M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ketahui Gejala Gangguan Kecemasan pada Anak dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Setiap anak akan mengalami saat-saat di mana mereka menjadi khawatir atau takut. Namun, tak jarang perasaan tersebut berubah menjadi luar biasa. Perasaan intens itulah yang populer disebut dengan anxiety atau kecemasan.

Anxiety adalah reaksi normal terhadap stres dalam hidup. Ini adalah cara tubuh memberi tahu tentang bahaya atau kehati-hatian dalam situasi tertentu.

Ketika seorang anak mengalami kecemasan, kekhawatiran mereka bisa sangat parah sehingga menghalangi aktivitas di sekolah, rumah, atau lingkungan bermain. Untuk itu, memahami tanda-tanda gangguan kecemasan (anxiety disorder) pada anak merupakan langkah penting untuk membantu anak mengatasi emosi dan reaksi mereka terhadap stres.

Baca Juga: Pelihara Kesehatan Mental Anak Anda dengan Menerapkan 6 Tips Berikut Ini

Jenis anxiety disorder yang umum terjadi pada anak

Terdapat lebih dari satu jenis gangguan kecemasan. Meskipun sebagian besar dapat dialami oleh orang-orang pada usia berapa pun, namun hanya beberapa yang sering terjadi pada anak-anak. Beberapa gangguan kecemasan yang umum terjadi pada anak antara lain:

1. Generalized Anxiety Disorder (GAD)

Anak-anak dengan GAD terlalu khawatir tentang berbagai hal seperti masalah keluarga, hubungan dengan teman sebaya, atau kinerja di sekolah.

2. Panic Disorder

Anak-anak mungkin mudah mengalami ketakutan tanpa alasan atau karena hal-hal kecil. Jika anak Anda sering mengalami panik atau cemas padahal tidak ada hal yang menakutkan atau membahayakan, kemungkinan mereka mengalami panic disorder atau gangguan panik.

Seseorang dengan panic disorder memiliki reaksi fisik yang kuat terhadap stres dan mereka akan melakukan semua yang mereka bisa untuk menghindari reaksi tersebut. Reaksi tersebut biasanya melibatkan gangguan yang terlihat seperti air mata, hiperventilasi (napas cepat dan dalam), dan kekhawatiran kronis yang bertahan lama.

3. Separation Anxiety Disorder

Antara usia 18 bulan sampai 3 tahun, sangat umum bagi anak-anak untuk merasakan kecemasan ketika orang tua meninggalkan ruangan atau menjauh dari pandangan mereka. Kendati demikian separation anxiety disorder atau gangguan kecemasan perpisahan dapat juga terjadi pada anak-anak dengan usia yang lebih tua.

Anak dengan gangguan kecemasan ini cenderung membutuhkan waktu lebih lama daripada kebanyakan anak untuk menenangkan diri. Memengaruhi 4% anak-anak, separation anxiety disorder akan menimbulkan kerinduan yang ekstrem dan perasaan sedih ketika anak tidak berada di dekat orang yang dicintainya.

4. Specific Phobia

Jika seorang anak memiliki fobia spesifik, mereka memiliki ketakutan yang intens dan irasional terhadap hal atau situasi tertentu. Adapun fobia yang umum terjadi pada anak-anak meliputi fobia terhadap hewan, badai, air, ketinggian, darah, kegelapan, dan prosedur medis.

5. Social Anxiety Disorder

Social anxiety disorder atau gangguan kecemasan sosial sering disebut juga dengan fobia sosial. Ini ditandai dengan ketakutan yang kuat terhadap situasi sosial dan kinerja. Tanpa pengobatan, gangguan kecemasan ini dapat mengganggu kinerja anak di sekolah serta kemampuan mereka untuk bersosialisasi dan menjalin atau mempertahankan hubungan dengan orang lain.

Gejala anxiety disorder pada anak

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa 7,1% anak-anak antara usia 3-17 tahun memiliki kecemasan yang dapat didiagnosis. Adapun anak-anak dengan gejala kecemasan sejati kemungkinan besar akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut:

  • Menghindari situasi tertentu
  • Mengompol
  • Perubahan nafsu makan
  • Kelelahan
  • Bermasalah di sekolah
  • Sakit kepala
  • Mudah marah
  • Otot tegang
  • Kebiasaan gugup seperti menggigit kuku
  • Bermimpi buruk
  • Menolak untuk bersekolah
  • Gelisah
  • Menarik diri dari lingkungan sosial
  • Sakit perut
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sulit tidur (insomnia)

Frekuensi dan munculnya gejala dapat bervariasi tergantung sifat kecemasannya. Beberapa ketakutan seperti kecemasan sosial dan fobia kemungkinan dipicu oleh situasi, objek, atau pengaturan tertentu. Sementara itu, generalized anxiety disorder atau panic disorder dapat menyebabkan gejala yang terjadi dengan frekuensi lebih besar.

