M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Ingin Mengatasi Tanah Masam Perkebunan Anda? Ini 4 Caranya

Ingin Mengatasi Tanah Masam Perkebunan Anda? Ini 4 Caranya
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Salah satu kondisi yang menyebabkan pertumbuhan tanaman terganggu adalah tanah masam. Tanah masam artinya tanah tidak berada dalam kondisi normal, terutama pada tingkat pH yang dimilikinya terlalu rendah, yakni di bawah 6.

Sebagian besar wilayah Indonesia memiliki tanah masam karena curah hujan yang tinggi dan kandugan tanah liatnya. Dilansir dari Neurafarm.com, Indonesia memiliki jumlah tanah masam yang cukup luas yaitu sebesar 99,56 juta hektar dan butuh cara penanggulangan yang tepat agar kembali subur. Anda tentu tak ingin tanaman Anda mengalami masalah karena kondisi tanah masam ini. Nah, ini 4 cara untuk mengatasi tanah masam.

Baca Juga: Ini Jenis-Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Penderita Asma

Pengapuran

Pengapuran adalah sebuah cara yag dilakukan untuk mengatasi masalah keasaman dan kejenuhan alumunium (Al). Pemberian kapur akan mengatasi sifat tanah yang masam sehingga mendekati pH netral. Selain itu, juga dapat menurunkan kadar Al dalam tanah. Jenis kapur pertanian yang dapat digunakan seperti kapur tohor (caO), Kkalsit (CaCO3), atau dolomit (CaMg(CO3)2). Dolomit adalah yang paling umum digunakan.

Dosis yang digunakan bergantung dengan ukuran awal pH tanah. Semakin masam tanah, maka semakin tinggi pula jumlah kapur yang digunakan. Dosis pengapuran umumnya 8-10 ton untuk pH 4, 4-6 ton untuk pH 5, dan 1-2 ton untuk tanah pH 6. Pengapuran ini dapat dilakukan sebelum maupun setelah penanaman. Namun, tidak boleh dilakukan bersamaan dengan pemupukan karena pupuk N membentuk amoniak yang mudah menguap, sehingga menyebabkan tidak efektif.

Pemberian Pupuk Phospat Secara Intensif

Kekurangan terhadap zat fosfor (P) menjadi kendala bagi kesuburan tanah masam. Ini dapat diatasi dengan pemberian pupuk phospat dengan kadar tinggi pada tanah. Pupuk phospat yang umum digunakan adalah TSP, Sp-36, SSP, dan DAP. Pupuk tersebut juga mudah larut dalam air sehingga sebagian besar P segera difiksasi oleh Al dan Fe yang terdapat dalam tanah.

Baca Juga: Ingin Mulai Menanam? Yuk! Kenali Metode Bercocok Tanam Hidroponik

Pemberian Bahan Organik dan Mikroorganisme Pengurai

Pemberian bahan organik kepada tanah dapat meningkatkan kesuburan. Pemberian secara intensif akan menjadi solusi untuk mengatasi tanah yang masam. Selain itu, bahan organik juga dapat meningkatkan agregasi tanah, memperbaiki aerasi, dan perkolasi, serta membuat struktur tanah menjadi lebih remah sehingga mudah diolah. Bahan organik ini dapat diperoleh dari pupuk organik.

Pemberian organik ini memang membantu, tetapi jika bahan organik tersebut belum terurai sempurna akan membuat tanah menjadi semakin masam. Maka, dibutuhkan tambahan mikroorganisme pengurai untuk mempercepat dekomposisi bahan organik dari tanah. Mikroorganisme ini dapat berupa cacing tanah, cyanobacteria, nematode, dan protozoa.

Melakukan Pengaturan Sistem Tanam

Pengaturan sistem tanam berfungsi untuk mencegah keasaman tanah menjadi lebih parah. Untuk mempertahankan kesuburan tanah, biasanya dilakukan pemberakan tanah atau membiarkan semak belukar tumbuh di lahan pada masa tertentu.

Cara menumbuhkan semak belukar ini adalah dengan memberikan beberapa bibit kotoran hewan di tanah tersebut. Tanpa sadar, tanaman liar akan tumbuh di sekitar tanah yang sengaja diberi pupuk.

Pencegahan tanah masam lainnya dapat dilakukan dengan menghindari genangan pada tanah atau memperbaiki drainase. Sebab, penggenangan terus-menerus dapat mengakibatkan tanah menjadi masam. Selain itu, juga tidak baik untuk tanaman karena dapat menyebabkan kebusukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

25 Ucapan Hari Kesehatan Sedunia 2026, yuk Bangkitkan Semangat Hidup Sehat

Tanggal 7 April 2026 adalah Hari Kesehatan Sedunia. Tingkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dengan ucapan inspiratif ini.

Rukita Beri Promo Bagi Calon Mahasiswa, Bisa Dapat Gratis Sewa Kost 1 Bulan

Calon mahasiswa bisa dapat promo dari Rukita berupa gratis satu bulan sewa jika booking langsung untuk dua semester.  

9 Makanan untuk Dikonsumsi di Usia 60 Tahun ke Atas agar Panjang Umur

Ada beberapa rekomendasi makanan untuk dikonsumsi di usia 60 tahun ke atas agar panjang umur, lho. Apa saja?  

4 Cara Konsumsi Bayam Paling Sehat supaya Nutrisinya Tidak Hilang

Yuk, intip beberapa cara konsumsi bayam paling sehat supaya nutrisinya tidak hilang berikut ini!            

5 Cara Konsumsi Yogurt yang Paling Sehat untuk Tubuh

Ternyata ini, lho, cara konsumsi yogurt yang paling sehat untuk tubuh! Mau coba terapkan?                 

10 Manfaat Kesehatan Konsumsi Ubi Jalar yang Jarang Diketahui

Tahukah bahwa ada beberapa manfaat kesehatan konsumsi ubi jalar yang jarang diketahui, lho. Cari tahu di sini, yuk!

5 Sayuran untuk Membuat Kenyang Lebih Lama, Cocok untuk Diet!

Sedang diet? Ada 5 sayuran untuk membuat kenyang lebih lama yang patut Anda konsumsi. Cari tahu di sini.

4 Tanda Wajah Tidak Butuh Serum, Kapan Harus Berhenti?

Ada 4 tanda wajah tidak butuh serum. Harus tahu, berikut informasi selengkapnya yang wajib Anda tahu.

Pantau Prakiraan Cuaca Besok (7/4) di Jawa Barat, Didominasi Hujan Ringan

​BMKG memperkirakan cuaca besok Selasa (7/4) dan lusa (8/4) di Jawa Barat akan didominasi hujan ringan.

Hujan Lebat di Wilayah Ini, Simak Peringatan dini BMKG Cuaca Besok (7/4) Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (7/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.