M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ini Dia Ciri Khas dari Taman Bergaya Jepang yang Penuh Makna dan Filosofi

Ini Dia Ciri Khas dari Taman Bergaya Jepang yang Penuh Makna dan Filosofi
Reporter: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Selain desain eksterior dan interior rumahnya, hal lainnya yang menarik dari rumah-rumah bergaya Jepang adalah keberadaan taman yang memiliki desain khas.

Jika Anda akrab dengan kebudayaan Jepang, pasti Anda sudah pernah melihat wujud taman bergaya Jepang ini. Dilansir dari bhg.com, desain taman Jepang banyak mengambil inspirasi dari kebudayaan Buddha, Shinto, dan Taoisme yang penuh dengan filosofi.

Dengan elemen alami berupa air, batu, dan tanaman yang ditata secara sederhana, taman bergaya Jepang memang identik dengan kesan zen dan damai. Oleh karena itu, tidak heran banyak yang menggemari penampilan taman ala Jepang.

Apakah Anda termasuk orang yang menggemari penampilan taman ala Jepang? Jika ya, yuk ketahui lebih jauh tentang ciri khas dan makna-makna di balik setiap elemennya. Dilansir dari Japan Guide, berikut penjelasannya untuk Anda.

Baca Juga: Suka Interior Rumah Gaya Jepang? Akun Instagram Ini Wajib Diikuti!

Batu, kerikil, dan pasir

Prinsip utama dari taman Jepang sebenarnya adalah menciptakan miniatur dari lansekap yang ada di alam. Nah, salah satu elemen utama yang wajib ada di taman Jepang untuk membantu menciptakan tampilan tersebut adalah batu, kerikil, dan pasir.

Sejak dulu, batu merupakan elemen yang penting dalam kebudayaan Jepang. Penggunaan batu besar dalam taman Jepang menyimbolkan gunung dan bukit, menjadi aksen dekoratif, serta menjadi material untuk jembatan dan jalan setapak.

Sementara itu, pada taman batu khas Jepang, batu-batu dengan beragam ukuran disusun untuk membentuk lansekap yang menarik. Misalnya, batu-batu besar menggambarkan gunung, pulau, dan air terjun, sementara kerikil dan pasir dibentuk menyerupai arus air.

Kolam, sungai, dan pancuran

 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by min (@mins_photos)

Selain batu, elemen air juga penting dalam taman Jepang. Elemen air ini bisa hadir dalam bentuk kolam, sungai, atau pancuran sederhana.

Khusus untuk kolam, biasanya pemilik taman memilih untuk memelihara ikan koi di dalamnya untuk memberi tambahan “nyawa” dan warna ke dalam taman yang didominasi warna-warna hijau, coklat, dan abu-abu. Pada taman batu atau dry garden, keberadaan air ini digantikan oleh kerikil dan pasir.

Baca Juga: Inspirasi Penggunaan Wallpaper Warna Lilac yang Manis dan Anggun

Pulau dan jembatan

 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Koi Japan Lovers (@koijapan)

Pulau merupakan salah satu elemen yang sudah lama identik dengan taman Jepang. Bentuk dan ukurannya bervariasi, mulai dari tumpukan batu sederhana hingga pulau kecil yang kuat untuk menahan bangunan di atasnya.

Biasanya, keberadaan pulau ini menggambarkan pulau sungguhan. Ada juga yang membuat pulau ini untuk alasan agamis, yaitu untuk menggambarkan kura-kura dan burung bangau yang merupakan simbol kesehatan dan umur panjang.

Sementara itu, jembatan merupakan fitur umum yang digunakan untuk menghubungkan antarpulau dan menyeberangi sungai atau kolam. Jembatan ini biasanya dibuat dari kayu atau batu, dan memiliki desain yang bervariasi juga.

