M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Takut, Deteksi Dini Lebih Efektif Sembuhkan Kanker

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Kanker paru dan kanker payudara menjadi jenis kanker dengan angka kematian tertinggi di Indonesia yang disebabkan karena diagnosis yang terlambat. 

Kementerian kesehatan menyebutkan 70% kematian akibat kanker di dunia terjadi di negara berkembang. Salah satunya adalah Indonesia. 

Hal ini dikarenakan 2 dari 3 pasien kanker di Indonesia didiagnosis pada stadium lanjut. 

Pada kenyataannya 30%-50% kanker sebenarnya bisa diobati jika dideteksi lebih dini. Akan tetapi diagnosa terlambat bisa terjadi dikarenakan kurangnya jumlah dokter spesialis dan alat kesehatan. Alhasil, ini menyebabkan antrian panjang dan waktu tunggu yang lama sehingga akses ke pelayanan rujukan kanker pun terbatas. 

Baca Juga: 5 Kandungan Kosmetik yang Bisa Memicu Kanker, yuk Hindari

Selain itu, kemampuan tenaga kesehatan untuk mendiagnosis kanker juga belum optimal yang menyebabkan kurangnya kualitas pelayanan di rumah sakit.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pendekatan diagnosis kanker perlu mengikuti perkembangan teknologi terbaru. Diantaranya pemeriksaan kanker berbasis genetik dapat membantu pemeriksaan kanker secara dini, akurat, dan tepat. 

Pengembangan layanan precision medicine penting dalam mendeteksi risiko kanker secara dini, mendeteksi biomarker obat demi terapi yang presisi. 

Baca Juga: Selain Merokok, Ini 5 Kebiasaan yang Meningkatkan Risiko Terkena Kanker Paru-Paru

"Upaya menanggulangi kanker secara masif dan terintegrasi memerlukan dukungan semua pihak dan peran dari organisasi profesi, swasta, dan organisasi masyarakat sebagai mitra pembangunan kesehatan nasional terus dibutuhkan untuk mencapai tujuan bersama dalam menyehatkan bangsa," kata Budi dalam rekaman sambutan di seminar berjatuk Precision Oncology Symposium: Addressing Diagnostic Gaps in Personalized Cancer Care yang diselenggarakan Roche Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Dunia Rebound Setelah Turun Dekati US$ 4.000, Aksi Bargain Hunting?

Potensi kenaikan harga mungkin tetap terbatas, kecuali harga minyak turun dan ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed mereda. 

Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Peluang Besar Raih 3 Poin Awal

Indonesia vs Kamboja perdana di Piala AFF 2026 lengkap dengan jadwal, prediksi skor, analisis, dan peluang Garuda raih tiga poin.​

Promo Alfamart Minyak Goreng Hemat 21-23 Juli 2026, Sunco Paling Murah Khusus Member

Cek promo Alfamart Minyak Goreng Hemat periode 21-23 Juli 2026 untuk belanja minyak goreng dengan lebih murah.

Promo Hypermart Weekday 21-23 Juli 2026, Beli 1 Gratis 1 Spikoe-Keju Mozzarella

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 21-23 Juli 2026 untuk belanja di awal pekan.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 21-23 Juli 2026, Royale Beli 2 Diskon 50%

Selama 17-23 Juli 2026, Hypermart mengadakan promo Beli Banyak Lebih Hemat. Cek promonya sebelum berakhir.

Indodana Kantongi Pendanaan Rp 1,5 Triliun dari BCA untuk Perluas Layanan Paylater

Indodana Finance memperoleh fasilitas pendanaan senilai Rp 1,5 triliun dari BCA untuk memperluas layanan paylater.

IHSG Masih Menguat di Juli, Berpeluang Menuju 7.000 hingga 7.770

IHSG rehat sementara dengan kenaikan 1,41% ke level 6.319,85 pada penutupan sesi I, Selasa, 21 Juli 2026. ​

Peluang Usaha Agen Logistik, Mahasiswa Ini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan

Yoel Abraham, mahasiswa asal Pontianak berbagi kisahnya memulai usaha agen Lion Parcel ​hingga meraih omzet puluhan juta per bulan.

Katalog Promo Superindo Weekday Diskon hingga 40% Periode 20-23 Juli 2026

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 20-23 Juli 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

Promo PHD dan Krispy Kreme Hari Ini, Ada Pizza Murah & Beli 1 Gratis 1 Lusin Donat

Nikmati perpaduan rasa gurih dan manis dari promo PHD dan Krispy Kreme dengan penawaran harga spesial. Segera buru promonya sekarang!