M O M S M O N E Y I D
Bugar

Harus Tahu! Inilah Bahan Skincare yang Tidak Boleh Digabung dengan AHA BHA

Penulis: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Anda perlu memahami beberapa kandungan skincare yang tidak boleh digabung dengan AHA BHA.

Banyak wanita yang menyukai metode layering skincare, hal ini diharapkan kandungan skincare bisa merawat kondisi kulit wajah.

Namun, ada beberapa kandungan skincare yang tidak boleh digabung dengan bahan skincare lain saat pemakaian, salah satunya AHA dan BHA.

Sebab, bisa menyebabkan iritasi kulit dan malah memunculkan masalah kulit baru.

Agar tidak keliru, ada bahan-bahan skincare yang tidak boleh dicampurkan dengan AHA dan BHA. Melansir cnfstore.com, berikut penjelasannya di bawah ini. 

Baca Juga: 4 Rekomendasi Sabun Wajah Pria untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Wajib Coba!

1. Vitamin C + AHA

Kandungan vitamin C tidak boleh digabungkan dengan AHA. Hal ini karena vitamin C sangat sensitif terhadap pH, dan saat mencampurnya dengan AHA cenderung mengurangi penyerapan bahan ke dalam kulit.

Selain itu, kombinasi AHA + Vitamin C juga dapat mengiritasi kulit, terutama jika Anda sensitif terhadap Vitamin C. Semua bahan ini menyebabkan pergantian sel dan pengelupasan kulit yang dipadukan bersama, dapat menyebabkan iritasi kulit yang parah.

2. BHA atau AHA + Retinol

Kandungan retinol tidak boleh dicampurkan dengan BHA atau AHA. Menurut dr. Kraffert, ahli dermatologis, ada sejumlah masalah saat mencampurkan AHA atau BHA dan retinoid/retinol.

Pertama, ada potensi iritasi yang meningkat secara signifikan yang datang dengan menggabungkan asam pengelupasan (seperti glikolat, laktat, dan salisilat) dengan retinoid. 

Kedua, ada juga masalah penonaktifan bahan. Seperti vitamin C, retinol mungkin struktur bahan di dalamnya agak tidak stabil.

Jadi, Anda akan berakhir dengan hasil kulit yang memburuk yang bahkan tidak mendapat manfaat dari produk skincare yang Anda gunakan.

Baca Juga: Inilah 4 Cara Memutihkan Selangkangan Hitam Secara Alami dan Aman

3. BHA + Benzoil Peroksida

Selanjutnya, bahan skincare yang tidak boleh digabungkan dengan AHA dan BHA adalah benzoil peroksida. Penurunan toleransi pada kulit menjadi perhatian setiap kali exfoliant (fisik atau kimia) digabungkan.

Seperti bahan eksfolian BHA yang umum digunakan dalam produk skincare, yaitu salicylic acid. Jika salicylic acid dicampur dengan benzoil peroksida, keduanya bekerja lebih aktif dan berisiko mengiritasi kulit Anda

Pisahkan BHA (asam salisilat) dan benzoil peroksida untuk mencegah kemerahan dan pengelupasan kulit. Pembahasan lebih mendalam masih berlangsung di antara ahli kecantikan, apakah benzoil peroksida aman digunakan sendiri dan tidak dicampur bahan lainnya. 

Namun pastinya, menambahkan produk yang lebih keras di atasnya tidak akan baik untuk Anda. Semua bahan (BHA + benzoil peroksida) menyebabkan pergantian sel dan beberapa tingkat pengelupasan kulit jika digabungkan bersama dan akan menyebabkan iritasi kulit yang parah.

4. AHA/BHA + Niacinamide/Vitamin B3

Bahan skincare terakhir yang tidak boleh digabung dengan AHA dan BHA, yaitu niacinamide atau Vitamin B3. Anda masih bisa memakai dua bahan ini ke dalam rutinitas perawatan, namun dengan beberapa panduan penggunaan yang wajib diperhatikan. 

Pertama, untuk menghindari kemerahan atau iritasi, atur waktu penggunaannya. Contohnya, di pagi hari Anda bisa menggunakan niacinamide sebelum tabir surya agar kulit tetap terhidrasi. Lalu, Anda dapat menggunakan AHA dan BHA di malam hari untuk membersihkan kulit sepenuhnya.

Kedua, terapkan kedua bahan ini dengan jeda waktu setidaknya 30 menit. Selain memberi bahan waktu cukup untuk menembus kulit, tetapi juga akan menjaga tingkat pH dan formula produk seimbang serta menghindari iritasi.

Itulah beberapa bahan skincare yang tidak boleh digabung dengan AHA BHA, jangan sampai lupa!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kenalan dengan Senam Zapin, Olahraga Berbalut Gerakan Tari Melayu

​Bagi Anda yang mencari alternatif olahraga ringan dan menyenangkan, senam zapin bisa masuk dalam pilihan.

Ada Restoran Jepang Baru di Senopati, Sajikan Spicy Tomato Sukiyaki

​Sukiyaki umumnya memiliki cita rasa manis dan gurih. Namun, ada varian yang menggunakan tomat dan cabai rawit untuk rasa asam dan pedas.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Selasa (25/8), Diprediksi Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok di DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah. Sementara lusa, hujan ringan akan turun di daerah Jakarta Selatan.

Prakiraan Cuaca Banten Besok Selasa (25/8), Sebagian Besar Wilayah Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca cerah. Sementara lusa, hujan ringan akan turun di beberapa daerah.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/8), Provinsi Ini Masih Alami Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 25 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Bitcoin Rebound 32%, Sinyal Tren Naik atau Reli Sementara?

Bitcoin telah rebound 32% dari level terendah Juli. Peluang berlanjutnya tren naik, bergantung pada kemampuan menembus 50-week EMA.

Prakiraan Cuaca Bali Besok Selasa (25/8), Cuaca Cerah Mendominasi

Cuaca cerah mendominasi Bali besok, Selasa (25/8). Simak kondisi cuaca di seluruh kabupaten dan kota.

Prakiraan Cuaca Wilayah Yogyakarta Besok (25/8), Dominan Berawan

Cuaca DI Yogyakarta besok, Selasa (25/8), didominasi berawan. Gunungkidul satu-satunya wilayah yang cuacanya cerah.

Banyak Wilayah Diguyur Hujan, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (25/8)

BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah wilayah Sumatera Utara besok. Medan menjadi salah satu daerah yang berpotensi hujan.

Cerah hingga Udara Kabur, Cek Ramalan Cuaca Sumatera Selatan Besok (25/8)

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Selatan besok didominasi cerah. Sejumlah wilayah berawan dan udara kabur, tanpa potensi hujan.