi ajang nasional resmi pertama untuk nomor short course.

Sebanyak 26 nomor individu dan estafet akan dipertandingkan dalam empat kategori usia, yakni 11 tahun ke bawah, 12–13 tahun, 14–15 tahun, dan 16 tahun ke atas.

Baca Juga: 7 Manfaat Renang, Bikin Otak Sehat, Mental Tenang dan Tidur Pulas

Ketua Penyelenggara, Yori Hehanussa, mengatakan antusiasme peserta sangat tinggi karena kompetisi seperti ini sudah lama dinantikan komunitas renang Indonesia.

"Kami ingin membiasakan atlet muda merasakan format kompetisi profesional dengan sistem penyisihan dan final," ungkapnya Senin (11/5). 

Ajang ini didukung Chandra Asri Group bersama Barito Pacific dan Barito Renewables sebagai bagian dari dukungan terhadap pembinaan atlet muda.

Direktur SDM dan Hubungan Korporat Chandra Asri Group, Suryandi, mengatakan ajang olahraga usia muda penting untuk membentuk disiplin, daya tahan, dan karakter generasi muda.

“Indonesia Short Course Emerging Series menjadi wadah bagi kami untuk ikut berpartisipasi dalam pengembangan generasi muda Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menilai kompetisi seperti ini penting untuk menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan bagi atlet muda.

“KONI mendukung terciptanya ekosistem kompetisi yang sehat dan berkelanjutan bagi atlet muda Indonesia. Kolaborasi antara federasi, penyelenggara, dan sektor industri penting untuk memperkuat pembinaan olahraga usia muda,” ujarnya.

Selain kompetisi, penyelenggara juga mengusung konsep sustainability melalui pengelolaan sampah, efisiensi energi, dan pengurangan jejak karbon selama acara berlangsung.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kelelahan Finansial Bisa Menguras Energi, Ini Cara Mudah Mengatasinya

Kelelahan finansial dapat memicu stres dan mengganggu hubungan. Kenali penyebab serta cara mengatasinya dengan lebih seimbang.

Jangan Salah Pilih Tanaman, 5 Jenis Ini Bisa Bikin Nyamuk Datang ke Rumah

Tanaman tertentu di halaman rumah bisa menciptakan tempat nyaman bagi nyamuk. Kenali jenisnya dan cara menjaga taman tetap aman.  

Cuma Rp5.000 Sehari, Metode Micro-Sinking Funds Bantu Jaga Keuangan

Cukup sisihkan Rp5.000 per hari, micro-sinking funds bisa membantu memenuhi kebutuhan tanpa bikin keuangan bulanan kewalahan.  

Ide Dekorasi Rumah Vas Badai Era 2000-an yang Banyak Dilirik Desainer

Vas badai kembali populer sebagai dekorasi rumah 2026. Simak inspirasi menatanya agar hunian terasa hangat, modern, dan estetik.  

Kelelawar Masuk Loteng Rumah? Kenali Tanda, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Kelelawar masuk loteng rumah bisa jadi masalah. Kenali penyebab, tanda, cara mengatasi, dan langkah pencegahan agar tidak kembali.

4 Ciri-Ciri Rambut Rusak dan Penyebabnya, Hindari Handuk yang Kasar!

Sebelum terlambat, ketahui 4 ciri-ciri rambut rusak dan penyebabnya agar Anda bisa menemukan perawatan yang tepat.  

Cara Orang Tua Siapkan Masa Depan Anak Berkebutuhan Khusus Sejak Dini

Simak cara menyusun keuangan anak berkebutuhan khusus agar masa depannya lebih aman tanpa mengabaikan kondisi finansial keluarga.

Hasil China Open 2026: Tambah 3, Ada 7 Wakil Indonesia ke Babak 16 Besar

Hasil China Open 2026 babak 32 besar hari kedua Rabu (22/7), tiga wakil Indonesia melenggang ke 16 besar. 

Ada Beasiswa dari Lotte, Mahasiswa di Kampus Ini Berpeluang Dapat Bantuan Pendidikan

Lotte Foundation kembali menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa S1 dan D4 yang berprestasi di 10 universitas mitra  

Disebut Silent Killer, Ini 7 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Dianggap Kembung Biasa

Gejala kanker ovarium kerap diabaikan karena mirip masalah pencernaan. Waspadai tanda seperti perut kembung terus-menerus hingga nyeri panggul.