M O M S M O N E Y I D
HOME, InvesYuk

IHSG Ditutup Naik 0,57% ke 6.976 Pada Senin (20/6), Simak Saran Analis!

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 39,41 poin atau 0,57% ke 6.976,37 pada akhir perdagangan Senin (20/6).

Sebanyak 239 saham naik, 273 saham turun dan 171 saham stagnan.

Lima indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan, lima indeks sektoral lainnya masuk zona merah.

Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah IDX Sektor Kesehatan yang naik 1,16%, IDX Sektor Barang Baku naik 0,95% dan IDX Sektor Perindustrian naik 0,57%.

Sedangkan indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah IDX Sektor Transportasi yang turun 1,73%, IDX Sektor Energi turun 0,89% dan IDX Sektor Infrastruktur yang turun 0,57%.

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 27,90 miliar saham dengan total nilai Rp 14,79 triliun.

Baca Juga: IHSG Turun, Mulai Tembus Bawah Level 6.900 pada Senin (20/6) Pagi

Analis Henan Putihrai Sekuritas Mayang Anggita mengatakan, investor bisa memanfaatkan momentum kenaikan IHSG saat ini untuk mulai spekulatif beli atau cicil beli pada saham yang berada di sekitar area support. 

Secara teknikal, menurut Mayang, resistance terdekat berada pada MA10, MA20 dan MA50 di rentang 7.040-7.062 untuk perdagangan Selasa (21/6). Namun, rentang IHSG pada perdagangan besok diproyeksikan di 6.855-7.040. 

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (10,98%)
2. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) (8,06%)
3. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) (6,67%)

Top losers LQ45 hari ini adalah:

1. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) (-4,37%)
2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (-3,62%)
3. PT Harum Energy Tbk (HRUM) (-2,89%)

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 815,18 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 442,2 miliar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 180,2 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 85,6 miliar.

Sedangkan, saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 218,1 miliar, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 85,2 miliar dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 50,1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo JSM Indomaret 6-8 November 2026, Ellips-Clear Men Diskon hingga 40%

Promo JSM Indomaret ini berlaku Nasional. Untuk Indomaret di luar Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, terdapat selisih harga.

Katalog Promo JSM Superindo Diskon hingga 65% Periode 6-8 November 2026

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 6-8 November 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

20 Ucapan Hari Wayang Nasional 2026, Ajak Lestarikan Warisan Lokal

Ucapan Hari Wayang Nasional 2026 berikut ini dapat Anda bagikan di media sosial sebagai caption atau status.​

Niat Isi Energi Malah Bikin Kolesterol Tinggi, Stop 5 Kesalahan Sarapan Ini ya

Ketahui apa saja kesalahan sarapan yang paling sering dilakukan di pagi hari dan dampaknya terhadap lonjakan kolesterol tubuh Anda.

Ramalan Zodiak Hari Sabtu 7 November 2026, Ada Peluang Baru dan Asmara Diuji

Ramalan 12 zodiak Sabtu 7 November 2026, simak prediksi asmara, karier, dan keuangan Aries hingga Pisces dalam ulasan lengkap ini.

Ramalan Shio Hari Sabtu 7 November 2026, Dapat Suasana Lebih Menenangkan

Yuk, simak ramalan shio Sabtu 7 November 2026 berikut untuk mengetahui prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan 12 shio hari ini.

Jadwal KRL Jogja-Solo Akhir Pekan 7-8 November 2026, Cek Jam Berangkatnya

Butuh jadwal KRL Jogja-Solo 7-8 November 2026? Simak jam keberangkatan dari Tugu, Klaten, Solo Balapan hingga Palur untuk akhir pekan.

Jadwal KRL Solo-Jogja Akhir Pekan 7-8 November 2026, Intip Jam Keberangkatannya

Cek jadwal KRL Solo-Jogja 7-8 November 2026 dari Palur hingga Yogyakarta. Simak daftar jam keberangkatan setiap stasiun untuk akhir pekan.

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.