InvesYuk

Harga Emas Spot Diproyeksikan Turun Setelah CPI AS Naik

Harga Emas Spot Diproyeksikan Turun Setelah CPI AS Naik

MOMSMONEY.ID - Setelah bergerak volatil harga emas masih turun hingga perdagangan Rabu (13/9) ke US$ 1.908 per ons troi. Mengutip riset Monex Investindo Futures, sentimen yang mempengaruhi adalah data inflasi Amerika Serikat (AS). Harga emas kini mendekati level terendah dalam hampir tiga pekan terakhir. 

Sementara, Kamis (14/9), pukul 10.47, harga emas berada di US$ 1.909 berdasarkan data Bloomberg

Kemarin inflasi AS berdasarkan data consumer price index (CPI) periode Agustus dilaporkan tumbuh 3,7% year-on-year (YoY) lebih tinggi dari bulan sebelumnya 3,2% YoY dan forecast di 3,4% YoY.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Kompak Melemah, Kamis (14/9)

Namun, inflasi inti yang tidak memasukkan sektor energi dan makanan dalam perhitungan tumbuh 4,3% YoY, lebih rendah dari bulan sebelumnya 4,7% YoY dan forecast 4,4% YoY.

Rilis tersebut bervariasi, tetapi ekspektasi pelaku pasar terhadap peluang kenaikan suku bunga The Fed pada November masih belum berubah. Sebab, meski inflasi inti turun tetapi masih jauh dari target 2%, dan jika dilihat secara bulanan (month-on-month/MoM) mengalami kenaikan 0,3% dari Juli. Untuk pertama kalinya inflasi inti terakselerasi lagi secara bulanan sejak Februari lalu.

Melihat data tersebut, Monex memproyeksikan harga emas pada hari ini berpotensi berbalik turun setelah sempat rebound di pagi hari. 

Berikut referensi teknikal untuk mengambil posisi sell untuk produk emas:

  • Entry Price: 1.910,46 - 1.913,69
  • Level Support 1: 1.909,66
  • Level Support 2: 1.905,45
  • Level Resistance 1:  1.915,38
  • Level Resistance 2: 1.919,95

Baca Juga: Ada Peluang Harga Emas Spot Naik di Rabu (13/9)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News