M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jangan Anggap Enteng Karena Sebabkan Banyak Penyakit, Begini Tips Mencegah Obesitas

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Obesitas menjadi sesuatu persoalan kesehatan yang tak bisa dianggap remeh. Gizi yang seimbang disebut-sebut sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyakit akibat obesitas.

Menurut Monique Carolina Widjaja, Dokter Spesialis Gizi Klinis dari Rumah Sakit Mentari, Tangerang, obesitas adalah kondisi medis yang ditandai oleh kelebihan lemak tubuh yang menyebabkan dampak negatif pada kesehatan seseorang.

Jumlah kasus obesitas telah meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir, dan hal ini menjadi masalah serius yang memengaruhi kesehatan masyarakat.

Monique mengungkapkan, ada bahaya yang mengancam lantaran obesitas di antaranya bisa menyebabkan penyakit jantung.

"Orang yang mengalami obesitas memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan penyakit jantung, termasuk penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan gagal jantung," ujar Monique.

Baca Juga: Inilah Manfaat Olahraga Pagi Hari untuk Kesehatan, Bisa Cegah Obesitas

Selain jantung, penyakit yang disebabkan obesitas adalah diabetes tipe 2. Monique bilang, obesitas menjadi faktor risiko utama dalam perkembangan diabetes tipe 2. Kelebihan lemak tubuh bisa mengganggu fungsi insulin, hormon yang mengatur gula darah.

Selanjutnya, obesitas bisa memicu hipertensi, penyakit saluran pernapasan, bahkan kanker. Adapun kanker yang berkaitan dengan obesitas adalah payudara, usus besar, dan rahim. Ketiga jenis kanker ini berhubungan dengan obesitas.

Obesitas juga bisa membuat gangguan kesehatan mental. Di antaranya bisa membuat depresi, rendah diri, dan masalah pola tidur.

Untuk itu, Monique berbagi tips untuk mencegah obestitas. Misalnya, pola makan yang seimbang seperti konsumsi makanan sehat kaya serat, vitamin, dan mineral. Sertakan buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein rendah lemak, dan produk susu rendah lemak dalam diet Anda.

"Hindari makanan olahan, makanan tinggi lemak jenuh, tinggi gula, dan tinggi karbohidrat sederhana seperti tepung-tepungan dan semua turunannya," kata Monique.

Baca Juga: 5 Teh untuk Mengatasi Perut Buncit Secara Alami, Tertarik Coba?

Kemudian kontrol porsi makan. Sudah seharusnya Anda memperhatikan ukuran porsi makandan hindari makan berlebihan. Gunakan piring yang lebih kecil, makan perlahan, dan dengarkan sinyal kenyang tubuh Anda.

Perlu diperhatikan juga komposisi dalam piring makan. Sebaiknya, setengahnya berupa sayur dan buah, seperempatnya protein hewani dan nabati, dan seperempatnya adalah karbohidrat kompleks yang mengandung serat.

Yang tidak kalah penting adalah melakukan aktivitas fisik. Monique menyarankan, untuk melakukan minimal 150 menit aktivitas aerobik sedang hingga keras setiap minggu. Selain itu, tambahkan juga latihan kekuatan untuk membangun otot dan meningkatkan metabolisme.

"Hindari gaya hidup yang kurang aktif. Hindari menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar, seperti menonton TV atau bermain game. Usahakan untuk berdiri, berjalan, atau melakukan kegiatan fisik lainnya secara teratur," ungkapnya.

Baca Juga: Moms, Ini 5 Manfaat Rutin Mengonsumsi Yogurt untuk Mendukung Diet Sehat

Lantas, cobalah minum air yang cukup. Hindari minuman manis, beralkohol, atau minuman tinggi kalori lainnya.

Jangan lupa untuk tidur yang cukup. Pasalnya, kurang tidur bisa mempengaruhi keseimbangan hormonal yang mengatur nafsu makan dan metabolisme tubuh.

Di samping semua tips tersebut, manajemen stres juga efektif untuk menghindari obesitas. Sedang cara yang efektif untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau berbicara dengan orang terdekat.

"Stres kronis dapat memengaruhi pola makan dan mengarah pada kebiasaan makan berlebihan," ucap Monique. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pizza Party Super Hemat dengan Promo Pizza Hut, Nikmati Porsi Melimpah Cuma 2 Hari

Ingin kumpul bareng teman atau keluarga tanpa khawatir biaya? Pizza Hut hadirkan paket 2 pizza super hemat. Simak durasi promonya di sini.

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F: Jepang-Belanda Seri, Swedia ke Puncak Tekuk Tunisia

Hasil Piala Dunia 2026 Grup F, Jepang dan Belanda bermain imbang, Swedia tekuk Tunisia dan memimpin klasemen sementara.​

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E: Jerman Pimpin Klasemen, Pantai Gading di Posisi Ke-2

Hasil Piala Dunia 2026 Grup E, Jerman menang telak atas Curaçao dan memimpin klasemen sementara, dan Pantai Gading di posisi kedua.

7 Hobi yang Buat Pintar, Senjata Rahasia untuk Jaga Ketajaman Berpikir Anda

Temukan ragam hobi yang buat pintar dan mampu mengasah ketajaman otak. Aktivitas ini menjadi investasi terbaik untuk meningkatkan kecerdasan.

Dari Checkout hingga Terpasang, Begini Cara Pakai Fitur Baru Lazada

​Proses belanja furnitur di Lazada kini lebih praktis karena pelanggan dapat memilih layanan instalasi saat checkout.

Tren Berbelanja Berubah, Live Shopping dan PayLater Makin Diminati

Cara masyarakat Indonesia berbelanja terus berubah seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.  

Futurepreneur Lab 2026, Bantu Startup Tahap Awal Lewat Program Akselerasi

WU Hub Coworking Space meluncurkan Futurepreneur Lab 2026 untuk membantu startup tahap awal mendapat validasi pasar dan gaet investor.

Imbas Efisiensi Anggaran, Damkar Yogyakarta Seleksi Ketat Pengaduan Warga

Damkar Yogyakarta memberlakukan filter laporan yang lebih ketat terhadap setiap pengaduan yang masuk dari masyarakat akibat efisiensi anggaran.

Redmi Note 15: Layar AMOLED 3.200 Nits, Skor AnTuTu 800 Ribuan

Layar AMOLED 6,77 inci Redmi Note 15 tembus 3.200 nits, menjanjikan visual tajam di luar ruangan. Cek detail performa gaming dan kamera 50MP! 

Produsen Nestle dan Makarizo (ADES) Siap Tantang Yupi di Bisnis Permen Gummy

PT Akasha Wira International Tbk (ADES) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juni 2026.