M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Harga Emas Dunia Menguji Naik Pasca-Ambles 2%, Tren Mulai Berbalik?

Harga Emas Dunia Menguji Naik Pasca-Ambles 2%, Tren Mulai Berbalik?
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Harga emas hari ini di pasar global mencoba memantul naik, namun masih di bawah US$ 4.000 per troi ons dan menuju penurunan mingguan. Benturan di Selat Hormuz meningkatkan kembali spekulasi kenaikan suku bunga oleh The Fed.

Mengutip Bloomberg, Jumat (17/7) pukul 13.47 WIB, harga emas spot diperdagangkan naik sekitar 0,8% menjadi US$ 3.996,91 per troi ons, setelah ambles 2% pada sesi sebelumnya. Dus, harga emas berada pada jalur penurunan mingguan sekitar 3,4%, yang terbesar sejak awal Juni.

AS meluncurkan gelombang serangan terhadap Iran pada Kamis, menyusul serangan malam sebelumnya yang menghantam sebuah kapal tanker minyak dekat terminal ekspor utama Iran. Harga minyak naik signifikan minggu ini.

Dollar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS menguat, sehingga melemahkan harga emas yang nilainya dipatok dalam mata uang AS. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini (17/7) Jatuh ke Rp 2.606.000 per Gram, Buyback Merosot

Konflik yang kini memasuki bulan kelima telah mendorong kenaikan harga energi dan memicu risiko inflasi. Bertambah jumlah pejabat bank sentral AS yang menyatakan keprihatinan atas inflasi yang tinggi dan memperingatkan bahwa bank sentral mungkin perlu menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Ini akan menjadi hambatan bagi logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Menurut Christopher Wong, ahli strategi di Oversea-Chinese Banking Corp., sedikit kenaikan harga pada Jumat mungkin mencerminkan aksi beli saat harga turun, tetapi masih terlalu dini untuk menyebutkan adanya pembalikan tren di pasar.

"Kenaikan harga emas membutuhkan penurunan lebih lanjut pada harga minyak dan meredanya retorika (suku bunga) yang agresif," katanya mengutip Bloomberg, hari ini.

Harga emas telah berfluktuasi pada kisaran sempit sekitar US$ 4.000 per troi ons dalam beberapa minggu terakhir, setelah terpangkas 14% pada kuartal kedua. Itu kinerja terburuknya sejak 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ada Potensi Hujan, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Besok Jumat (9/10)

BMKG memproyeksikan cuaca besok di Sulawesi Selatan hujan dengan intensitas ringan akan terjadi di Luwu Timur dengan suhu udara 21–30°C.  

Dari Pangan Lokal hingga Riset, Ini Kesempatan bagi Mahasiswa S1 Bereksplorasi

​Program Indofood Riset Nugraha kembali memberikan dukungan bagi mahasiswa S1 untuk mengembangkan penelitian, termasuk menggali potensi pangan.

IHSG Kamis (8/10) Anjlok Hampir 2% ke Level 6.031, Ini Saham Top Loosers

Kamis (8/10), IHSG belum memiliki tenaga untuk menguat. IHSG hari ini ditutup turun 15,44 poin atawa 1,88% ke level 6.031.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 8-15 Oktober 2026, Indomilk-FreshCare Diskon

Inilah beragam merek produk yang termasuk dalam promo Alfamart Paling Murah Sejagat periode 8-15 Oktober 2026.

Punya Anak dan Sering Bepergian? Ini Fitur Stroller yang Bisa Dipertimbangkan

Kemudahan orang tua saat membawa, melipat, dan menyimpannya juga menjadi pertimbangan memilih stroler 

Yuk Mengenali Skin Energy, Salah Satu Konsep Terkait Kesehatan Kulit

​Faktor tidur, aktivitas, hingga proses energi di dalam sel juga menjadi bagian dari pembahasan skin longevity.

Promo PSM Alfamart Periode 8-15 Oktober 2026, Mama Lemon Botol Hanya Rp 8.900

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 8-15 Oktober 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek promonya di sini.  

Promo Alfamidi Ngartis 1-15 Oktober 2026, Beli 1 Gratis 1 Derma Angel-Oatside Bar

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 1-15 Oktober 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Promo Indomaret Serba Gratis 8-14 Oktober 2026, Oishi Snack Pillows 2 Gratis 1

Cek Promo Indomaret Serba Gratis periode 1-14 Oktober 2026 di sini, ada Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Harga Emas Dunia Rebound Tipis, Ketegangan Baru di Timur Tengah Membayangi

Harga emas dunia naik tipis setelah kemarin ditutup di level terendah sembilan pekan. Serangan terhadap tanker di Qatar memicu risiko inflasi.