MOMSMONEY.ID - Model kerja hybrid semakin banyak diterapkan perusahaan di Indonesia. Bagi karyawan, pola kerja yang memadukan kantor pusat, rumah, dan ruang kerja fleksibel ini bukan sekadar tren, tetapi membawa manfaat yang lebih terasa dalam keseharian.
Country Head IWG Indonesia, Putri Mulya, menyebut perusahaan kini memberi keleluasaan lebih besar kepada timnya.
“Perusahaan dari berbagai skala kini semakin memberdayakan karyawannya untuk bekerja dari berbagai lokasi, sehingga memberikan fleksibilitas yang jauh lebih besar dalam menentukan di mana pekerjaan dilakukan,” ujarnya dalam keterangan resmi Kamis (19/2).
Fleksibilitas ini berdampak langsung pada keseimbangan hidup dan kerja. Dengan pilihan lokasi yang lebih dekat ke rumah, waktu perjalanan dapat ditekan sehingga karyawan punya lebih banyak waktu untuk keluarga, istirahat, atau pengembangan diri.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Kamis 19 Februari 2026, Kuatkan Kerja Tim
Pola kerja yang memadukan ruang kerja lokal, rumah, dan kantor pusat juga disebut mampu mengurangi stres serta mendukung kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Selain itu, sistem hybrid mendorong budaya kerja berbasis hasil. Penilaian tidak lagi semata pada kehadiran fisik, tetapi pada output dan kontribusi nyata. Bagi banyak karyawan, pendekatan ini memberi rasa otonomi yang lebih besar dalam mengatur ritme kerja, selama target tetap tercapai.
Perubahan cara kerja ini juga diperkuat oleh perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan. Founder dan CEO International Workplace Group, Mark Dixon, mengatakan, “Perusahaan yang digerakkan oleh teknologi akan sangat berbeda dengan perusahaan analog. Laju perubahan semakin cepat, dan AI akan mempercepatnya lebih jauh. Segalanya akan menjadi lebih cepat, lebih efisien, dan lebih transparan.”
Dengan dukungan AI, tugas-tugas administratif yang repetitif bisa diotomatisasi. Artinya, karyawan dapat lebih fokus pada pekerjaan yang bersifat strategis, analitis, dan kreatif.
Baca Juga: Sudah Kerja Keras Tapi Belum Kaya? Ini 5 Pola Pikir yang Sering Jadi Penghambat
AI juga membuka akses pengetahuan secara real-time dan mendukung pembelajaran berkelanjutan, sehingga pekerja dapat terus meningkatkan keterampilan seiring berkembangnya peran mereka.
Di Indonesia, International Workplace Group saat ini mengoperasikan 55 ruang kerja fleksibel dan menargetkan total 70 center beroperasi hingga akhir 2026.
Kehadiran ruang kerja di berbagai lokasi ini menjadi salah satu pendukung utama model hybrid, sehingga karyawan dapat bekerja lebih dekat dengan tempat tinggal tanpa kehilangan fasilitas profesional.
Bagi pekerja, tren hybrid bukan sekadar perubahan lokasi kerja, tetapi peluang untuk bekerja lebih seimbang, lebih produktif, dan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Selanjutnya: Telur Kaya Nutrisi, Jadi Andalan Cegah Stunting Anak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News