M O M S M O N E Y I D
Bugar

Jadi Tanda Penyakit, Inilah 7 Penyebab Perut Perih Setelah Makan

Reporter: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID. Periksa beberapa penyebab perut perih setelah makan sebagai tanda penyakit tertentu. Setiap orang memiliki kondisi pencernaan yang berbeda hingga membawa beberapa penyakit tertentu

Aktivitas makan tentu menjadi salah satu bagian penting untuk tubuh mengisi energi sehingga dapat menjadi pola aktivitas yang tetap.

Nah, bagi Anda yang memiliki gejala perut perih setelah makan dapat mengetahui beberapa kondisi yang dapat dikaitkan dengan kondisi tertentu.

Gangguan pencernaan menjadi salah satu hal yang perlu diketahui agar lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan.

Baca Juga: 2 Posisi Tidur Saat GERD Kumat di Malam Hari, Cek Juga Penyebabnya Kambuh

Perut perih setelah makan
Perut perih setelah makan

Selain itu, ada beberapa orang yang mendapai rasa perut perih setelah makan dapat menjadi pengalaman yang tidak menyenangkan.

Sensasi perih ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk asam lambung berlebih, gangguan pencernaan, makanan pedas atau berlemak, tukak lambung, atau reaksi alergi makanan. 

Untuk itu, ada beberapa penyebab perut perih setelah makan yang perlu diketahui. Inilah beberapa penyakit terkait dengan rasa perut perih setelah makan dilansir dari Bhattigi.

Baca Juga: 10 Manfaat Jamu Beras Kencur untuk Kesehatan yang Digunakan Sejak Dulu

Penyebab perut perih setelah makan

1. Intoleransi Makanan

Salah satu penyebab perut perih setelah makan adalah terjadinya intolerasi terhadap makanan tertentu. Penelitian ungkap  hampir 20% populasi tidak toleran atau sensitif terhadap makanan tertentu.

Sakit perut dan kram menjadi gejala umum intoleransi atau kepekaan terhadap makanan, yang dikaitkan dengan produk susu, gluten, kacang-kacangan, roti, dan tomat.

2. Makan terlalu cepat

Rasa sakit perut atau perut perih setelah makan sering kali disebabkan oleh pola mengunyah makanan terlalu cepat. Saat makan berlebihan, Anda mungkin tidak meluangkan waktu untuk mengunyah makanan dengan benar.

Tentunya, ini mungkin memperhatikan bahwa makanan biasanya cepat sekali menghilang dari piring. Sehingga pastikan luangkan waktu dan kunyah perlahan saat dimakan.

3. Alergi makanan

Produk susu, kacang-kacangan, telur, selai kacang, kedelai, jagung, gandum, dan gluten adalah alergi makanan umum yang dapat menimbulkan gejala seperti sakit perut.

Diet eliminasi makanan atau tes antibodi imunoglobulin E (IgE) spesifik alergen dapat dilakukan untuk menentukan alergi terhadap makanan atau zat tertentu.

4. Penyakit celiac

Sakit perut adalah gejala umum penyakit celiac. Kondisi ini ditandai dengan sensitivitas gluten. Orang dengan penyakit celiac akan segera bereaksi terhadap protein spesifik yang ditemukan dalam gluten.

Gluten tersebut biasa disebut gliadin yang dapat ditemukan dalam makanan mengandung gandum, gandum hitam, hingga oat.

5. Sindrom iritasi usus

Kondisi lain yang menjadi penyebab perut perih setelah makan adalah gangguan pencernaan umum yang mempengaruhi sekitar 15% populasi.

Beberapa gejala termasuk gas, kembung, diare, sembelit, kram, sakit perut, atau sakit perut setelah makan.

Kondisi seperti candida, alergi makanan, dan kepekaan terhadap makanan juga terkait dengan sindrom iritasi usus besar.

6. Pankreatitis

Sakit perut setelah makan juga bisa menandakan pankreatitis, terutama bila sakitnya berlangsung lebih dari enam jam. Pankreatitis dikenal sebagai peradangan pankreas.

Penderita pankreatitis akan mengalami nyeri yang dimulai di sekitar perut bagian atas; rasa sakit kemudian akan menyebar ke punggung. Gejala pankreatitis lainnya termasuk demam, mual, dan muntah.

7. Sakit Maag

Rasa perut perih hingga mulas juga kadang-kadang disebut sebagai refluks asam, atau gangguan pencernaan asam.

Sakit maag merupakan hasil dari asam lambung yang terlalu sedikit, dan dapat menyebabkan nyeri dada seperti terbakar setelah makan. Rasa sakit mungkin hanya berlangsung beberapa menit, atau hingga beberapa jam.

Melalui informasi terkait penyebab perut perih setelah makan sebagai tanda penyakit yang wajib diwaspadai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pilot RI Tembus Standar Dunia, Ini Tips Jadi Pilot Berprestasi

​Karier pilot menjanjikan, tapi penuh tantangan. Ini tips penting agar bisa berprestasi dan bersaing di industri penerbangan global.

Nu Skin Luncurkan Prysm iO, Cek Nutrisi Tubuh Kini Cukup 15 Detik

Nu Skin meluncurkan Prysm iO, sebuah alat yang memungkinkan pengguna mengetahui kondisi nutrisi tubuh dengan cepat dan praktis.

Promo J.CO Summarecon: Beli 1 Lusin Gratis 1/2 Lusin Donuts, Hemat sampai Rp 63.000

Nikmati promo di J.CO Summarecon Mall Serpong yang bikin heboh. Buruan cek selengkapnya untuk tahu cara dapatkan donat gratis sebelum kehabisan!

Harga Emas Antam Hari Ini Kamis (23/4) Lanjut Melemah, Turun Rp 25.000

Harga emas Antam di Logam Mulia hari ini Kamis (23/4) mengalami penurunan Rp 25.000 dari perdagangan sebelumnya.

Sempat Disemprit Bursa, Saham WBSA Injak Gas Naik 690%

Saham WBSA pada Kamis, 23 April 2026 kembali menyentuh auto reject atas atau ARA dengan kenaikan 24,88% ke Rp 1.330.

HP Samsung Terbaru 5G: Ada yang Bawa Kamera 200MP & Baterai Super Awet!

Dari A56 hingga A17, HP Samsung Terbaru 5G kini punya baterai 5000mAh dan layar AMOLED 120Hz. Pilih yang terbaik untuk kebutuhan Anda sekarang.

Tips Parenting di Era Digital, Seperti Apa?

Agar anak lebih bahagia diasuh orangtua, ini tips pola asuh orangtua di era digital saat ini.       

IHSG Melemah 0,2% Kamis Pagi (23/4), Saham BREN dan DSSA Lanjut Turun

Sempat naik ke zona hijau, indeks kemudian bergerak turun 0,26% ke level 7.522 pada Kamis, 23 April 2026, pukul 9:25 WIB. 

IHSG Diproyeksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Kamis (23/4)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Kamis (23/4/2026).​ Cek rekomendasi saham dari BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

Pasca Lebaran, Blibli Lihat Konsumen Lebih Belanja Gaya Hidup

​Data Blibli menunjukkan, belanja tetap tinggi pasca Lebaran 2026, dengan pergeseran ke produk gaya hidup.