M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Indef: 93% UMKM Mengalami Peningkatan Produktivitas Ekonomi dengan DANA

Reporter: Andy Dwijayanto  |  Editor: Andy Dwijayanto


MOMSMONEY.ID - Hasil riset Indef menunjukkan, DANA ikut membantu mengembangkan UMKM menuju usaha yang berkelanjutan.

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus menunjukkan kontribusinya terhadap kestabilan pertumbuhan ekonomi yang ditentukan oleh pencapaian PDB dari tahun ke tahun.

UMKM Indonesia tercatat menyumbang Rp 9.580 triliun atau sebesar 61% bagi PDB. Meningkatnya performa UMKM di Indonesia, tak lepas dari dukungan transformasi digital yang mulai diadopsi oleh para pelaku usaha.

Hal ini sejalan dengan hasil riset Indef tahun 2023 yang menyatakan, dompet digital DANA ikut membantu mengembangkan UMKM menuju usaha yang berkelanjutan.

Riset ini dilakukan terhadap lebih dari 400 UMKM pengguna DANA yang tersebar di Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera, dengan mencakup beberapa dimensi penelitian yang menyoroti dampak penggunaan dompet digital bagi para pelaku usaha.

Riset ini juga mengupas lebih jauh mengenai pola dan tren penggunaan dompet digital dalam membantu operasional pelaku usaha, hingga imbasnya kepada meningkatkan efisiensi hingga penjualan.

Metode pembayaran yang mudah hingga fitur lengkap Berdasarkan hasil survei, alasan utama penggunaan dompet digital DANA oleh UMKM di Indonesia adalah mudahnya penggunaan DANA sebagai alat pembayaran (40 %), dilanjutkan dengan mudahnya mengontrol transaksi (19%) dan fitur yang lengkap (18%).

Baca Juga: Tawaran Asuransi UMKM Datang dari Chubb dan Koinworks, Cek yuk

Selain menyediakan pembayaran melalui QRIS untuk membantu pelaku usaha, DANA juga menyediakan laman Riwayat Transaksi yang bisa digunakan untuk merekapitulasi pendapatan maupun pengeluaran.

Bahkan, pelaku usaha bisa langsung menggunakan pendapatannya untuk penarikan tunai manakala dibutuhkan, maupun mengirimnya langsung kepada keluarga.

Selain itu, studi Indef menyatakan, seluruh UMKM pengguna DANA mengakui aspek keamanan dan 99,7% di antaranya menyetujui aspek kemudahan penggunaan DANA bagi pemilik UMKM.

Temuan ini ikut merefleksikan cita-cita DANA dalam menjadi penyedia jasa pembayaran (PJP) dan layanan keuangan yang aman dan mudah digunakan, terutama dengan adanya kebijakan jaminan uang kembali demi memastikan keamanan bertransaksi di dompet digital DANA.

Dompet digital yang bermanfaat untuk berbagai aspek Dimensi lain yang diukur dari riset ini meliputi aspek kebermanfaatan DANA terhadap UMKM dan dukungan terhadap cashless society yang dinilai signifikan dalam mendukung kapabilitas UMKM di Indonesia.

Pada aspek ketenagakerjaan, didapati hasil bahwa efisiensi operasional UMKM yang menggunakan DANA mengalami peningkatan produktivitas usaha, yang dilihat dari penyerapan tenaga kerja.

Imbasnya, pelaku UMKM yang telah berusaha setidaknya selama 3 tahun terakhir dan telah menggunakan DANA sebagai instrumen pembayaran nontunai dalam 2 tahun terakhir, setuju bahwa dompet digital DANA meningkatkan efisiensi usaha dan turut mendukung pengembangan usaha.

Baca Juga: Jelang Ramadhan Tingkat Belanja Masyarakat Naik, Benarkah?

Felix Sharief, Head of Government Relations DANA Indonesia, menjelaskan, fenomena adopsi layanan teknologi finansial di Indonesia telah menjadi katalis dalam transformasi digitalisasi UMKM.

"Kami menyadari bahwa digitalisasi menjadi salah satu kunci penting untuk mendorong peran serta UMKM yang begitu besar kontribusinya terhadap ekonomi negara," katanya dalam siaran pers, Selasa (5/2).

Hasil temuan Indef menjadi bukti nyata bahwa ekosistem digital yang dibangun DANA, baik dari teknologi maupun inovasinya mampu mempermudah transaksi hingga membuka akses menuju layanan keuangan untuk mengembangkan usaha.

