M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (31/10)

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (31/10)
Penulis: Muhammad Alief Andri  |  Editor: Muhammad Alief


MOMSMONEY.ID - IHSG hari ini menguat ke 8.184. Analis MNC Sekuritas memproyeksikan potensi penguatan indeks lebih lanjut. Simak rekomendasi saham pilihan untuk Jumat (31/10).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,22% ke level 8.184 pada perdagangan Kamis (30/10/2025), disertai peningkatan volume pembelian.

Pergerakan IHSG juga berhasil berada di atas garis MA20 dan mencapai target minimal yang telah diproyeksikan sebelumnya.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan, secara teknikal IHSG sedang berada di awal wave (iii) dari wave [iii], sehingga masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan. Area penguatan terdekat IHSG berada di kisaran 8.268-8.354.

Adapun level support IHSG berada di 8.042 dan 7.967, sementara resistance di 8.269 dan 8.365.

Baca Juga: Pasar Kripto Melemah, Token TRUMP Bertahan di Jajaran Kripto Top Gainers

Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas untuk Jumat (31/10/2025):

1. ADMR - Buy on Weakness

ADMR terkoreksi 2,01% ke 1.465 disertai tekanan jual. Posisi ADMR diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v].

  • Buy on weakness: 1.420-1.445
  • Target price: 1.555, 1.640
  • Stoploss: di bawah 1.400

2. ANTM - Spec Buy

ANTM terkoreksi 2,50% ke 3.120 disertai tekanan jual dan belum mampu menembus cluster MA20 serta MA60. Posisi ANTM diperkirakan sedang berada di awal wave [d] dari wave 4 dalam pola triangle.

  • Spec buy: 3.060-3.120
  • Target price: 3.370, 3.580
  • Stoploss: di bawah 3.020

Baca Juga: Harga Emas Menguji Naik saat Pejabat The Fed Beda Pendapat soal Prospek Suku Bunga

3. DEWA - Buy on Weakness

DEWA menguat 5,19% ke 324 disertai peningkatan volume pembelian, namun belum mampu menembus MA20. Posisi DEWA diperkirakan sedang berada di awal wave [v] dari wave C.

  • Buy on weakness: 302-316
  • Target price: 344, 360
  • Stoploss: di bawah 286

4. ERAA - Buy on Weakness

ERAA terkoreksi 3,23% ke 420 disertai tekanan jual. Posisi ERAA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave 1.

  • Buy on weakness: 404-418
  • Target price: 442, 470
  • Stoploss: di bawah 394

Investor disarankan untuk tetap disiplin dalam menentukan level pembelian dan penjualan, serta memperhatikan manajemen risiko seiring dengan potensi penguatan lanjutan IHSG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.