M O M S M O N E Y I D
HOME, BisnisYuk

HRD Minta Informasi Credit Scoring, Apakah Hal ini Diskriminasi?

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Reputasi riwayat finansial seseorang ternyata dapat berpengaruh pada proses melamar kerja atau seleksi karyawan dengan posisi dan jabatan tertentu. Sebelumnya, masyarakat mengenal istilah BI Checking yang digunakan untuk background checking saat analisa pengajuan kredit.

Kini, ada  credit scoring yang dewasa ini banyak digunakan para head hunter atau HRD perusahaan untuk menilai karakter dan reputasi keuangan calon karyawan dalam proses rekrutmen atau evaluasi karyawan tetap.

Kebutuhan informasi credit scoring calon pekerja menjadi bagian proses seleksi, seperti halnya medical check up. Namun, beberapa pihak menganggap credit scoring untuk keperluan rekrutmen cenderung bersifat diskriminatif, terutama terhadap calon karyawan yang sedang mengalami kesulitan finansial. Ditambah dengan kondisi dua tahun pandemi yang membuat banyak orang terdesak situasi hingga memutuskan mengambil pinjaman.

Lantas, apakah credit scoring dalam proses rekrutmen adalah metode yang efektif, atau justru bentuk sebuah diskriminasi?

Baca Juga: Punya Anak Keras Kepala? Ini 8 Tips Menghadapinya dengan Tepat

Managing Director Headhunter Indonesia, Haryo Suryosumarto menjelaskan, credit scoring kedepannya punya peluang menjadi seperti psikotes atau medical check up yang umum dilakukan saat rekrutmen. Credit scoring juga tidak berdiri sendiri sebagai dasar pengambilan keputusan, karena pertimbangan dari faktor lain masih dibutuhkan seperti psikotes, kompetensi, kesesuaian budaya kerja, riwayat pekerjaan sebelumnya, latar belakang pendidikan, catatan kriminal, dan lain-lain.

"Sama halnya dengan medical check up, proses pengecekan kredit kandidat dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari kandidat. Jadi, saya rasa hal ini bukan merupakan bentuk diskriminasi," ujar Haryo.

Haryo pun menegaskan bahwa credit scoring dalam melakukan proses rekrutmen bukanlah tindakan yang melanggar privasi karena data credit scoring hanya bisa diperoleh atas persetujuan kandidat, kebutuhannya pun bersifat opsional.

Baca Juga: Promo Bayar Angsuran dan Kartu Kredit di Tokopedia, Dapatkan Cashback Rp 35.000

“Credit scoring itu perlu untuk menilai satu aspek dari karyawan yaitu bagaimana kondisi kesehatan finansialnya. Penilaian ini berpengaruh khususnya untuk beberapa posisi tertentu seperti level Manager, C-level, atau posisi strategis di bidang keuangan.” lanjutnya.

Direktur Utama IdScore, Yohanes Arts Abimanyu juga menjelaskan manfaat pengecekan credit scoring bagi HR maupun kandidat. Dari pandangannya, credit scoring bisa menjadi pertimbangan dan informasi tambahan bagi HR untuk mendalami profil seseorang berdasarkan karakter dan reputasi keuangan seseorang melalui catatan perilaku dalam memenuhi kewajiban keuangan.

"Dengan melakukan cek riwayat kredit kandidat, khususnya untuk posisi-posisi tertentu, kita dapat mencegah atau memperkecil kemungkinan karyawan melakukan fraud yang merugikan perusahaan," tutur Yohanes.

Baca Juga: Promo Anniversary Telkomsel Ke-27, Beli Paket Data Pakai DANA Cashback 35%

Sementara, bagi kandidat, credit scoring yang baik dapat menjadi nilai tambah dalam proses melamar kerja, sekaligus kesempatan mencek keakuratan data agar rencana permohonan kredit kedepan tidak terkendala. Hasil credit score beserta detail kredit historis dan riwayat pembayaran dapat diakses oleh kandidat secara pribadi, salah satunya melalui website www.myidscore.id.

MyIdScore menggunakan skoring yang berkisar antara 250 hingga 900, semakin tinggi credit score, semakin rendah risiko kredit.

Credit score ini disusun dari data historis kredit debitur dan dilengkapi dengan riwayat kredit dan profil risiko kredit yang bersangkutan.

Baca Juga: Promo Gajian Sociolla Periode 25-27 Mei 2022, Skincare & Makeup Diskon hingga 60%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

30 Quotes Simple Tentang Buku untuk Rayakan Hari Buku Nasional 2026

Temukan 30 kutipan inspiratif untuk Hari Buku Nasional 2026. Jadikan caption sosmed Anda lebih bermakna!  

25 Ucapan Hari Buku Nasional, Rayakan Harbuknas Pakai Caption Ini

Ingin merayakan Hari Buku Nasional 2026? Ada 25 ucapan inspiratif yang siap membuat postingan Anda bermakna. Temukan pilihan terbaik di sini!

Link Twibbon Hari Buku Nasional 2026 Gratis untuk Ramaikan Medsos

Hari Buku Nasional 2026 tiba! Dapatkan koleksi desain Twibbon terbaru untuk merayakan dan tingkatkan minat baca di media sosialmu.  

HP Samsung Ini Resmi Dukung AirDrop, Transfer File Lebih Mudah

Tak semua HP Samsung bisa AirDrop ke iPhone. Seri lama dan kelas menengah berisiko tak kebagian fitur penting ini. Cek daftarnya!

Gaya Hidup Digital: Ini Cara Bikin Rumah Lebih Efisien & Praktis

Blibli gelar Tengah Bulan Cuan Spesial Elektronik. Nikmati diskon hingga Rp1 juta dan tukar tambah barang elektronik.

4 Tanda Ceramide Tidak Cocok untuk Kulit, Jangan Diteruskan!

Tiba-tiba jerawatan setelah pakai ceramide? Waspada, berikut ini 4 tanda tidak cocok dengan ceramide.

Honor X7d: HP Baterai 6.500 mAh Tahan 2 Hari, Kamera 108MP

Baterai 6.500 mAh Honor X7d sanggup bertahan dua hari penuh. Simak detail performa dan fitur unggulan lainnya!

Ada Retinol, 4 Kandungan Skincare Ini Cocok Dikombinasikan dengan Ceramide

Ada 4 kandungan skincare yang cocok dikombinasikan dengan ceramide. Cari tahu informasinya di sini. 

HP Xiaomi RAM Besar & Baterai Awet: Pilihan Paling Kuat, Cocok Buat Gaming

Mencari HP Xiaomi dengan RAM besar dan baterai awet? 5 model ini tawarkan performa ngebut dan daya tahan luar biasa. 

Bisa Dimakan Langsung, Manfaat Ubi Yakon Ternyata Jago Kontrol Gula Darah

Ubi yakon, si umbi rendah kalori, punya kemampuan antihiperglikemik. Ketahui bagaimana ia membantu kendalikan gula darah Anda secara alami.