M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Jelang Lebaran Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak 64%, Singapura Lebih Tinggi Lagi

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Menjelang Lebaran, kasus mingguan Covid-19 di Indonesia melonjak 64,96% selama periode 10-16 April 2023 dibanding pekan sebelumnya.

Mengacu data Satgas Covid-19, kasus Covid-19 selama periode 10-16 April 2023 mencapai 6.277 kasus dibanding pekan sebelumnya 3.805 kasus.

Sementara kasus aktif Covid-19 di Indonesia per 16 April mencapai 9.041 kasus atau bertambah 35,22% dari sepekan sebelumnya, 6.686 kasus.

Dan, kasus harian Covid-19 di Indonesia menembus angka 1.000 pada 14 April lalu, pertama kali sejak Desember tahun lalu.

"Yang paling penting, satu, vaksinasi itu penting, booster itu penting. Jadi, yang belum segera booster," kata Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kamis (13/4), dilansir dari Kompas.com. 

Presiden mengatakan, hasil serosurvei memang menunjukkan tingkat imunitas warga Indonesia sudah mencapai 98,5% dan tergolong tinggi.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak Hampir 2 Kali Lipat, Ini Kata Jokowi

Tapi, Jokowi mengingatkan, publik tetap berhati-hati dengan mengikuti vaksinasi agar terlindungi dari Covid-19. 

Apalagi, mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun mengakui, ada kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. 

Hanya, Jokowi mengeklaim, situasi pandemi di Tanah Air masih terkendali karena kenaikan kasus Covid-19 masih berada di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

"Memang ada kenaikan, tetapi kita masih jauh di bawah standarnya WHO. Standarnya WHO kurang lebih 8.000 dan kita berada di angka 600-900," ujar Presiden.

"Saya kira, kita masih terkelola terkendali dengan baik," imbuh Jokowi. 

Baca Juga: Waspada! Jelang Lebaran Kasus Covid-19 di Indonesia Menanjak, Tertinggi Sejak Januari

Kasus Covid-19 di Singapura juga melonjak

Bukan cuma Indonesia, negara tetangga Singapura juga mengalami lonjakan kasus Covid-19.

Singapura berada di tengah gelombang Covid-19 baru selama sebulan terakhir, dengan kasus harian meningkat dari sekitar 1.400 kasus sebulan lalu menjadi 4.000 kasus minggu lalu.

Sekitar 30 persen adalah infeksi ulang, lebih tinggi dari dari gelombang sebelumnya, sekitar 20% hingga 25%, Menteri Kesehatan Ong Ye Kung pada Jumat (14/4).

Sementara jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di rumahsakit meningkat, dari 80 bulan lalu menjadi 220 saat ini.

Tapi, Ong mengatakan, itu masih "jauh di bawah" angka selama puncak pandemi dan jauh lebih rendah dari jumlah pasien yang dirawat di rumahsakit untuk infeksi non-Covid.

"Apa yang terjadi adalah gambaran yang jelas tentang seberapa jauh kita telah berhasil menangani Covid-19," kata  Ong seperti dikutip Channel News Asia

Baca Juga: WHO Revisi Peta Jalan Vaksin Covid-19, Kelompok Ini Cukup Booster Dosis Pertama

"Bahkan, selama gelombang kasus Covid-19 seperti sekarang, kita terus menjalani hidup secara normal, kita tidak disibukkan dengan angka kasus. Seperti inilah seharusnya endemisitas," ujarnya.

Ong juga menanggapi komentar dari beberapa orang yang mengaitkan peningkatan kasus Covid-19 Singapura dengan kedatangan turis asing.

"Pemahaman bahwa ini menyebabkan peningkatan infeksi sebenarnya tidak benar," tegas dia.

"Virus ini endemik, artinya selalu beredar di masyarakat. Dalam situasi seperti itu, yang mendorong gelombang lokal kita bukanlah infeksi impor, tetapi infeksi ulang dari individu yang ada di masyarakat," ungkapnya.

Menurut Wong, letika perlindungan terhadap infeksi dari infeksi masa lalu atau vaksinasi berkurang dari waktu ke waktu, orang akan terinfeksi ulang.

"Dan, itu menyebabkan jumlah kasus meningkat dan gelombang baru akan muncul," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

6 Drakor Politik Ini Ungkap Sisi Gelap Kekuasaan Korea Selatan

Dari manajer kampanye hingga presiden dadakan, 6 drakor politik ini jamin cerita tak terduga. Klik untuk lihat daftar lengkapnya!

Pesta Kuliner Hemat Hari Ini! Promo Subway Hari Laut Sedunia & Kimukatsu Buy 1 Free 1

Memburu promo kuliner? Subway Fish Deals hemat dan Kimukatsu Buy 1 Get 1 Gyukatsu menanti. Segera manfaatkan sebelum kehabisan waktu!

Emas Kian Dilirik, Public Gold Tekankan Pentingnya Edukasi Keuangan

Survei Populix 2026 ungkap 80% masyarakat Indonesia percaya emas di tengah ketidakpastian. Cari tahu alasan emas jadi pilihan utama Anda.

Teach You a Lesson dan 5 Drakor Balas Dendam Intens dan Brutal Penuh Plot Tak Terduga

Drakor dengan kisah balas dendam yang tak biasa menantimu. Dari guru hingga sopir taksi, mereka punya cara unik. Ada Teach You a Lesson.

Redmi Note 15: Kamera 108MP Unggul, Garansi OS 4 Tahun & Patch Keamanan 6 Tahun

Kamera 108MP Redmi Note 15 menawarkan detail baik di siang hari, baterai 5.520mAh sanggup 2 hari. Temukan performa lengkapnya di sini!

HP Xiaomi 2 Jutaan: Spek Gahar, Update OS 4 Tahun & Main Genshin Impact Lancar

Ingin HP Xiaomi 2 jutaan untuk gaming? Beberapa model bisa tersendat di grafis tinggi. Ketahui risikonya sebelum membeli!

Gempa Magnitudo 7,7 di Sulawesi Utara, BMKG Deteksi Tsunami di Wilayah Ini

Gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang Sulawesi Utara pada Senin (8/7) pagi. BMKG mendeteksi tsunami menerjang sejumlah wilayah berikut ini.

Baru Buka, IHSG Senin Pagi Jeblok 4% ke Level 5.348

Pada Senin, 8 Juni 2026 sekitar pukul 09.10 WIB, IHSG berada di level 5.348,23 atau turun 246,54 poin setara 4,41% 

Perawatan Tulang Kini Lebih Optimal, Bisa Tanpa Operasi dan Pulih Cepat

Dulu operasi jadi pilihan utama, kini terapi konservatif dan rehabilitasi kunci perawatan tulang Anda. Pahami perubahan besar penanganan ortopedi.

6 Daftar Tontonan Film dan Serial Pernikahan Palsu dengan Kisah Romantis Terbaik

Banyak yang tak tahu, drama nikah pura-pura justru jadi favorit. Intip daftar film dan serial yang mengubah kepalsuan jadi cinta sejati di sini.