M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Naik Turun Harga Emas Spot Jelang Rilis CPI AS

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Harga emas bergerak volatil dalam rentang US$ 1.916-US$ 1.930 per ons troi, Senin (11/9). 

Diakhir perdagangan, emas berada di US$ 1.922 per ons troi dibandingkan dengan penutupan perdagangan Jumat pekan lalu lalu. 

Sementara, Selasa (12/9), pukul 11.00 harga emas berada di US$ 1.923 per ons troi. 

Monex Investindo Futures, Selasa (12/9), dalam risetnya memproyeksikan, harga emas di hari ini masih akan berfluktuatif.

Baca Juga: Lanjutkan Penguatan, Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 Hari Ini 12 September

Penyebabnya, pelaku pasar kini masih menanti rilis data inflasi AS di Rabu (13/9). 

Inflasi berdasarkan consumer price index (CPI) tersebut bisa memengaruhi ekspektasi suku bunga bank sentral AS (The Fed). 

Pelaku pasar saat ini melihat ada probabilitas sebesar 43% The Fed akan menaikkan suku bunga pada November. Probabilitas tersebut lebih tinggi dari Senin pekan lalu sebesar 33%.

Rilis data CPI tentunya bisa memengaruhi probabilitas mungkin semakin tinggi atau justru kembali turun. Sehingga, harga emas masih akan volatil, dan berpeluang naik pada perdagangan sesi Asia.

Baca Juga: Lanjutkan Penguatan, Harga Emas Antam Naik Rp 1.000 Hari Ini 12 September

Berikut referensi teknikal untuk mengambil posisi buy untuk produk emas:

  • Entry Price: 1.920,28 - 1.923,38
  • Level Support 1: 1.919,44
  • Level Support 2: 1.915,15
  • Level Resistance 1:  1.925,00
  • Level Resistance 2: 1.929,17

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.