M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Ini Lo Cara Memanaskan ASI dari Kulkas dengan Tepat!

Ini Lo Cara Memanaskan ASI dari Kulkas dengan Tepat!
Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Demi keamanan dan kesehatan buah hati, yuk simak cara tepat memanaskan ASI dari kulkas!

Selamat ya Moms atas kelahiran buah hatinya! Selamat mengASIhi. Tentu setiap ibu memiliki perjalanan mengASIhi yang berbeda. Jika Anda salah satu ibu yang harus memberikan ASI Perah (ASIP) maka perlu tahu cara menghangatkan ASI yang disimpan di kulkas

Baca Juga: 9 Makanan Kontradiktif yang Tak Boleh Disantap Bersama Buah Jeruk

Cara menghangatkan ASI dari kulkas haruslah tepat supaya nutrisi tidak hilang. Serta tentunya supaya ASIP tetap aman saat dikonsumsi buah hati. 

Melansir berbagai sumber, ASIP sebaiknya dikeluarkan terlebih dahulu dari kulkas. Sehingga ASIP mendapatkan paparan suhu ruang terlebih dahulu sebelum direndam air hangat.

Setelah mengeluarkan ASIP, silahkan panaskan air. Namun jangan sampai mendidih. 

Setelah itu tuang air hangat ke mangkok. Kemudian rendam kantong ASIP atau botol ASIP yang tadi sudah Anda keluarkan dari kulkas. Rendam hingga suhu ASIP hangat. Biasanya cukup rendam 1-3 menit. Namun pastikan juga susu sudah cukup hangat jika Anda raba dengan tangan.

Jika sudah, tuangkan ASIP ke botol susu yang sudah Anda sterilkan. Goyangkan ASI dengan lembut jangan sampai keluar bola udara. Setelah itu segera berikan ke buah hati Anda. 

Berapa lama ASI bertahan setelah keluar dari kulkas?

Melansir berbagai, setelah ASI dipanaskan sebaiknya segera berikan kepada bayi Anda. Adapun jika suhu udara sekitar 25C maka ASI hanya bertahan 2-4 jam. Jika cuaca sangat panas berarti ketahanan ASI lebih singkat dari 2-4 jam. 

Baca Juga: Bikin Breakout, Ini 4 Kesalahan Pakai Face Oil yang Harus Anda Hindari

Sehingga ada baiknya saat bepergian Anda telah menyiapkan cooler box untuk membawa ASI dan termos berisi air panas untuk menghangatkannya. Melansir Alodokter, ASI yang disimpan di cooler box dengan tambahan kantong es bisa bertahan 24 jam.

Apakah ASI dari kulkas dihangatkan boleh masuk kulkas lagi?
Melansir Hegenm sebaiknya jangan memasukkan ASI yang sudah dihangatkan ke dalam kulkas. Ini akan membuat adanya risiko pertumbuhan bakteri pada ASI dan membuatnya tidak aman dikonsumsi bayi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Makanan yang Lebih Sehat Dimakan Mentah daripada Dimasak

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang lebih sehat dimakan mentah daripada dimasak, lho. Apa sajakah itu?  

6 Mitos tentang Karbohidrat yang Tidak Perlu Dipercaya

Ini dia beberapa mitos tentang karbohidrat yang tidak perlu dipercaya. Apa sajakah itu?             

5 Rekomendasi Minyak Paling Sehat untuk Saus Salad Anda

Yuk, coba beberapa rekomendasi minyak paling sehat untuk saus salad Anda. Ada apa saja?                  

Ruangan Sempit Terasa Sesak? Coba 6 Trik Cat Ini biar Rumah Tampak Lebih Luas

Trik pengecatan sederhana ini bisa membuat ruangan kecil terlihat lebih luas, nyaman, dan estetik tanpa renovasi besar.  

Ini Hal yang Disesali Pemilik Rumah saat Beli Meja Dapur Quartz Sebelum Renovasi

Sebelum memilih meja dapur quartz, yuk pahami dahulu kelebihan, kekurangan, dan pengalaman nyata pasca renovasi.​

Rumah Ramah ADHD Dewasa Makin Dicari, Ini Ide Desain yang Direkomendasikan

Berikut ini inspirasi rumah ramah ADHD yang bantu aktivitas lebih teratur, fokus meningkat, dan rutinitas harian terasa ringan.​

7 Efek Samping Serius Konsumsi Minuman Energi secara Rutin

Ada beberapa efek samping serius konsumsi minuman energi secara rutin, lho. Yuk, intip pembahasan lengkapnya di sini!  

3 Cara Magnesium Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Begini cara magnesium menjaga kesehatan jantung Anda. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di sini!       

10 Rekomendasi Kacang Tinggi Serat untuk Dikonsumsi

 Intip beberapa rekomendasi kacang tinggi serat untuk dikonsumsi berikut ini, yuk! Ada apa saja?           

7 Makanan yang Bisa Berinteraksi dengan Obat, Jangan Dikonsumsi Bersamaan!

Ini dia beberapa makanan yang bisa berinteraksi dengan obat yang Anda konsumsi. Cek daftarnya di sini, yuk!