"Data lain yang kami dapatkan dari Indef terkait signifikansi DANA terhadap produktivitas UMKM, tentunya akan membawa inisiasi lain yang dapat menjembatani lebih banyak UMKM menuju inklusi keuangan," jelas dia.

Wujud nyata dari upaya DANA dalam mendorong UMKM menjadi lebih berdaya, juga ditunjukkan oleh pandangan dari hampir seluruh pemilik usaha terhadap kontribusi DANA bagi literasi dan inklusi keuangan di Indonesia.

Program SisBerdaya yang diinisiasikan DANA bagi wirausaha perempuan juga menjadi tolak ukur dampak sosial DANA terhadap pemberdayaan perempuan, dan hal ini diakui oleh 87% dari pemilik UMKM.

Lebih lagi, 93% pemilik UMKM menyatakan bahwa DANA ikut meningkatkan kegiatan produktif dan produktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Baca Juga: Survei BRI: Prospek Bisnis UMKM Masih Cerah Tahun Ini

Eko Listiyanto, Wakil Direktur Indef, mengatakan, UMKM memiliki peluang yang besar dalam memanfaatkan transformasi digital demi kemajuannya di Indonesia.

Hasil kajian Indef bersama DANA memperlihatkan bahwa DANA dari industri teknologi finansial, secara aktif memberikan solusi bagi UMKM dalam upaya mengadopsi jasa pembayaran dan layanan keuangan digital.

Terlihat juga dampak yang muncul terhadap perekonomian dari penggunaan DANA yang membuat performa UMKM mengalami peningkatan karena terwujudnya efisiensi biaya operasional dan peningkatan profit.

"Dari studi ini, DANA mendorong tumbuhnya cashless society melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan," katanya.

Performa UMKM yang telah mengimplementasi transformasi digital dalam operasional bisnisnya terlihat mengalami dampak positif yang tinggi dari adopsi dompet digital DANA yang aman sebagai penyedia jasa pembayaran.

Hal ini mendukung fakta bahwa performa UMKM di Indonesia didorong oleh dampak nyata solusi pembayaran dari industri teknologi finansial.

Hasil temuan INDEF secara keseluruhan menyatakan bahwa secara tidak langsung, DANA turut memberikan pengaruh positif terhadap produktivitas dan ekonomi dalam skala nasional.

Ini yang terus menempatkan pengguna dan kebutuhannya di titik pusat inovasi sebagai upaya mewujudkan inklusi keuangan di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jangan Asal Buang Baju Bekas, Ini 4 Cara Mengelolanya agar Tak Jadi Sampah

Pakaian tidak terpakai belum tentu harus dibuang. Kenali cara memperpanjang masa pakai, memilah baju layak donasi, dan tips mengelola tekstil.

Masih Mau Minum Tiap Hari? Ini Sisi Gelap Teh Boba buat Tubuh, Ada Risiko Obesitas

Rasa manis dan kenyalnya teh boba memang menggiurkan, tapi kebiasaan meminumnya setiap hari bisa memicu obesitas hingga sembelit.

Stres dan Susah Tidur? Ini 4 Tanda Anda Butuh Suplemen Magnesium

Banyak orang tanpa sadar mengalami defisiensi magnesium. Sebagai panduan, berikut 4 tanda Anda butuh suplemen magnesium ya.

Kesetaraan Gender di Dunia Kerja Tidak Lagi Sebatas Persoalan Representasi Perempuan

Kesetaraan gender di dunia kerja tidak lagi sebatas persoalan representasi perempuan, tapi juga pengembangan SDM, inovasi, hingga saing bisnis.

Cegah Sebelum Telat! Ini 5 Cara Mencegah Pradiabetes Biar Enggak Jadi Diabetes

Ingin tahu cara mencegah pradiabetes agar tidak memburuk? Cukup kurangi gula tambahan, olahraga secara rutin, dan pantau kesehatan Anda.

Awas Usia Muda! Kanker Ovarium Disebabkan oleh 7 Hal Ini Termasuk Riwayat Menstruasi

Jangan abaikan kesehatan organ reproduksi Anda karena kanker ovarium bisa menyerang usia muda. Mulai dari riwayat keluarga hingga menstruasi.

4 Kesalahan Makeup Bold yang Bikin Wajah Terlihat Tua, Pemula Wajib Tahu

Makeup bold sering kali menjadi pilihan favorit. Ini 4 kesalahan makeup bold yang bikin wajah terlihat tua yang wajib Anda hindari.

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.