M O M S M O N E Y I D
Santai

IKEA: Banyak Barang di Rumah Tak Masalah, Asal Perhatikan Hal ini

IKEA: Banyak Barang di Rumah Tak Masalah, Asal Perhatikan Hal ini
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Kebutuhan di rumah yang terus berubah maupun kebiasaan sehari-hari anggota keluarga membentuk cara masyarakat memanfaatkan fungsi rumah. Hal ini menjadi fokus percakapan IKEA Indonesia dan Wonderwhy SEA melalui Clean Sleeper, tema yang melihat hubungan antara kebiasaan masyarakat Asia Tenggara, kehidupan di rumah dan waktu untuk beristirahat. 

Pada kesempatan ini, IKEA membawa pengamatan dari IKEA Home Visit dan Life at Home, sementara Wonderwhy membahas perspektif kebiasaan dan konteks budaya Asia Tenggara.

Bagi IKEA, rumah yang mendukung kehidupan sehari-hari bukan berarti rumah yang memiliki lebih sedikit barang. IKEA melihat bahwa barang yang disimpan sering kali memiliki fungsi, cerita, atau nilai personal bagi pemiliknya.

“Kami selalu mulai mendesain dari cara orang menjalani hari-harinya di rumah. Ketika sebuah barang tetap disimpan meski jarang digunakan, kami ingin tahu apa yang membuat barang itu penting bagi pemiliknya. Dari sana, kami bisa melihat kebutuhan penyimpanan yang lebih relevan untuk masyarakat,” ujar Ardan Hanafi, Country Home Furnishing & Retail Design Manager IKEA Indonesia.

Pengamatan tersebut terlihat dalam berbagai cara keluarga menggunakan kamar tidur. Sebagai contoh, sebagian rumah yang dikunjungi IKEA, anak mulai memiliki kamar sendiri sejak usia sekitar lima tahun, tetapi ruang tersebut tidak selalu digunakan untuk tidur. Kamar tersebut justru menjadi tempat bermain, belajar, sekaligus menyimpan berbagai barang, sementara anak tadi masih tidur di kamar yang sama dengan orang tua, di kasur mereka atau di kasur sendiri.

Baca Juga: Program Teras Indonesia IKEA Gandeng Pemerintah Kota Tangerang Berdayakan UMKM

Di kamar tidur orang dewasa, pakaian, tas, buku, aksesori, dan barang pribadi juga dapat berkumpul di sekitar lemari atau tempat tidur ketika belum memiliki tempat penyimpanan yang sesuai. Seiring dengan perubahan kebutuhan keluarga, fungsi ruang dan barang yang disimpan ikut berubah.

“Kami tidak ingin orang terus menyesuaikan hidupnya dengan perabot. Justru perabot yang perlu mengikuti perubahan hidup mereka," kata Ardan, dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8). 

Ketika kebutuhan keluarga berubah, Ardan ingin desain IKEA membantu masyarakat menjalani hari-hari dengan lebih mudah. 

Dalam Clean Sleeper, Wonderwhy melihat tidur bukan sekadar aktivitas yang terjadi di penghujung hari, tetapi sebagai bagian dari kehidupan yang dibentuk oleh lingkungan, kebiasaan, dan tuntutan sehari-hari.

Di Asia Tenggara, ritme kerja, kehidupan sosial, lingkungan tempat tinggal, hingga kebiasaan menggunakan layar dapat memengaruhi bagaimana seseorang mendapatkan waktu untuk beristirahat.

Cara orang beristirahat pun pada akhirnya mencerminkan bagaimana mereka menjalani kesehariannya, termasuk nilai, kebiasaan, dan konteks budaya yang membentuk kehidupan mereka.

Baca Juga: Yuk, Mulai Kebiasaan Memilah Sampah di Rumah dengan Inspirasi dari IKEA Ini

Melihat hubungan antara kehidupan dan ruang tersebut menjadi bagian dari cara IKEA merancang solusi dan inspirasi rumah. Bagi IKEA, penyimpanan bukan sekadar tentang menambah kapasitas, tetapi tentang membuat barang lebih mudah ditemukan, digunakan, dan dikembalikan ke tempatnya sesuai dengan kebiasaan penghuni rumah.

Contoh solusi yang dapat dijadikan inspirasi adalah sistem penyimpanan PAX yang memungkinkan pengguna mengatur kombinasi ruang gantung, rak, laci, dan aksesori sesuai dengan barang serta kebutuhannya. 

Terdapat juga LASTARE yang menawarkan pilihan penyimpanan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan di rumah. Sementara itu, pemanfaatan area vertikal seperti dinding dan ruang di bawah tempat tidur dapat membantu menggunakan bagian ruang yang sering kali belum dimanfaatkan secara maksimal.

Pendekatan tersebut juga memungkinkan ruang mengikuti perubahan kebutuhan penghuninya. Sebuah kamar tidak harus ditentukan hanya oleh fungsi awalnya; sistem penyimpanan dan furnitur dapat membantu ruang beradaptasi ketika aktivitas, barang, dan rutinitas di dalam rumah berubah.

“Kami tidak ingin mendefinisikan rumah yang baik dari seberapa sedikit barang yang ada di dalamnya. Kami ingin membantu orang menggunakan ruangnya dengan lebih baik, sehingga barang, aktivitas, dan kebutuhan yang penting bagi mereka bisa tetap punya tempat,” tutup Ardan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ini 10 Penyebab Utama Kematian Global, Ada Diare

WHO merilis 10 penyebab utama kematian yang mencakup 33 juta kematian atau 54% dari total kematian di seluruh dunia.

3 Wilayah di Jabodetabek Ini Besok (5/10) Hujan Deras, Cek Peringatan Dini Cuaca BMKG

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (5/10), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/10), Hujan Lebat Turun di 10 Provinsi Berikut

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Senin 5 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sunscreen Tak Cuma untuk Lindungi dari UV, Ini yang Perlu Diperhatikan

Wardah menghadirkan PDRN Sunscreen dengan UV and heat protection untuk membantu melindungi kulit dari paparan UV dan panas sehari-hari.

LBFest 2026 Jadi Panggung 82 Brand Lokal Anak Muda

Dari kampus, generasi muda kembangkan brand lokal Local Brand Festival (LBFest).                                         

9.500 Pelari Ramaikan Crystalin RunXperience 2026

Crystalin RunXperience 2026 menjadi ajang olahraga lari yang lebih dari sekadar race.                       

Ramalan Zodiak Besok Senin 5 Oktober 2026, Berani Ungkap Perasaanmu

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi asmara, karier, keuangan, dan kesehatan terbaru untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 5 Oktober 2026, Kerbau Diprediksi Paling Hoki

Simak ramalan shio lengkap besok Senin 5 Oktober 2026, cek prediksi karier, cinta, keuangan, kesehatan, dan keberuntungan 12 shio.  

AI Tak Sekadar Jadi Mesin Jawaban, Bisa Bantu Mahasiswa Perdalam Pemahaman

Penggunaan teknologi akal imitasi atau AI memiliki manfaat yang besar dalam dunia pendidikan bila digunakan dengan tepat.

Film Desember Jani Gelar World Premiere di TIFF 2026, Ini Sinopsis Singkatnya

Film Desember Jani produksi Palari Films terpilih menggelar World Premiere di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-39​.