M O M S M O N E Y I D
Bugar

Hati-hati, Ini Dampak Jika Melakukan Defisit Kalori dengan Cara Keliru!

Hati-hati, Ini Dampak Jika Melakukan Defisit Kalori dengan Cara Keliru!
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Melakukan defisit kalori adalah metode populer dalam menurunkan berat badan. Namun, jika dilakukan dengan cara yang keliru, bisa berdampak negatif pada kesehatan. Lantas, apa dampak melakukan defisit kalori yang keliru?

Defisit kalori terjadi ketika seseorang mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibakar tubuh. Ini mengakibatkan tubuh menggunakan cadangan lemak sebagai sumber energi, yang pada akhirnya menurunkan berat badan. Namun, defisit kalori harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai kebutuhan tubuh.

Dampak melakukan defisit kalori yang keliru

Tubuh memerlukan jumlah kalori tertentu untuk menjalankan fungsi-fungsinya secara optimal. Melansir dari Medical News Today, mengurangi asupan kalori secara berlebihan bisa menimbulkan berbagai risiko kesehatan, termasuk:

  • Kekurangan nutrisi yang esensial, yang bisa mengakibatkan kesulitan dalam memperoleh atau mempertahankan kepadatan tulang.
  • Kekurangan energi untuk otak.
  • Penurunan laju metabolisme.
  • Peningkatan kemungkinan terbentuknya batu empedu.

Baca Juga: Menurunkan Berat Badan dengan Defisit Kalori, Begini Lo Caranya!

Gejala tubuh kekurangan kalori

Berbagai tanda atau gejala yang menunjukkan asupan kalori dalam tubuh tidak memadai antara lain:

  • Frekuensi sakit yang meningkat.
  • Kesulitan dalam menurunkan berat badan.
  • Perubahan suasana hati atau perilaku yang cenderung negatif.
  • Gangguan tidur.
  • Kesulitan dalam buang air besar.

Sebelum memutuskan untuk mengurangi kalori, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Terutama bagi Anda dengan kondisi medis tertentu, seperti diabetes, mungkin membutuhkan rencana diet khusus.

Baca Juga: Mau Diet Anda Sukses? Yuk, Coba Buah-buahan untuk Diet Ini

Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum defisit kalori

Mengurangi asupan kalori memang penting dalam proses penurunan berat badan, namun ini bukan satu-satunya faktor yang perlu dipertimbangkan. Terkait penghitungan kalori, walaupun metode ini bisa berguna, namun tidak selalu esensial untuk manajemen berat badan. Bahkan, dalam beberapa situasi, penghitungan kalori dapat berdampak negatif atau bahkan berbahaya.

Selain itu, meningkatkan aktivitas fisik memberikan banyak manfaat tambahan selain dari penurunan berat badan. Latihan yang mencakup kekuatan dan kardiovaskular dapat memperbaiki kesehatan sendi, meningkatkan kepadatan tulang, dan memperkuat fungsi jantung, serta berkontribusi positif terhadap peningkatan suasana hati.

Dalam hal diet, sangat penting untuk memastikan asupan nutrisi yang tepat saat berusaha mengurangi kalori secara keseluruhan. Pembatasan asupan makanan yang berlebihan bisa menyebabkan kekurangan nutrisi yang serius jika tidak dijalankan dengan benar.

Baca Juga: Cara Cepat Kurus dan Langsing, Coba Olahraga Penurun Berat Badan Ini!

Itulah pembahasan lengkap terkait dampak melakukan defisit kalori yang keliru. Defisit kalori dapat menjadi strategi efektif dalam menurunkan berat badan, tetapi harus dilakukan dengan cara yang benar dan sehat.

Menjaga keseimbangan nutrisi, memantau kondisi kesehatan, dan menghindari pendekatan yang ekstrem adalah kunci untuk memastikan bahwa proses ini aman. Ingatlah selalu untuk mendengarkan tubuh dan beradaptasi dengan kebutuhan kesehatan Anda. Semoga bermanfaat, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Masih Melemah, Simak Proyeksi dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Jumat (30/1)

IHSG diperkirakan masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (30/1/2026).​ Berikut rekomendasi saham pilihan MNC Sekuritas ​

Produk Modena Ini Jadi Pilihan Konsumen di 6 Kota, Simak Kelebihannya!

​Produk kompor listrik dan water heater Modena digunakan konsumen di enam kota besar, seiring kebutuhan rumah tangga akan perangkat yang efisien

Anak Mudah Cemas hingga Sulit Fokus? Ini Tips Psikolog untuk Orang Tua

​Psikolog RS Premier Bintaro mengingatkan orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak yang jadi tanda gangguan kesehatan mental

Bukan Hanya Teknis! 5 Soft Skill Ini Kunci Sukses Karier 2026

Sukses di dunia kerja 2026 butuh lebih dari kemampuan teknis. Kuasai 5 soft skill ini agar karier Anda melesat, termasuk adaptasi dan etika AI.

Dirut BEI Mudur Terimbas Sentimen MSCI dan Net Sell Asing

Sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi Pasar Modal Indonesia beberapa waktu ke belakang, Jumat (30/1), Direktur Utama BEI mengundurkan diri

Jangan Lewatkan! 6 Promo Makanan Ini Habis Jumat Terakhir Januari 2026

Jumat terakhir Januari 2026 jadi momen emas! A&W beli 1 gratis 1, HokBen gratis ramen. Cek daftar promo kuliner yang bisa bikin kantong aman.

Film Surat untuk Masa Mudaku Tayang di Netflix, Ini Cerita Para Pemainnya

Surat untuk Masa Mudaku, film drama menyentuh antara persahabatan anak dengan pengasuh di panti asuhan tayang di Netflix

7 Film Romantis Dewasa Netflix Wajib Tonton Bikin Hubungan Makin Panas

Mencari tontonan romantis penuh gairah? Netflix punya 7 film dewasa yang siap panaskan suasana malam Anda dan pasangan.

Nubia V80 Max: HP 1 Jutaan, Baterai 6000mAh Tahan Banting

HP 1 jutaan Nubia V80 Max hadir dengan baterai 6000mAh dan bodi tahan banting. Simak fitur AI dan performa lengkapnya di sini!

IHSG Diproyeksi Rebound, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Jumat (30/1)

IHSG berpotensi rebound pada perdagangan Jumat (30/1/2026).​ Simak rekomendasi saham BRI Danareksa Sekuritas​ hari ini.