MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpeluang melanjutkan penguatan, namun investor tetap perlu mewaspadai potensi koreksi dalam waktu dekat.
Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG tercatat menguat 1,18% ke level 8.329.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, posisi IHSG saat ini berada di akhir wave (a) dari wave [x], sehingga pasar perlu mengantisipasi potensi koreksi pada rentang 7.945–8.189.
Sementara area penguatan yang diperkirakan dapat dicapai berada pada kisaran 8.527–8.812.
Secara teknikal, level support IHSG berada di area 7.985 dan 7.762. Adapun level resistance berada pada kisaran 8.341 dan 8.590.
Baca Juga: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Senin (2/2/2026) Stagnan
Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan Senin (2/2/2026):
1. ASII – Buy on Weakness
ASII terkoreksi 1,93% ke level 6.350 dan disertai munculnya tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi ASII saat ini berada pada bagian awal wave B dari wave (4).
- Buy on Weakness: 6.200–6.325
- Target Price: 6.600, 6.800
- Stoploss: below 5.975
2. DAAZ – Buy on Weakness
DAAZ melonjak 11,01% ke level 3.730 dan didominasi volume pembelian. Penguatannya juga mampu bertahan di atas MA20. Saat ini, saham tersebut diperkirakan berada pada bagian awal wave B dari wave (B).
- Buy on Weakness: 3.540–3.670
- Target Price: 3.900, 4.340
- Stoploss: below 3.350
Baca Juga: Collateral Itu Fondasi Kepercayaan Pinjaman lo, Begini Penjelasan Detailnya
3. ESSA – Buy on Weakness
ESSA terkoreksi 2,24% ke level 655 dan disertai tekanan jual. Herditya memperkirakan, posisi ESSA saat ini berada di awal wave (a) dari wave [y].
- Buy on Weakness: 610–645
- Target Price: 710, 750
- Stoploss: below 585
4. MBMA – Spec Buy
MBMA turun 2,78% ke level 700 dan masih didominasi tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan, MBMA saat ini berada di awal wave B dari wave (B) pada label hitam.
- Spec Buy: 665–700
- Target Price: 755, 780
- Stoploss: below 645
Seluruh keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Investor diimbau tetap selektif, menyesuaikan strategi dengan profil risiko, serta melakukan analisis secara mandiri sebelum mengambil keputusan transaksi di pasar modal.
Selanjutnya: Analisis Mengejutkan: Peluang Serangan AS ke Iran 75%, Guncang Pasar Global
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News