M O M S M O N E Y I D
Bugar

Ini Ciri ciri Asam Urat pada Orang Dewasa Berikut, Mulai dari Nyeri hingga Demam

Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Beberapa ciri ciri asam urat pada orang dewasa tidak begitu dikenali saat berada di tahap awal. Namun, saat kondisi makin parah seperti sendi bengkak dan nyeri barulah penderita menyadari kondisi ini.

Asam urat tinggi tidak terjadi begitu saja. Kondisi ini merupakan akumulasi yang terjadi dari pola makan dan gaya hidup yang kurang sehat. 

Ancy Carteron, M.D., FACR, seorang dokter reumatologi menjelaskan ada sebuah penelitian yang menunjukkan terdapat pasien yang juga mengalami demam saat asam urat sedang kambuh. “Saat kondisi ini terjadi, segera temui dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat,” ungkapnya.

Baca Juga: Apakah Penyakit Asam Urat Harus Operasi? Ini Gejala & Cara Pengobatan yang Tepat

Dilansir dari Healthline.com, beberapa gejala lain yang ditimbulkan oleh kadar asam urat tinggi dirangkum dalam ulasan berikut:

Mengapa asam urat tinggi bisa menyebabkan demam?

Dr Ancy menjelaskan bahwa kristal asam urat yang semakin menumpuk di area sendi membuat sel-sel imun melepaskan sitokin. Sitokin ini merupakan protein yang menghasilkan sel imun yang berfungsi untuk menjaga tubuh.

Kondisi tersebut memicu peradangan yang berulang di bagian sendi Anda. Sehingga, nyeri hebat akan muncul yang dibarengi dengan demam atau menggigil.

Tubuh akan segera menaikkan suhu untuk melawan benda asing yang menyebabkan infeksi atau peradangan. Dr Ancy menyampaikan, biasanya kondisi asam urat yang disertai demam ini dialami oleh orang dengan usia lebih dari 50 tahun.

Gejala asam urat yang harus diwaspadai

Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan asam urat, penting untuk memahami gejala-gejala berikut:

  • Sendi jadi kemerahan
  • Bengkak di sekitar sendi
  • Rasa nyeri yang tidak tertahankan
  • Sendi tidak bisa digerakkan
  • Menggigil, sakit kepala dan demam
  • Kerusakan sendi permanen

Sebenarnya, apa yang jadi penyebab asam urat?

Asam urat memiliki banyak faktor penyebab yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini. Asam urat bisa disebabkan oleh faktor usia, jenis kelamin, keturunan keluarga, gaya hidup dan pola makan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peluang mengalami asam urat sekitar 1-2 persen. Sementara itu, pria beresiko terkena asam urat lebih tinggi sekitar 3-6 persen.

Gaya hidup yang kurang sehat juga memicu kadar asam urat naik, misalnya stres berlebih, jarang gerak, sering begadang dan jarang minum air putih. Selain itu, pilihan menu makanan juga mengambil peran besar dalam memicu kekambuhan asam urat.

Jika Anda mengonsumsi makanan tinggi purin, tinggi gula dan tinggi garam, peluang terkena asam urat juga lebih besar. Selain itu, jika Anda punya riwayat penyakit kronis seperti diabetes, ginjal dan hipertensi maka peluang terkena asam urat juga lebih tinggi.

Dengan kondisi riwayat penyakit kronis, gaya hidup dan pola makan harus dijaga dengan ketat. Pasien dengan riwayat tersebut harus menghindari junk food, seafood, jeroan, daging merah, alkohol dan makanan manis.

Rutin konsumsi obat yang diberikan oleh dokter dan jangan lupa lakukan medical check up untuk mengetahui kondisi Anda.

Tips merawat sendi yang bengkak & nyeri karena asam urat

Jika sendi Anda bengkak karena kadar asam urat tinggi, lakukan hal berikut:

  • Tinggikan sendi menggunakan bantal atau guling.
  • Kompres menggunakan air dingin atau es batu.
  • Jangan memakai sepatu terlalu kencang (jika sendi kaki yang bengkak).
  • Pakai salep antiinflamasi yang dijual di apotek
  • Stop memaksakan berlari atau jalan dalam jangka waktu lama.

Baca Juga: Daftar Minuman Sehat untuk Asam Urat dari Bahan Dapur

Itulah uraian lengkap yang mengulas tentang ciri ciri asam urat pada orang dewasa, lengkap dengan tips perawatannya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.