M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Klaim Asuransi untuk DBD Meningkat 68%, Prudential Terus Dorong Program Preventif

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Prudential berbagi program preventif untuk mengurangi lonjakan kasus demam berdara deunge atau DBD di Indonesia.

Pasalnya, menurut data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), terjadi peningkatan kasus DBD dua kali lipat dibanding tahun lalu dan klaim Prudential melonjak 68%.

Sektor kesehatan di Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan besar seiring kenaikan signifikan jumlah kasus DBD hingga pertengahan tahun 2024.

Menurut data Kemenkes, peningkatan kasus DBD naik sebesar 2 kali lipat dari 57.884 kasus dengan angka kematian sebanyak 422 orang menjadi 119.709 kasus dengan angka kematian sebanyak 777 orang.

Hal ini menunjukkan, DBD bukan penyakit yang bisa dianggap biasa. Gejalanya mulai dari demam, sakit kepala, dan nyeri otot, dan bisa berkembang menjadi lebih parah dan berakibat fatal, yang berisiko untuk menyebabkan kematian.

Baca Juga: Nasabah Prudential Bisa Maksimalkan Manfaatkan Pengobatan Kanker Payudara

Di Prudential Indonesia, tercatat pada kuartal I 2024, total klaim asuransi kesehatan yang dibayarkan khusus untuk penyakit DBD mengalami peningkatan volume klaim sebesar 69% dan peningkatan nilai klaim yang dibayarkan sebesar 130% atau Rp 51,2 miliar dari periode yang sama tahun lalu.

Melihat peningkatan kasus DBD yang terjadi di Indonesia, menjadi tantangan di bidang medis bagaimana upaya pencegahan dini hingga penyembuhan bagi orang yang terkena penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Oleh karena itu, agar bisa melakukan pencegahan penyebarannya, perlu dipahami apa saja faktor yang menjadi penyebab dari penyakit DBD ini muncul.

Selain gigitan nyamuk yang telah terinfeksi virus dengue, seseorang dapat terkena DBD karena memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah sehingga lebih rentan terhadap infeksi virus ini.

Lalu, orang yang pernah mengidap DBD sebelumnya juga memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi kembali dan bahkan mengalami gejala yang lebih parah. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah virus DBD ini dipengaruhi cuaca dan kondisi lingkungan tempat tinggal yang kurang higienis.

Baca Juga: Prudential Membidik Pasar Milenial dan Gen Z, Perkenalkan Produk dengan Video

Selain menggalakan gerakan 3M yaitu menguras, menutup rapat tempat penampunga, dan memanfaatkan kembali limbah daur ulang, ada upaya Plus yang digunakan untuk pencegahan tambahan.

Misalnya, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, gotong royong membersihkan lingkungan, memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan lain-lain.

Selain itu, pemerintah juga memperkenalkan serangkaian upaya tambahan untuk memberantas wabah DBD secara berkelanjutan.

Mulai dari menanam tanaman penangkal nyamuk, memelihara ikan pemantik jentik nyamuk, menggunakan kawat kasa pada jendela/ventilasi di rumah, hingga program penerapan Teknologi Wolbachia sejak tahun 2023 sebagai kemajuan dalam melawan penyakit DBD ini.

Kemenkes menyebutkan, seluruh program ini dilakukan demi mewujudkan target pemerintah untuk menurunkan angka kasus DBD di Indonesia, yakni kurang dari 10 per 100.000 penduduk pada 2024 sampai 2030 dengan angka kematian nol persen.

Baca Juga: Bank UOB dan Prudential Luncurkan Produk Asuransi Syariah

Sementara Prudential Indonesia menghadirkan layanan tambahan yang merupakan hasil kerja sama dengan PRUPriority Hospitals bagi seluruh nasabah sebagai tindakan preventif untuk mencegah penyakit.

Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, mengatakan, salah satunya ialah program diskon Vaksinasi DBD sebesar 18%.

