MOMSMONEY.ID - Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (26/1/2026). Simak rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk hari ini.
Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup melemah 0,46% ke level 8.951, dengan disertai tekanan jual yang meningkat.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana bilang, secara teknikal posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 5. Dengan demikian, IHSG dinilai masih berisiko melanjutkan koreksi dalam jangka pendek.
Meskipun terdapat peluang penguatan, pergerakan IHSG diperkirakan akan terbatas untuk menguji rentang 8.960–8.985. Investor tetap perlu mencermati potensi koreksi di area 8.708–8.790.
Secara teknikal, level support IHSG berada di area 8.852 dan 8.816. Sementara level resistance diperkirakan berada pada kisaran 9.039 dan 9.120.
Baca Juga: Makan Berdua Jadi Super Hemat, Cek Promo Gokana & Ramen Ya! Sekarang
Seiring dengan proyeksi tersebut, berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan Senin (26/1/2026):
1. ANTM — Buy on Weakness
ANTM menguat 1,66% ke level 4.290, namun masih didominasi tekanan jual yang cenderung meningkat.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi ANTM sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [iii].
- Buy on Weakness: 4.200–4.280
- Target Price: 4.440, 4.580
- Stoploss: di bawah 4.200
2. GTSI — Spec Buy
GTSI terkoreksi 8,87% ke level 370 dan masih berada dalam tekanan jual. Saham ini masih bergerak dalam tren turun dan telah menembus MA20.
Posisi GTSI diperkirakan berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c].
- Spec Buy: 318–338
- Target Price: 394, 418
- Stoploss: di bawah 294
Baca Juga: Duka Mendalam, 6 Film Ini Ungkap Pedihnya Kehilangan Orang Tercinta
3. HRTA — Buy on Weakness
HRTA menguat tipis 0,43% ke level 2.330. Tekanan jual masih terlihat, namun volume cenderung menurun dan koreksi tertahan di MA20.
Posisi HRTA diperkirakan berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii] dari wave 5.
- Buy on Weakness: 2.130–2.300
- Target Price: 2.490, 2.720
- Stoploss: di bawah 2.050
4. TOBA — Buy on Weakness
TOBA menguat 1,20% ke level 840 dengan dukungan volume pembelian. Pergerakan saham berada di atas cluster MA20 dan MA60.
MNC Sekuritas menilai posisi TOBA berada pada bagian dari wave (b) dari wave [a] dari wave B.
- Buy on Weakness: 745–795
- Target Price: 925, 1.040
- Stoploss: di bawah 710
Sebagai catatan, seluruh keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor. Investor diimbau untuk tetap selektif, menyesuaikan strategi dengan profil risiko, serta melakukan analisis secara mandiri sebelum mengambil keputusan transaksi di pasar modal.
Selanjutnya: Samsung Mulai Produksi Chip HBM4 Bulan Depan untuk Pasok Nvidia
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News