MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (2/1/2026). Berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas hari ini.
Pada penutupan perdagangan terakhir 2025, IHSG ditutup naik tipis 0,03% ke level 8.646, meski disertai aksi jual bersih (net foreign sell) investor asing yang mencapai Rp 885,53 miliar.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menyebutkan, secara teknikal IHSG masih berpotensi menguat dengan target resistance terdekat di area 8.660 dan support di 8.610.
Lebih lanjut, Reza menilai, optimisme awal tahun yang dipicu semangat ekonomi baru serta pernyataan Menteri Purbaya mengenai outlook 2026 berpotensi menjadi katalis positif bagi pasar.
Ia juga menambahkan, pelaku pasar tengah mencermati rilis data S&P Global Manufacturing PMI Indonesia yang dijadwalkan hari ini.
Baca Juga: Indeks ESG Lesu, Saham-saham Ini Menarik Dilirik Untuk Tahun 2026
Berikut rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan Jumat (2/1/2026):
1. BBCA — Buy
Pergerakan BBCA masih berada dalam tren bearish. Namun pada perdagangan terakhir, saham ini mampu bertahan di atas level support disertai akumulasi. Jika terjadi rebound, BBCA berpotensi menguat menuju 8.250–8.450.
- Buy: 8.000–8.075
- Target price: 8.250–8.450
- Stoploss: di bawah 7.850
- Strategi: Swing trade
2. BUMI — Buy
BUMI masih berada dalam tren bullish. Saat ini harga tengah mengalami pullback dengan support di 354–362. Selama bertahan di atas area tersebut, terdapat peluang penguatan menuju resistance 376–384.
- Buy: 360–365
- Target price: 376–384
- Stoploss: di bawah 350
- Strategi: Swing trade
Baca Juga: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Jumat (2/1) Kompak Stagnan
3. HUMI — Buy
HUMI berada dalam tren bullish dan berhasil menembus resistance sebelumnya di 242 dengan kenaikan volume. Saham ini berpotensi melanjutkan penguatan ke kisaran 278–300.
- Buy: 242–256
- Target price: 278–300
- Stoploss: di bawah 238
- Strategi: Day trade
4. PRDA — Sell
PRDA masih berada dalam tren bearish. Pada perdagangan terakhir, saham ini melemah 0,86% dan menembus support di 2.340. Volume penjualan yang meningkat berpotensi mendorong pelemahan lanjutan ke 2.270.
- Stoploss: 2.270
- Strategi: Swing trade
Investor diimbau tetap selektif dalam memilih saham serta disiplin menerapkan manajemen risiko, seiring dengan pergerakan IHSG yang fluktuatif.
Selanjutnya: Promo My First Chatime in 2026 Periode 1-4 Januari, Beli Minuman Favorit Cuma 15.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News