M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Spot Rawan Profit Taking

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Harga emas spot kembali di bawah level US$ 2.400 per ons troi Rabu (17/4) pagi. Sebelumnya, Selasa (16/4), harga emas ditutup lebih lemah dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan riset Monex Investindo Futures, Rabu (17/4), harga emas spot belum mampu menguat lebih tinggi meskipun dollar AS telah terkoreksi. Hal ini disebabkan, pelaku pasar masih menunggu beberapa pembicaraan baru dari The Fed. 

Alhasil, Monex memproyeksikan harga emas spot masih akan melemah. Penyebab lainnya adalah aksi profit taking. Selain itu, pelaku pasar juga menanti perkembangan konflik Iran dan Israel. 

Secara teknikal, Monex melihat, harga emas spot rawan turun akibat aksi profit taking. Emas perlahan mulai menjauhi level tertinggi sepanjang masa yang terbentuk pekan lalu, kondisi ini biasanya diakibatkan investor yang lebih memilih mengamankan keuntungan (profit taking) setelah kenaikan tajam pada sesi perdagangan pekan lalu.  

Baca Juga: Harga Emas Dunia Stabil, Kendati Dollar AS Mahal

Referensi teknikal : sell selama di bawah 2.394,40
Resistance 1 : 2.394,40
Resistance 2 : 2.403,50
Support 1 : 2.360,40
Support 2 : 2.350,65

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.