M O M S M O N E Y I D
Santai

Intip Cara Mengolah Kulit Pisang Jadi Pupuk, Bikin Tanaman Subur

Penulis: Nur Afitria Cika  |  Editor: Nur Afitria


MOMSMONEY.ID - Pupuk organik bisa dibuat menggunakan bahan-bahan organik seperti kulit pisang. Cara mengolah kulit pisang jadi pupuk juga mudah.

Pupuk organik yang terbuat dari kulit pisang akan membantu pertumbuhan tanaman.

Mengutip Balcony Garden Web, kulit pisang mengandung 42 persen kalium. Kalium yang terdapat pada kulit pisang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pupuk kandang. 

Anda dapat memilih cara mengolah kulit pisang jadi pupuk dengan mudah. 

Baca Juga: Ketahui Cara Merawat Monstera yang Benar, Daun Makin Lebar dan Besar

Ada beberapa cara mengolah kulit pisang jadi pupuk yang bisa Anda coba di rumah.

Berikut caranya :

1. Keringkan Kulit Pisang 

Kulit pisang
Kulit pisang

Kamu bisa mengeringkan kulit pisang yang sudah dipotong-potong di bawah sinar matahari. 

Kemudian setelah kering, potongan kulit pisang tersebut bisa disebarkan di tengah tanaman dan jangan lupa untuk disirami.

2. Bubuk Kulit Pisang

Kulit pisang yang sudah dikeringkan bisa digiling sampai menjadi bubuk. 

Setelah mencapai tekstur yang mirip dengan bubuk kopi, kemas dalam kantong plastik.

Kemudian simpan di dalam kulkas. Setelah itu, kamu bisa menambahkan pupuk kulit pisang ke tanamanmu. 

Baca Juga: Bisa Panen Sendiri, Begini Cara Menanam Daun Bawang dalam Pot di Rumah

3. Pupuk Cair dari Kulit Pisang 

Buatlah pupuk organik menggunakan dua sendok makan kulit pisang kering dalam bentuk bubuk, serta masing-masing satu sendok makan kulit telur dan garam. 

Campur semua bahan bersamaan dalam blender dan tuangkan campuran akhir ke dalam botol. 

Tambahkan 2 liter air dan aduk rata. Tuangkan pupuk ini langsung pada media tanam atau kebun. 

Nah itulah tiga cara mengolah kulit pisang jadi pupuk. Pupuk dari kulit pisang ini akan membantu menyuburkan tanamanmu!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Serangan Stroke Mengintai Penderita Gula Darah Tinggi dan Hipertensi

Kadar gula darah tinggi memicu stres oksidatif yang mengeraskan arteri. Cek mekanisme bahayanya yang melipatgandakan risiko stroke.

Harga Emas Dunia Turun Tiga Hari, Minyak Mahal Bayangi Suku Bunga The Fed

Harga minyak yang bertahan di dekat level tertinggi lima bulan, mengaburkan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Promo Alfamidi Ngartis 16-31 Oktober 2026, Beli 1 Gratis 1 Susu Pisang-Obat Batuk

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-31 Oktober 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Cuaca Udara Kabur Selimuti Sulawesi Selatan Rabu Besok (21/10)

BMKG) memprakirakan cuaca besok di wilayah Sulawesi Selatan akan mengalami kondisi udara kabur pada Rabu (21/10).

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 20-22 Oktober 2026, Cheetos Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!

Harga Pangan di Minggu Keempat Bulan Oktober, Cek Rinciannya

Berikut perincian harga-harga komoditas pangan di minggu keempat Oktober yang bersumber dari PIHPS Bank Indonesia. 

Promo Indomaret Harga Spesial 20 Oktober-2 November 2026, Skincare Diskon hingga 50%

Promo Indomaret Harga Spesial Periode 20 Oktober-2 November 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat.

Tak Hanya Kerutan, Otot Wajah juga Perlu Diperhatikan Seiring Bertambahnya Usia

​​Regenesis Indonesia memperkenalkan WonderFace, perangkat perawatan wajah dengan teknologi stimulasi otot neuromuskular dan radiofrequency.

Promo Hypermart Weekday 20-22 Oktober 2026, Daging Giling-Alpukat Raja Harga Spesial

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Weekday periode 20-22 Oktober 2026 untuk belanja daging dan buah-buahan.

Punya Utang Harian? Ini yang Perlu Diperhatikan agar Tak Membebani Keuangan

MSIG Life dan ISCO Foundation mengajak orang tua lebih bijak mengelola utang melalui edukasi literasi keuangan.