MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak konsolidasi pada perdagangan pertama tahun ini, Jumat, 2 Januari 2026. Simak proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini dari Mirae Asset Sekuritas.
IHSG pada perdagangan terakhir tahun lalu, 30 Desember 2025, ditutup naik tipis 0,03% ke level 8.646,94.
M. Nafan Aji Gusta, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas menilai, secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi. Hal ini mengingat RSI masih menunjukkan sinyal negatif, dan terjadi penurunan volume. Meski demikian, Stochastics K_D mulai menunjukkan sinyal positif.
Support IHSG hari ini di level 8.506 & 8.448. Sedangkan resistance di level 8.600 & 8.666.
Menurut dia, para pelaku pasar terus memantau perkembangan dinamika ekonomi makro global, termasuk kebijakan tarif Trump, prospek kebijakan moneter The Fed maupun Bank Indonesia, perkembangan global and Indonesia manufacturing PMI, perkembangan geopolitik, maupun perkembangan teknologi yang mempengaruhi sentimen pasar. Dengan demikian, January Effect pada awal tahun ini tentunya akan sangat bergantung pada dinamika tersebut.
Rekomendasi saham
Di tengah market yang konsolidasi, Nafan menyarankan untuk mengakumulasi saham pilihan dengan prospek solid, fokus dengan saham undervalued, saham yang menunjukkan tren pembalikan. Jangan lupa, terapkan manajemen risiko secara efektif.
Berikut sejumlah saham yang bisa dilirik investor hari ini.
1. TOTL – Upside still intact
ACTION: BUY; especially with entry level area at 1000 - 1020.
TP1: 1040 (+2.46%)
TP1: 1065 (+4.93%)
TP2: 1125 (+10.84%)
Support: 1000 & 985
2. UNVR – Uptrend still intact
ACTION: ADD (MARGINABLE STOCK); especially with entry level area at 2540 – 2640.
TP1: 2650 (+1.92%)
TP2: 2690 (+3.46%)
TP3: 2930 (+12.69%)
Support: 2540 & 2450
3. WIFI – Upside still intact
ACTION: BUY (MARGINABLE STOCK); especially with entry level area around 3130 – 3330.
TP1: 3410 (+4.92%)
TP2: 3620 (+11.38%)
TP3: 3930 (+20.92%)
Support: 3130 & 2830
Perlu diingat, rekomendasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Sesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko masing-masing.
Selanjutnya: Sphere, Pemasok SpaceX, Beli 10% Proyek Nikel Indonesia Milik Nickel Industries
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News