Cara mengatasi anxiety disorder pada anak

Untuk mengatasi gangguan kecemasan pada anak, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh para orang tua di antaranya sebagai berikut:

1. Jangan menghindari apa yang ditakuti anak

Meskipun menghindari apa yang ditakuti anak mampu menawarkan bantuan jangka pendek, namun menggunakan metode penghindaran sebagai mekanisme mengatasi kecemasan justru dapat memperkuat kecemasan dan memperburuknya dari waktu ke waktu.

2. Tawarkan kenyamanan dan contohkan respons positif

Dengarkanlah kekhawatiran anak Anda dengan tetap berhati-hati supaya tidak memperkuat ketakutan mereka. Anda bisa mempraktikkan teknik relaksasi sembari memodelkan respons yang sesuai dan tidak menakutkan terhadap sumber kecemasan anak.

3. Bantu anak belajar menoleransi ketakutan mereka

Membiarkan anak Anda terpapar sumber ketakutan mereka secara bertahap sambil menggunakan teknik relaksasi  untuk menenangkan respons ketakutan mereka dapat membantu anak belajar menoleransi kesulitan yang sedang mereka hadapi. Pada akhirnya, anak akan belajar bahwa tidak ada yang perlu mereka takuti.

4. Mengonsumsi antidepresan

Sama seperti orang dewasa, dokter mungkin akan meresepkan obat antidepresan untuk anak Anda ketika Anda mengajak mereka berobat ke sana dikarenakan antidepresan sering dijadikan pilihan pertama sebelum terapi. Obat ini akan membantu meringankan gejala kecemasan pada anak Anda.

5. Terapi

Selain antidepresan, terapi termasuk Cognitive Behavioral Therapy (CBT) juga sering direkomendasikan untuk mengatasi anxiety disorder pada anak. Ini adalah jenis terapi bicara di mana seorang anak akan memberi tahu terapis tentang perasaan dan pengalaman mereka. CBT dapat membantu anak-anak dengan kecemasan untuk melupakan perilaku penghindaran.

Selain itu, CBT juga akan membantu anak untuk mempelajari pola berpikir yang lebih bermanfaat.

Pilihan lain selain CBT adalah Exposure Therapy yang bertujuan untuk membantu anak secara sistematis menghadapi ketakutan mereka. Pada terapi jenis ini, anak Anda akan melihat ketakutan mereka atau menghidupkan kembali momen yang membuat mereka cemas. Seiring berjalannya waktu, anak yang berhasil menggunakan teknik yang mereka pelajari dari Exposure Therapy akan lebih nyaman dengan ketakutan atau kekhawatiran mereka dan mampu bekerja lebih baik untuk melalui saat-saat serupa di masa depan.

Selanjutnya: Lakukan 4 Cara Ini untuk Meningkatkan Skill Mendengarkan Anak

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Dibuka, Saham BREN dan DSSA Langsung Nyemplung 12%

Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona merah begitu dibuka pada Senin, 6 April 2026.

Bersiap Hadapi Volatilitas IHSG, Ini Saran dan Rekomendasi Saham untuk Investor (6/4)

Berbagai sentimen negatif menyelimuti. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi tertekan ke bawah 7.000, Senin, 6 April 2026. 

8 Film Apokaliptik Netflix Ini Bikin Deg-degan

Film-film Netflix ini menunjukkan perjuangan manusia pasca bencana. Ketahui rekomendasi terbaik untuk mengisi waktu luang Anda sekarang.

Performa Maksimal, Perempuan Bisa Lakukan 5 Tips Merawat Motor Ini agar Tak Rewel

Motor sering rewel? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil, perempuan bisa menjaga performa motor tetap optimal dan hemat biaya servis.

Oppo Find X9 Ultra: Bocoran Kamera 200MP & Zoom yang Siap Guncang Pasar

Find X9 Ultra tawarkan zoom optik 10x asli, digital hingga 120x. Sistem lima prisma pertama di dunia ini pakai diafragma udara & Sensor Fusion JNL

Hujan Lebat Turun di Mana-Mana, Daerah Ini Tidak Hujan Lebih dari 1 Bulan

Hujan lebat di mana-mana, tapi ada daerah yang mengalami tidak hujan selama lebih dari satu bulan, lo. Di mana saja?

Cara Mengatur Keuangan dengan Metode SMART biar Finansial Lebih Tertata

Ingin keuangan lebih rapi dan terarah? Gunakan metode SMART agar target finansial kamu tercapai lebih cepat dan realistis.​

5 Film Sci-Fi Ini Bikin Kamu Kagum Perjalanan Antariksa, Tonton Semua

Membayangkan perjalanan antariksa kini bukan lagi mimpi. Dari 'Space Sweepers' hingga 'Interstellar', daftar ini siap mengisi waktu luang.

Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Senin (6/4) Tidak Berubah

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Senin (6/4) tidak mengalami perubahan dari perdagangan sebelumnya.

Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Senin 6 April 2026: Saatnya Kolaborasi

Simak ramalan zodiak keuangan dan karier hari ini Senin 6 April 2026, cek peluang kerja dan strategi sukses setiap zodiak.​