M O M S M O N E Y I D
HOME, AturUang

Jangan Cuma Tergiur Kenaikan Gaji, Pajak Juga Harus Dipertimbangkan Saat Pindah Kerja

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID -  Ketika seseorang pindah kerja, hal penting yang justru sering dilupakan adalah soal pengeluaran pajak penghasilan.

Budi Raharjo, perencana keuangan Oneshildt, mengatakan bahwa pajak menjadi salah satu pertimbangan yang penting sebelum memutuskan pindah kerja.

Misalnya, di kantor lama Anda mendapatkan gaji Rp 10 juta atau sekitar Rp 120 juta setahun. Lantas, di kantor baru mendapat gaji Rp 12 juta sebulan, atau sekitar Rp 144 juta setahun.

Baca Juga: Jangan Mudah Tergiur Kenaikan Gaji, Perhatikan Hal Ini Saat Pindah Kerja

Nah, dari perhitungan Budi, apabila dipotong pajak, pendapatan Anda di kantor lama sebesar Rp 9,7 juta. Sementara di kantor baru sekitar Rp 11,2 juta. Jadi, pendapatan gaji yang Anda terima sebenarnya hanya berbeda sekitar Rp  1,5 juta.

Setelah Anda sudah menghitung pajak yang bakal ditanggung dan pendapatan bersih selama setahun, Budi bilang, barulah Anda mempertimbangkan hal lain. Di antaranya, fasilitas untuk karyawan, jenjang karir, peluang untuk sekolah lagi, biaya transportasi, jaminan kesehatan dan faktor lainnya.

"Dengan bertambahnya penghasilan, maka Anda akan mengalami kenaikan biaya pajak. Apalagi pindah layer pajak. Makanya, penting jika pajak penghasilannya bisa ditanggung secara bersih oleh perusahaan yang baru," kata Budi.

Belum lagi, tambah Budi, jika pindah kerjanya belum tuntas periode tahun pajaknya. Misalnya, di kantor yang lama, periode kerja baru mememasuki delapan bulan, tapi pembayaran pajak penghasilan Anda sudah diurus oleh perusahaan.

Memang, di kantor baru, pembayaran pajak juga diurus oleh perusahaan. Tapi, di kantor baru tentu ada selisih pembayaran pajak karena penghasilan yang Anda dapatkan lebih tinggi. Alhasil, ada pajak terutang yang harus dibayarkan.       

Selanjutnya: Deposito Cocok untuk Investasi Jangka Pendek Sekitar Satu Tahun

                             

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pantau Prakiraan Cuaca Besok (7/4) di Jawa Barat, Didominasi Hujan Ringan

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (7/4) dan lusa (8/4) di Jawa Barat akan didominasi hujan ringan.

Hujan Lebat di Wilayah Ini, Simak Peringatan dini BMKG Cuaca Besok (7/4) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (7/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (7/4), Hujan Sangat Lebat Turun di Provinsi Ini

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Selasa 7 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi berikut ini.

Perempuan Merasa Aman dan Nyaman Berkendara dengan Driver Perempuan Shejek

Aplikasi transportasi online khusus perempuan masih eksis menangkap pasar niche penumpang perempuan.

Prakiraan Cuaca Besok (7/4) di Banten, Diprediksi Turun Hujan

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (7/4) dan lusa (8/4) di wilayah Banten akan turun hujan ringan dan hujan sedang.

Punya UMKM? Ini 5 Mindset yang Wajib Kamu Punya biar Usaha Naik Kelas

Simak mindest yang perlu pelaku usaha tanamkan untuk membantu usaha naik kelas berikut ini.       . 

Pelatihan Ini Dorong Katering Lokal Punya Kompatibilitas dengan Kebutuhan Industri

PT Surveyor Indonesia lakukan pelatihan komprehensif bagi pelaku katering lokal, juru masak, dan asisten jurumasak lokal.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok (7/4), Waspadai Hujan Turun di Daerah Ini

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (7/4) di Jakarta akan turun hujan di beberapa daerah berikut ini.

Ingin Menata Rambut Jadi Menarik, BLIV Tawarkan Solusi Ini

Jawab kebutuhan styling rambut para perempuan, BLIV menawarkan inovasi hair tools berteknologi plasma ion.

PRISM Perluas Ekspansi Palette di Destinasi Wisata dan Kota Berkembang

PRISM, perusahaan induk OYO, akan memperluas ekspansi brand premiumnya, Palette, di destinasi wisata dan kota berkembang Indonesia.