Santai

Jika Anda Penasaran, Ternyata Ini lo Rasa dari Air Susu Ibu

Jika Anda Penasaran, Ternyata Ini lo Rasa dari Air Susu Ibu

MOMSMONEY.ID - Pernahkah Anda merasa penasaran bagaimana rasa dari air susu ibu alias ASI?

Melansir Healthline, ASI memiliki rasa mirip dengan susu namun memiliki perbedaan dengan susu yang biasa Anda beli.

Rasa ASI dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi oleh ibu dan waktu bayi mengonsumsinya. 

ASI kerap disebut sebagai cairan emas sebab memiliki manfaat bagi ibu dan si anak.

Sebagai contoh, ibu yang menyusui anaknya minimal 6 bulan memiliki risiko yang lebih kecil terkena kanker payudara.

Selain itu, ASI juga bisa memperbaiki imun bayi, memberikan nutrisi yang optimal dan membangu perkembangan kognitif bayi. 

Baca Juga: Survei Orami: Ibu Butuh Pendukung dalam Memberikan ASI

Lalu, seperti apa sebenarnya rasa air susu ibu

Apakah ASI aman untuk dikonsumsi? Sebab, bayi yang mengonsumsi ASI tentu belum bisa menjelaskan bagaimana rasa ASI.

Salah satu deskripsi paling populer adalah ASI mirip dengan susu almond yang diberi pemanis.

Namun, rasa ASI sebenarnya dipengaruhi oleh makanan ibu dan kapan bayi mengonsumsi. 

Beberapa ibu yang pernah mencicipi ASI-nya sendiri mengungkapkan, ASI mirip seperti rasa timun, air gula, melon, es krim yang meleleh, dan madu.

Aroma ASI juga dikatakan seperti rasanya, mirip susu sapi namun lebih ringan dan lebih manis. 

Ada juga yang mengatakan, ASI seperti bau sabun karena tingginya lipase, enxim yang membantuk memecah lemak.

Sedangkan ASI yang sudah dibekukan kemudian dicairkan kembali memiliki aroma sedikit asam, namun ini adalah hal yang normal. 

Baca Juga: Ibu Menyusui Wajib Konsumsi Gizi Berikut, biar Anak Tumbuh dengan Baik

Lalu, apakah orang dewasa boleh meminum ASI?

Tentu saja, orang dewasa bisa meminum AS. Namun, ASI adalah cairan tubuh, jadi Anda tentu tidak mau meminum ASI dari orang yang tidak Anda tahu. 

Beberapa orang dewasa telah menggunakan ASI untuk konsumsi mereka. Beberapa binaragawan pun telah beralih ke ASI sebagai superfood. Tapi, belum ada bukti bahwa ASI telah meningkatkan performa di gym. 

Selain itu, ASI juga sering dikonsumsi oleh penderita kanker, gangguan pencernaan, dan gangguan kekebalan tubuh. Namun, belum ada penelitian manfaat ASI untuk beberapa penyakit ini. 

Bouchet-Horwitz mencatat, beberapa orang dewasa menggunakan ASI untuk terapi kanker. Sebab, ASI dipercaya memiliki faktor nekrosis tumor yang menyebabkan apoptosis yang berarti sel meledak.

Cuma, penelitian di balik manfaat antikanker ini sering kali hanya sesuai dengan tingkat sel kanker itu sendiri. 

Sangat sedikit penelitian dan uji klinis pada manusia yang berfokus pada aktivitas antikanker yang menunjukan khasiat ini bisa melawan kanker pada manusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News