M O M S M O N E Y I D
Santai

Kasus Kim Soo Hyun Termasuk Child Grooming atau Pedofil? Kenali Bedanya di Sini

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Berikut ini beberapa perbedaan antara child grooming dan gangguan pedofilia yang sedang viral karena kasus Kim Soo Hyun dan mendiang Kim Sae Ron.

Dalam diskusi mengenai perlindungan anak, dua istilah yang sering muncul adalah child groomer dan pedofil.

Dua istilah tersebut merebak setelah munculnya kasus Kim Soo Hyun yang terbukti memacari mendiang Kim Sae Ron saat ia masih belia.

Banyak netizen berspekulasi bahwa Kim Soo Hyun melakukan tindakan child grooming pada mendiang Kim Sae Ron dan bahkan disebut pedofil.

Meskipun keduanya berkaitan dengan perilaku yang merugikan anak, tetapi kedua tindakan tersebut berbeda, ya.

Artikel ini akan membahas beberapa poin perbedaan antara child grooming dan gangguan pedofilia.

Baca Juga: Bukan Cuma Kim Sae Ron, 10 Selebriti Korea Ini Bunuh Diri Karena Tekanan Mental

Definisi

Melansir dari laman NSPCC (National Society of Prevention of Cruelty to Children), child grooming adalah tindakan pelecehan yang dilakukan oleh orang dewasa pada anak di bawah umur.

Child groomer, pelakunya, membangun hubungan dengan anak-anak yang bertujuan untuk memanipulasi mereka ke dalam aktivitas seksual. Proses grooming ini sering kali melibatkan teknik-teknik psikologis yang dirancang untuk mendapatkan kepercayaan anak dan orang tua mereka.

Salah satu artikel dari jurnal kedokteran PubMed Central, menjelaskan bahwa pedofilia dijelaskan sebagai gangguan di mana seseorang memiliki ketertarikan seksual terhadap anak-anak pra-pubertas.

Ketertarikan ini bisa bersifat internal dan tidak selalu berujung pada tindakan penyalahgunaan. Meskipun tidak semua pedofil melakukan grooming, mereka memiliki ketertarikan yang dapat berpotensi membahayakan anak-anak.

Baca Juga: Kasus Lolly Vadel Termasuk Child Grooming Enggak Sih? Ini Penjelasannya

Tujuan

Child grooming bertujuan untuk menciptakan situasi di mana anak merasa nyaman dan aman untuk terlibat dalam perilaku seksual. Mereka sering kali berusaha untuk mendapatkan kepercayaan anak dan keluarganya, menciptakan hubungan yang tampak positif dan aman.

Pedofil, di sisi lain, memiliki ketertarikan seksual yang mendalam terhadap anak-anak. Ketertarikan ini bisa berujung pada tindakan penyalahgunaan, tetapi tidak semua pedofil terlibat dalam grooming atau membangun hubungan dengan anak.

Taktik

Pelaku child grooming menggunakan berbagai teknik untuk mencapai tujuannya. Ini bisa termasuk memberikan perhatian ekstra, hadiah, atau menciptakan rasa istimewa pada anak.

Mereka mungkin juga menggunakan manipulasi emosional untuk membuat anak merasa terikat atau tergantung pada mereka.

Sedangkan tidak semua pedofil selalu terlibat dalam proses grooming. Ketertarikan mereka bisa bersifat pasif, dan mereka mungkin tidak berusaha untuk membangun hubungan dengan anak.

Namun, ketika pedofil melakukan grooming, mereka dapat menggunakan taktik yang sama dengan child groomer.

Meskipun berbeda, namun kedua istilah tersebut bisa memiliki variasi kesamaan penyebab. Seperti umumnya melibatkan faktor psikologis, sosial, dan lingkungan.

Pelaku sering kali memiliki ketidakstabilan emosional, pengalaman trauma di masa lalu, atau ketertarikan seksual yang tidak sehat terhadap anak-anak.

Demikianlah tadi perbedaan antara child grooming dan pedofil yang sering membuat bingung. Semoga membantu!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Harga Pangan di Awal Pekan Kelima Oktober, Sudah Ada Yang Turun!

Berikut ini rincian harga-harga komoditas pangan yang diambil dari data PIHPS Bank Indonesia untuk Senin ini (26/10).

Ketebalan 5,7 mm iQOO Pad Ultra Sanggup Simpan Kipas dan Baterai 9.020 mAh

Kecepatan 5,0 GHz dapat menguras daya dengan cepat. Kehadiran chip pendamping Q4 dan fitur bypass charging menjawab masalah ini.

MSCI Ancam Status Pasar Indonesia, Analis Menilai Probabilitas Bertahan Masih Kuat

Pengumuman reklasifikasi ke standalone market oleh MSCI berdampak pada aliran modal asing, valuasi saham, dan prospek pasar modal Indonesia.

BEI Turunkan ARB hingga 7%, Apakah Efektif Menjaga Sentimen Pasar?

BEI mengesahkan kebijakan penurunan batas ARB menjadi 7% yang berpotensi untuk meredam sentimen pasar akibat pengumuman reklasifikasi MSCI.

Nutrisi Jadi Bagian Penting Perawatan Pasien Kanker, Ini yang Perlu Diperhatikan

Pemenuhan nutrisi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan selama pasien menjalani perawatan kanker.​

7 Rekomendasi Anime Shonen Penuh Aksi Kerja Sama Tim Paling Solid

Pernah dengar anime dengan genre shonen? Jika belum, yuk, coba tonton kisahnya di beberapa anime ini.​

IHSG Bisa Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Hari Ini (26/10)

MNC Sekuritas menilai peluang penguatan lanjutan IHSG terbuka jika mampu menembus resistance di level 5.458.

Krim Pembesar Payudara Tak Bisa Bikin Payudara Besar, Ini Faktanya

Benarkah krim pembesar payudara benar-benar bisa membesarkan payudara? Cari tahu jawabannya di sini, yuk

Yuk, Intip Sejarah Tradisi Halloween dan Pernak-Pernik yang Wajib Anda Siapkan

Yuk, mulai siapkan beberapa tradisi wajib Halloween berikut ini, sebelum merayakannya tanggal 31 Oktober nanti.​

Suka Masak? Para Wibu Wajib Tonton Rekomendasi Anime Kuliner dari Crunchyroll Ini

Suka nonton anime dan kuliner? Berikut ada rekomendasi anime kuliner yang bisa ditonton di Crunchyroll.​