MOMSMONEY.ID - Sebelum mengambil utang, pastikan cicilannya bisa dibayar tanpa mengganggu kebutuhan rumah tangga. Salah satu caranya adalah membedakan utang untuk kebutuhan penting dan utang untuk memenuhi keinginan sesaat.
Selain itu, penting untuk memastikan sumber dana pembayaran cicilan sebelum memutuskan berutang
Dengan begitu, keluarga dapat mengambil keputusan keuangan secara lebih bijak dan tetap memprioritaskan kebutuhan penting, termasuk pendidikan anak.
Direktur MSIG Life Elly Susanti mengatakan, kebutuhan mendesak yang muncul lebih cepat daripada penghasilan menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga dalam mengelola keuangan.
“Kebutuhan mendesak kerap datang lebih cepat daripada penghasilan, dan pada saat itulah kecakapan finansial keluarga paling diuji,” ujar Elly dalam keterangan pers, Selasa (20/10.)
Baca Juga: Suami Diam-Diam Punya Utang? Ini Cara Menjaga Keutuhan Uang Rumah Tangga
Materi pengelolaan utang tersebut dibahas dalam workshop literasi keuangan bertajuk “Utang Harian: Aman atau Berisiko?” yang digelar MSIG Life bersama ISCO Foundation di Jakarta Pusat.
Para peserta berlatih membedakan jenis utang melalui permainan monopoli keuangan yang dipandu perencana keuangan bersertifikat. Mereka juga membuat komitmen tertulis untuk mengelola utang secara bijak.
Selain pengelolaan utang, peserta diperkenalkan pada pengetahuan dasar mengenai asuransi, dana pensiun, dan instrumen keuangan syariah sebagai pilihan untuk menata keuangan keluarga.
“Prinsip keuangan syariah yang mengedepankan keadilan dan saling tolong-menolong terbuka bagi setiap keluarga,” ujar Direktur MSIG Life Syariah Ladiyana Prihantini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PELITA yang memasuki tahun kedua untuk mendukung pendidikan 60 anak prasejahtera di Kebon Melati, Jakarta Pusat.
Tahun ini, pendampingan berfokus pada edukasi keuangan bagi orang tua, melanjutkan materi pengelolaan anggaran keluarga yang diberikan sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News