MOMSMONEY.ID - Jadwal German Open 2026 babak 16 besar Kamis (26/2), dua ganda putri Indonesia berjuang untuk melaju ke perempatfinal. Tapi, mereka harus bertemu unggulan di turnamen BWF Super 300 ini.
Indonesia hanya mengirim dua wakil ke German Open 2026, yakni ganda putri Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari dan Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia S. Ramadhanti.
Mengutip akun Instagram PBSI, di Babak 16 Besar German Open 2025, Apri/Lanny berhadapan dengan ganda putri Jepang Kaho Osawa/Mai Tanabe yang berstatus unggulan 5 turnamen pembuka tur Eropa periode pertama tahun ini.
Apri/Lanny maju ke Babak 16 Besar German Open 2026 setelah menaklukkan wakil Uni Emirat Arab Mysha Omen Khan/Taabia Khan dua set langsung, 21-12, 21-9
Sementara Tiwi/Fadia, panggilan akrab Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia S. Ramadhanti, akan melawan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun dari Taiwan sebagai unggulan 2 German Open 2026.
Baca Juga: Hasil German Open 2026, Apri/Lanny Susul Tiwi/Fadia ke Babak 16 Besar
Tiwi/Fadia mengalahkan ganda putri Denmark Kathrine Vang/Mette Werge dua set langsung 21-8, 21-14 untuk melaju ke babak 16 besar turnamen yang berlangsung di di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman ini.
Dengan hasil ini, Tiwi/Fadia memperpanjang kemenangan atas Vang/Werge menjadi 2-0. Di pertemuan pertama di Babak 32 Besar Thailand Masters 2026, Tiwi/Fadia menang mudah atas Vang/Werge dua set langsung 21-7, 21-11.
Sama-sama baru dipasangkan saat Indonesia Masters 2026, Apri/Lanny dan Tiwi/Fadia langsung tampil menggebrak. Di Indonesia Masters 2026, turnamen BWF Super 500, Apri/Lanny melaju hingga babak semifinal.
Sementara di turnamen berikutnya, Thailand Masters 2026 yang berstatus BWF Super 300, Apri/Lanny terhenti di babak 16 besar.
Tiwi/Fadia di Indonesia Masters 2026 melaju hingga perempatfinal. Sedangkan di Thailand Masters 2026 Tiwi/Fadia keluar sebagai juara setelah mengalahkan ganda putri China L. Bao/Li Yijing di final lewat rubber game 15-21, 21-15, 21-18.
Selanjutnya: Pejabat AS Peringatkan Ancaman Iran Jelang Perundingan Nuklir di Jenewa
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News