Vaksin ini dapat menjadi salah satu upaya preventif dalam melindungi diri dari virus dengue, baik pada orang yang belum ataupun sudah pernah terinfeksi virus penyebab DBD tersebut.

Meski tidak sepenuhnya menjamin terbebas dari risiko DBD, vaksinasi bisa mengendalikan penyebaran penyakit menular ini di tengah masyarakat melalui penguatan kekebalan tubuh penerimanya

"Tidak hanya itu, nasabah yang membutuhkan perawatan dapat menikmati layanan dari PRUPriority Hospitals dengan transparansi estimasi biaya medis yang dapat diketahui di awal dan inovasi percepatan proses penjaminan cashless rawat inap," ujar Karin.

Baca Juga: Lakukan Kerjasama, PRUHospital Protection Optima Akan Tersedia Bagi Nasabah Bank Neo

Selain itu, untuk mencegah meluasnya penyakit DBD, setiap individu hendaknya mulai menyadari peran pentingnya masing-masing dalam mencegah penyebaran DBD. Salah satunya melalui penerapan gaya hidup sehat.

Komitmen ini dapat dimulai dengan menyisihkan waktu 15-30 menit setiap harinya untuk berolahraga, memastikan pemenuhan asupan gizi seimbang, memastikan tubuh cukup terhidrasi, mengutamakan tidur berkualitas setiap malam, dan juga selalu menjaga kebersihan rumah

Ke depannya, dengan semangat #SehatPangkalBisa, Prudential Indonesia mendorong masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup sehat dan berkelanjutan.

Dengan kesadaran akan biaya medis yang meningkat serta langkah-langkah antisipatif yang diambil, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan menjaga stabilitas keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Hylo Open 2026: Jonatan dan Amri/Nita ke Perempatfinal

Hasil Hylo Open 2026 babak 16 besar, Kamis (29/10), Jonatan Christie dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melenggang ke perempatfinal.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10): 8 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Deras

Peringatan dini BMKG cuaca besok Jumat (30/10), Waspada hujan lebat di sejumlah wilayah Jabodetabek berikut ini.

Hujan Lebat Guyur 26 Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (30/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok 30 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Apakah Anda Termasuk? Cek 7 Kelompok Orang yang Sebaiknya Stop Minum Kopi

Mulai dari anak-anak hingga orang dengan masalah pencernaan, kebiasaan minum kopi justru bisa memicu kondisi yang lebih serius.

Stop Takut Ngemil pas Diet! Ini Manfaat Cokelat Hitam yang Bantu Turunkan Berat Badan

Kata siapa diet tidak boleh makan cokelat? Manfaat cokelat hitam justru efektif cegah penumpukan lemak dan bikin kenyang jika dikonsumsi benar.  

Empat Langkah Yang Perlu Diperhatikan Menyikapi Kondisi Pasar Saham Saat ini

Rencana MSCI untuk mereklasifikasi pasar saham Indonesia imbas tidak adanya transparansi perlu diantisipasi oleh para investor.

Bra Terlalu Longgar? Jangan Dipakai, Ini 5 Efek Sampingnya bagi Payudara

Kali ini MomsMoney akan membagikan informasi tentang 5 efek samping bra yang terlalu longgar. Simak sampai akhir, Moms.

Anak Remaja Anda Sedang Stres? 4 Teknik Relaksasi Sederhana Ini Bisa Membantu Moms

Untuk membantu anak remaja Anda mengatasi stres akibat berbagai tekanan hidup, ajarkanlah mereka untuk melakukan 4 teknik relaksasi sederhana ini.

Risiko Diabetes Tipe 2 Meningkat, 4 Jenis Makanan Ini Biang Keroknya!

Ada 4 jenis makanan yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Apa saja? Cari tahu informasinya di sini.

Asuransi Mobil Masih Jadi Pertimbangan, Literasi Jadi Tantangan

Asuransi Astra mendorong peningkatan literasi asuransi kendaraan agar masyarakat lebih memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko.