M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ingin Tidur Lebih Nyenyak? Coba Gunakan Weighted Blanket!

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Bagi sebagian orang, selimut adalah benda yang wajib ada untuk menemani waktu tidur.

Pasalnya, selimut membantu memberikan kenyamanan dan kehangatan saat tidur, sehingga momen tidur dan beristirahat akan lebih maksimal.

Selama ini, mungkin Anda hanya mengenal selimut berdasarkan ketebalan atau bahan-bahannya. Nah, dari berbagai jenis selimut yang tersedia di pasaran, ada satu jenis selimut yang menarik untuk diulas, yaitu weighted blanket atau selimut berat.

Sekilas, mungkin Anda mengira selimut berat hanya sekadar selimut yang tebal dan berat. Padahal, selimut ini memiliki karakteristik khusus dan beragam manfaat dibandingkan dengan selimut biasa, lo. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Baca Juga: 5 Tips Mendesain Kamar Tidur yang Aman dan Nyaman untuk Lansia

Apa itu weighted blanket?

Dikutip dari laman Casper.com, weighted blanket adalah selimut yang diisi oleh butiran-butiran plastik sehingga lebih berat dari selimut biasa, yaitu sekitar 5-30 pounds (kira-kira 2 hingga 13 kg).

Selimut ini dapat memberi efek seakan-akan kita sedang dipeluk ketika memakainya, sehingga dapat membantu meningkatkan jumlah dopamin dan serotonin di otak. Hasilnya, tubuh akan merasa tenang, aman, dan nyaman.

Teknik tersebut dinamakan deep pressure stimulation (DPS), yaitu sentuhan lembut yang membantu mengendurkan sistem saraf.

Karena efek tersebut, weighted blanket biasanya digunakan untuk tujuan terapeutik, misalnya untuk mengatasi masalah anxiety atau kecemasan hingga autisme.

Fungsi weighted blanket

Melansir laman Sleep Foundation, weighted blanket memiliki banyak fungsi dan manfaat dibandingkan dengan selimut biasa. Berikut beberapa di antaranya:

  • Membantu memberikan rasa aman dan nyaman.
  • Meringankan stres dan kecemasan.
  • Meningkatkan kualitas tidur.
  • Menenangkan sistem saraf.

Karena beberapa fungsi tersebut, ada beragam jenis kelompok orang yang akan diuntungkan oleh penggunaan weighted blanket.

Mengutip Healthline, weighted blanket umumnya akan bermanfaat jika digunakan oleh mereka yang memiliki masalah anxiety (kecemasan), autisme, ADHD, gangguan tidur seperti insomnia, hingga osteoarthritis.

Baca Juga: Mengenal Kasur In the Box, Inovasi Kasur yang Praktis dan Nyaman!

Hal yang perlu diperhatikan

Jika Anda tertarik menggunakan weighted blanket, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan supaya penggunaan selimut ini bisa optimal.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan weighted blanket:

  • Weighted blanket hadir dalam berbagai varian berat. Umumnya, selalu pilih weighted blanket dengan berat sekitar 5% hingga 10% dari berat tubuh Anda.
  • Jangan menggunakan weighted blanket pada anak-anak di bawah usia 2 tahun, karena dapat menghalangi pernapasan.
  • Hindari menggunakan weighted blanket jika Anda memiliki masalah sleep apnea atau asma, karena dapat menyebabkan masalah pernapasan saat tidur.
  • Jika Anda memiliki klaustrofobia, penggunaan weighted blanket justru dapat memberi sensasi berada di ruang sempit, sehingga memicu rasa kurang nyaman.

 Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui soal weighted blanket atau selimut berat. Bagaimana, tertarik mencoba jenis selimut yang satu ini?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Rahasia Langsing Alami, Ini 6 Manfaat Air Lemon untuk Diet dan Kesehatan, Coba yuk

Ketahui berbagai manfaat air lemon untuk diet, mulai dari melancarkan pencernaan hingga meningkatkan metabolisme tubuh.  

7 Tips Diet Rendah Purin yang Ampuh Cegah Asam Urat Kambuh, Banyak Minum Air Putih

Ini dia tips diet rendah purin yang efektif untuk menjaga kadar asam urat tetap stabil dan mencegah pembentukan kristal di persendian.  

Selimut Perca Kembali Populer? Ini Cara Menatanya biar Rumah Tetap Personal

Selimut perca kembali populer pada tahun 2026. Simak alasan trennya dan cara menata quilt agar rumah terasa hangat, unik, dan personal.

Prediksi Warna Interior Hijau Zaitun Jadi Tren Rumah yang Lebih Teduh Alami

Tren warna interior 2027 mengarah pada hijau zaitun dan warna bumi yang membuat rumah terasa hangat, tenang, dan natural.

Hujan Lebat Tetap Turun di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/9)

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 5 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat cuma di provinsi berikut ini.

Ke Ideafest 2026, Pengunjung Bisa Belajar Pilah Sampah juga lo

​Indofood bersama Rekosistem menyediakan 15 titik pengumpulan sampah di area Ideafest 2026 untuk mengajak pengunjung belajar memilah sampah.

Cek Prakiraan Cuaca DKI Jakarta di Akhir Pekan, Dominan Cerah dan Berawan

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca berawan, sementara lusa akan cerah di seluruh wilayah.

Keliling Yogyakarta Akhir Pekan? Simak Prakiraan Cuaca Besok (5/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca wilayah Yogyakarta, besok (5/9), didominasi udara kabur dan berawan. Cek selengkapnya!

Akhir Pekan Berpotensi Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (5/9) dan Lusa

Sejumlah wilayah Sumut berpotensi hujan ringan besok (5/9) dan lusa. Suhu udara diprakirakan mencapai 35°C di beberapa daerah.

Digitalisasi Alur Kerja Klinis, Kaiser Cancer Center Adosi EpiSoft

Kaiser Cancer Center mengimplementasikan EpiSoft, platform rekam medis elektronik khusus onkologi yang dikembangkan di Australia.​