InvesYuk

Harga Emas Spot Dibayangi Aksi Profit Taking

Harga Emas Spot Dibayangi Aksi Profit Taking

MOMSMONEY.ID - Sejak perang Israel dan Hamas yang terjadi di Gaza, harga emas melonjak pesat. 

Sepekan lalu, harga emas melesat naik US$ 48,70 per ons troi ke US$ 1.981 per ons troi. Dengan demikian, dalam dua pekan terakhir harga emas spot sudah naik hampir US$ 150. 

Sementara Senin (23/10), mengutip Bloomberg, harga emas spot melemah 0,44% ke US$ 1.972 per ons troi. 

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Melonjak Signifikan di Awal Pekan

Menurut riset Monex Investindo, harga emas sepekan lalu naik jadi yang tertinggi dalam lebih dari lima bulan terakhir dan nyaris mencapai level psikologis US$ 2.000 per ons troi.

Sentimen yang menyokong harga emas naik adalah perang Israel dan Hamas yang terjadi di Gaza. Perang tersebut semakin intensif membuat permintaan emas sebagai aset aman meningkat.

Di sisi lain, pelaku pasar juga semakin yakin bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed tidak akan menaikkan suku bunga lagi. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Terkoreksi Rp 4.000 Hari Ini 23 Oktober

Beberapa pejabat elit The Fed termasuk Gubernur Jerome Powell belakangan memberikan pernyataan yang senada, yakni tingginya imbal hasil obligasi AS membuat kondisi finansial mengetat secara signifikan. 

Menurut Monex, dua faktor tersebut akan menjadi sentimen positif bagi emas pada perdagangan sesi hari ini.

Meski demikian, kenaikan tajam dalam dua pekan terakhir juga membuat emas dibayangi aksi profit taking. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News