M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Jangan Asal Coba! 4 Tren Skincare Korea Ini Sebaiknya Tidak Diterapkan di Indonesia

Jangan Asal Coba! 4 Tren Skincare Korea Ini Sebaiknya Tidak Diterapkan di Indonesia
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Demam skincare ala Korea Selatan atau K-Beauty telah merevolusi banyak orang Indonesia dalam merawat diri. Padahal, tidak semua tren skincare Korea bisa diadopsi mentah-mentah.

Perbedaan iklim yang kontras antara Korea yang memiliki empat musim dengan Indonesia yang tropis dan lembab menjadi faktor penentu efektivitas suatu produk. Para ahli memperingatkan bahwa penggunaan produk yang terlalu berat di lingkungan dengan kelembaban tinggi dapat memicu masalah baru seperti pori-pori tersumbat.

Mengingat kondisi lingkungan Indonesia yang cenderung panas dan berpolusi, beberapa teknik perawatan kulit populer asal Korea justru berisiko merusak pertahanan kulit (skin barrier) jika tidak disesuaikan dengan benar.

Baca Juga: 12 Tipe Pasangan yang Dibutuhkan Setiap Zodiak, Aries Suka yang Menantang

Melansir Healthline dan Dermatology Times, berikut adalah 4 tren skincare Korea yang sebaiknya tidak diterapkan di Indonesia.

1. Teknik 7 Skin Method

Teknik 7 Skin Method atau mengaplikasikan toner sebanyak tujuh lapis bertujuan untuk memberikan hidrasi maksimal agar kulit tampak kenyal dan bercahaya. Namun, di Indonesia yang memiliki tingkat kelembaban udara rata-rata di atas 70%, teknik ini sering kali menjadi bumerang.

Udara yang sudah lembab ditambah dengan tujuh lapis produk cair dapat membuat kulit terasa sangat gerah dan lengket.

Bagi pemilik kulit berminyak atau kombinasi, tumpukan produk ini justru akan memerangkap keringat dan sebum di bawah lapisan skincare, yang memicu munculnya jerawat atau beruntusan.

Di iklim tropis seperti Indonesia, 2-3 lapis toner sudah lebih dari cukup untuk menjaga hidrasi tanpa membebani pori-pori.

2. Tren Glass Skin dengan Produk Berbasis Minyak

Tren Glass Skin yang memberikan tampilan wajah sangat mengilap menyerupai kaca sering kali melibatkan penggunaan face oil atau krim dengan tekstur sangat kental di akhir rutinitas.

Di Korea yang udaranya kering dan dingin, produk ini dapat berfungsi sebagai pelindung agar kelembaban tidak menguap.

Sebaliknya, di Indonesia, penggunaan produk berbasis minyak yang berat di siang hari dapat membuat wajah tampak sangat berminyak dan kotor. Ini karena debu dan polusi lebih mudah menempel pada permukaan kulit yang lengket.

Tampilan Glass Skin yang diinginkan justru bisa berubah menjadi kilap minyak berlebihan, yang jika tidak dibersihkan dengan sempurna akan memicu komedo hitam maupun putih.

Baca Juga: Tips Menghemat Uang Setiap Hari agar Bisa Menabung Rp 10 Juta dalam 3 Bulan

3. Dewy Sunscreen dengan Tekstur yang Terlalu Lembab

Sunscreen asal Korea sering kali diformulasikan untuk memberikan efek dewy atau lembab guna melawan kulit kering akibat musim dingin.

Namun, banyak pengguna di Indonesia merasa bahwa sunscreen jenis ini terasa sangat berat dan gerah saat dipakai beraktivitas di bawah terik matahari.

Formulasi yang terlalu melembabkan ini cenderung tidak sweat-proof atau mudah luntur saat terkena keringat, sehingga perlindungan terhadap sinar UV menjadi tidak merata.

Untuk iklim tropis Indonesia, sunscreen dengan hasil akhir matte atau satin jauh lebih nyaman dan stabil, karena mampu mengontrol produksi minyak berlebih tanpa meninggalkan rasa lengket yang mengganggu sepanjang hari.

4. Double Cleansing dengan Cleansing Balm yang Terlalu Rich di Pagi Hari

Double cleansing di malam hari sangat disarankan untuk membersihkan sisa makeup dan polusi. Sebaliknya, tren double cleansing di pagi hari, terutama dengan menggunakan cleansing balm, cenderung kurang cocok untuk kondisi kulit di Indonesia.

Suhu udara yang panas saat tidur di Indonesia memang tetap memicu produksi sebum. Namun, menggunakan pembersih berbasis minyak yang berat di pagi hari justru bisa meninggalkan residu yang sulit dibilas.

Sisa residu minyak ini, jika bertemu dengan skincare siang dan panas matahari, dapat menyumbat pori-pori secara instan.

Bagi sebagian besar orang di Indonesia, pembersih wajah yang lembut berbahan dasar air (water-based) di pagi hari sudah cukup untuk menyegarkan wajah tanpa merusak lapisan minyak alami kulit secara berlebihan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Diprediksi Berawan, Begini Prakiraan Cuaca Besok (22/7) di DKI Jakarta

​BMKG memperkirakan cuaca besok di seluruh wilayah DKI Jakarta akan berawan, sementara lusa akan cerah.

Harga Emas Dunia Rebound Setelah Turun Dekati US$ 4.000, Aksi Bargain Hunting?

Potensi kenaikan harga mungkin tetap terbatas, kecuali harga minyak turun dan ekspektasi pengetatan kebijakan The Fed mereda. 

Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Peluang Besar Raih 3 Poin Awal

Indonesia vs Kamboja perdana di Piala AFF 2026 lengkap dengan jadwal, prediksi skor, analisis, dan peluang Garuda raih tiga poin.​

Promo Alfamart Minyak Goreng Hemat 21-23 Juli 2026, Sunco Paling Murah Khusus Member

Cek promo Alfamart Minyak Goreng Hemat periode 21-23 Juli 2026 untuk belanja minyak goreng dengan lebih murah.

Promo Hypermart Weekday 21-23 Juli 2026, Beli 1 Gratis 1 Spikoe-Keju Mozzarella

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 21-23 Juli 2026 untuk belanja di awal pekan.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 21-23 Juli 2026, Royale Beli 2 Diskon 50%

Selama 17-23 Juli 2026, Hypermart mengadakan promo Beli Banyak Lebih Hemat. Cek promonya sebelum berakhir.

Indodana Kantongi Pendanaan Rp 1,5 Triliun dari BCA untuk Perluas Layanan Paylater

Indodana Finance memperoleh fasilitas pendanaan senilai Rp 1,5 triliun dari BCA untuk memperluas layanan paylater.

IHSG Masih Menguat di Juli, Berpeluang Menuju 7.000 hingga 7.770

IHSG rehat sementara dengan kenaikan 1,41% ke level 6.319,85 pada penutupan sesi I, Selasa, 21 Juli 2026. ​

Peluang Usaha Agen Logistik, Mahasiswa Ini Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan

Yoel Abraham, mahasiswa asal Pontianak berbagi kisahnya memulai usaha agen Lion Parcel ​hingga meraih omzet puluhan juta per bulan.

Katalog Promo Superindo Weekday Diskon hingga 40% Periode 20-23 Juli 2026

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 20-23 Juli 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.