Baca Juga: 4 Inspirasi Rumah Minimalis Gaya Jepang yang Simpel dan Kalem

Tanaman

Suatu taman rasanya kurang utuh jika tidak dilengkapi dengan tanaman. Hampir semua jenis tanaman bisa ditanam pada taman khas Jepang, mulai dari pohon, semak, hingga bunga.

Namun, ada beberapa tanaman tertentu yang umumnya akan Anda temui di taman bergaya Jepang, seperti pohon mapel, pohon sakura, pohon cemara, bambu, dan lumut atau moss. Semuanya dipilih berdasarkan penampilan tanaman-tanaman tersebut pada musim tertentu.

Tanaman-tanaman tersebut biasanya ditata secara rapi dan dirawat dengan cermat untuk mempertahankan kecantikannya. Misalnya, pohon dan semak-semak yang ada di taman Jepang akan dipotong atau dipangkas secara rutin.

Perbukitan, lentera, dan jalan setapak

Perbukitan buatan manusia biasanya ditemui pada taman-taman Jepang yang berukuran besar. Perbukitan ini dimaksudkan untuk meniru bentuk gunung sungguhan, serta menyediakan tempat bagi pemilik atau pengunjung taman untuk melihat pemandangan dari ketinggian.

Lalu, ada lentera yang terbuat dari batu dan diletakkan pada beberapa titik, misalnya di pulau atau bangunan tertentu. Ketika dinyalakan, lentera batu ini akan memberikan pencahayaan yang cantik dan menambah nilai estetika pada taman.

Terakhir, ada jalan setapak yang terbuat dari batu, kerikil, dan pasir. Jalan setapak ini dibuat dengan cermat untuk membantu “memandu” pengunjung taman untuk melihat-lihat bagian terbaik dari taman tersebut. Terkadang, jalan setapak ini juga mengarah pada tempat tersembunyi sehingga pengunjung bisa menyendiri dengan nyaman di taman.

Nah, itulah beberapa elemen yang merupakan ciri khas dari taman gaya Jepang. Bagaimana, ingin mencoba gaya ini pada taman di rumah Anda?

Selanjutnya: Ide Dekorasi Gaya Rustic di Ruang Keluarga, Cantik Sekaligus Nyaman

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Selasa (7/4) Hati-hati Kota Ini Hujan Ringan!

BMKG merilis prakiraan cuaca di Jawa Timur besok Selasa (7/4) yang didominasi oleh hujan ringan dan berawan

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok (7/4), Hujan Guyur Semua Wilayah

Cuaca besok (7/4), BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jawa Tengah pada Selasa esok.

Pemkot Jogja Buka Pelatihan AI hingga Bahasa Jepang Gratis di 2026, Cek Syaratnya

Pelatihan gratis Jogja 2026 tawarkan beragam skill baru. Jangan lewatkan, kuota pendaftarannya terbatas dan bisa ditutup sewaktu-waktu!

Film Dokumenter The MINDJourney Ajak Penonton Melihat Realitas di Lapangan

Film dokumenter The MINDJourney tayangkan kisah perjalanan industri pertambangan secara realita.     

Simak 17 Wakil Indonesia di Ajang BAC 2026, Ubed dan Thalita Mulai dari Kualifikasi

Badminton Asia Championship atau BAC 2026 berlangsung pada 7-12 April 2026 di Gimnasium Pusat Olahraga Olimpiade Ningbao, China. 

Kaki Pecah-Pecah? 5 Langkah Rutin Ini Ubah Kaki Anda Jadi Mulus & Percaya Diri

Kulit kaki kering dan pecah-pecah membuat tidak nyaman? Hanya dengan 5 kebiasaan kecil ini, kaki Anda bisa kembali halus dan bebas masalah.

7% Wilayah Indonesia Ini Sudah Memasuki Musim Kemarau

Masuk April 2026, BMKG menyebutkan, sekitar 7% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau lo.   

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG diproyeksi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Cek rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Ada Potensi Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (6/4)

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Melemah, Berikut Proyeksi dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Senin (6/4)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (6/4/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.