M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ini Waktu yang Tepat untuk Mengganti Sprei dan Sarung Bantal di Rumah

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Tempat tidur dengan sprei merupakan barang yang wajib untuk menunjang aktivitas tidur dan istirahat di rumah.

Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, tentu tempat tidurnya harus nyaman ditiduri. Selain bahan penyusun kasur dan ranjang, salah satu hal yang menentukan kenyamanan tempat tidur adalah spreinya.

Selama ini, tentu Anda sering mendengar bahwa sprei harus rutin diganti dan dibersihkan supaya tempat tidur tetap nyaman dan bersih. Namun, seberapa sering sprei harus diganti? Mengapa sprei harus rutin diganti, dan apa akibatnya jika kita jarang mengganti sprei?

Jika Anda punya pertanyaan-pertanyaan tersebut, jangan khawatir. Dilansir dari Healthline dan Sleep Foundation, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Baca Juga: 5 Ide Penggunaan Warna Sejuk untuk Ruang Tamu, Nyaman dan Menenangkan

Kapan sebaiknya mengganti sprei?

Berdasarkan survei dari Sleep Foundation, rata-rata orang mengganti sprei setiap minggu. Faktanya, hal yang sama juga disarankan oleh para ahli.

Namun, mungkin Anda perlu mengganti sprei lebih sering jika memiliki beberapa kondisi seperti berikut:

  • Memiliki alergi, asma, atau kondisi kulit seperti eksim dan infeksi
  • Mudah berkeringat
  • Ada hewan peliharaan yang tidur di kasur Anda
  • Makan dan minum di tempat tidur
  • Pergi tidur tanpa mandi atau menghapus riasan

Di sisi lain, jika Anda tidak memiliki kondisi di atas dan jarang menghabiskan waktu di atas tempat tidur, Anda bisa sedikit “memanjangkan” waktu penggantian sprei menjadi dua minggu sekali.

Tidak hanya sprei, kelengkapan tempat tidur seperti sarung bantal, selimut, dan bantal juga perlu diganti dan dicuci secara rutin. Ganti sarung bantal seminggu sekali, selimut tiap 2-3 bulan sekali, dan bantal setiap 4-6 bulan sekali.

Baca Juga: Tips Merayakan Natal yang Ramah Lingkungan di Rumah, Mudah Dilakukan!

Mengapa harus sering mengganti sprei?

Salah satu alasan utama mengapa Anda harus mengganti sprei secara rutin adalah karena sprei merupakan sarang untuk berbagai kotoran dan debu. Misalnya, ketika digunakan dalam jangka waktu tertentu, sprei akan penuh dengan sel kulit mati, keringat, minyak alami tubuh, bahkan tungau.

Selain terlihat kotor dan tidak nyaman, debu dan tungau juga dapat mengakibatkan beragam penyakit, seperti asma dan alergi. Tak hanya itu, kotoran, debu, dan tungau juga bisa memicu munculnya penyakit kulit seperti gatal-gatal, eksim, hingga dermatitis kontak.

Bagaimana caranya supaya sprei tidak cepat kotor?

Kotoran yang menumpuk pada tempat tidur memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, tapi Anda bisa melakukan beberapa hal untuk mengurangi penumpukan kotoran tersebut.

Berikut hal-hal yang bisa Anda lakukan supaya sprei tidak cepat kotor:

  • Mandi sebelum tidur
  • Menghapus riasan dan mencuci wajah sebelum tidur
  • Tidak tidur saat berkeringat berlebihan, misalnya setelah berolahraga
  • Tidak makan dan minum di atas tempat tidur
  • Menggosok atau mencuci kaki sebelum naik ke tempat tidur

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai penggantian sprei. Jangan lupa, bersihkan tempat tidur Anda secara rutin supaya tidur makin nyenyak!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Platform Whooz Hadirkan Katalog Solusi Ekosistem IT Tanpa Modal Besar bagi SME

Pentingnya infrastruktur IT dan jaringan yang andal untuk menjaga kelancaran operasional bisnis, Whooz hadir sajikan solusi. 

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (1/8), Provinsi Masih Alami Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Sabtu 1 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Coursera Gandeng UNESCO Hadirkan Kursus Gratis Etika AI

Kursus ini tersedia dalam 11 bahasa dan dapat diakses secara gratis oleh mahasiswa, peneliti, pembuat kebijakan, serta para profesional.

CIMB Niaga Gelar Konser Kejar Mimpi ke-11, Gandeng Musisi Lintas Generasi

PT Bank CIMB Niaga Tbk kembali menggelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia​ yang ke-11 dengan mengusung tema Simfoni Suara Hati​.

Tembus Tiga Besar, Kuliner jadi Kategori Airbnb Experiences Populer di Indonesia

Data terbaru Airbnb menunjukkan meningkatnya minat terhadap Airbnb Experiences bertema kuliner di seluruh Indonesia.​

KPAI & WHI Dukung Penetapan Pembatasan Gula Garam dan Lemak pada Produk Olahan Pangan

Indonesia perlu membuat penetapan batas masimal gula garam dan lemak di produk olahan pangan agar terhindar dari risiko kesehatan

Wajib Tahu! Inilah 5 Makanan Sehat yang Disarankan untuk Penderita PCOS

Ketahui pilihan nutrisi terbaik bagi penderita PCOS, dari ikan berlemak hingga kunyit, untuk bantu kurangi peradangan dan jaga kesehatan tubuh.

Jangan Sepelekan! Kenali Berbagai Risiko Serius Mengonsumsi Gula Berlebih bagi Usus

Ketahui dampak buruk mengonsumsi gula terhadap mikrobioma usus dan sistem kekebalan tubuh. Mulai batasi makanan manis demi pencernaan lebih sehat.

Bisa Pesan Tiket Sihnkansen Langsung di Tiket.com, Liburan ke Jepang Makin Nyaman

Tiket.com kini menghadirkan layanan pemesanan tiket Shinkansen langsung melalui aplikasi dan website. 

Naik TransJakarta dan KRL Gratis Pakai QRIS Tap ShopeePay, Begini Caranya

Aplikasi ShopeePay memberi diskon hingga Rp 5.000 untuk setiap transaksi menggunakan QRIS Tap selama periode 1-31 Agustus 2026. ​