MOMSMONEY.ID - Harga obat dan suplemen yang banyak digunakan sehari-hari berpotensi mengalami kenaikan dalam waktu dekat.
Soho Global Health yang dikenal dengan produknya seperti Imboost, Curcuma Plus, hingga suplemen berbasis astaxanthin diperkirakan bisa menyesuaikan harga produknya.
Senior Vice President Distribution PT Parit Padang Global (PPG), anak usaha SOHO Global Health, Edwin Vega Darma mengatakan, potensi kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya biaya bahan baku.
“Dari sisi industri sudah terdampak kenaikan bahan baku, terutama plastik. Kenaikannya sekitar 5%–7%,” ujarnya Rabu (15/4).
Baca Juga: Obat Asam Urat Tak Cukup? Cek 4 Rahasia Ini Agar Cepat Sembuh!
Plastik merupakan komponen penting dalam kemasan obat dan suplemen. Ketika harganya naik, biaya produksi ikut terdorong dan dapat berdampak pada harga jual di pasaran.
Selain itu, potensi kenaikan harga bahan bakar juga menjadi faktor lain yang dapat memengaruhi biaya distribusi.
Jika ongkos pengiriman meningkat, harga produk kesehatan berpeluang ikut menyesuaikan.
"Diperkirakan mulai terjadi sekitar Mei 2026, meski tidak dalam jumlah besar dan bertahap," ungkap Edwin.
Menurutnya kenaikan harga cukup sensitif mengingat produk serupa juga persaingannya cukup ketat saat ini.
Namun, Edwin menyampaikan bahwa permintaan produk kesehatan masih tinggi setelah pandemi. Masyarakat kini cenderung lebih cepat mengonsumsi vitamin atau obat saat mulai merasa kurang sehat.
“Setelah Covid, perhatian terhadap kesehatan sangat berubah. Ini yang membuat potensi bisnis bertumbuh dengan baik,” jelas Edwin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News