M O M S M O N E Y I D

Google Play dan Android Mendorong Pertumbuhan App Economy di Indonesia

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Ekosistem aplikasi di Indonesia lewat hadirnya Google Play dan Andorid berkontribusi menghasilkan Rp 653 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia dalam lima tahun terakhir, dibandingkan jika Android tidak ada di pasar. Angka tersebut datang dari laporan Access Partnership yang melakukan penelitian secara komperhensif mengenai dampak Google Play dan Android pada ekonomi Indonesia. 

Menurut laporan terbaru yang diterbitkan Access Partnership dengan tajuk “Accelerating the app economy in Indonesia: Android and Google Play’s impact in Indonesia”, kehadiran Android berhasil meningkatkan keragaman dan inovasi industri.  Aplikasi-aplikasi yang selama ini ada di Google Play mendukung terciptanya lapangan pekerjaan baru sehingga berdampak positif pada pertumuhan ekonomi Indonesia. Abhineet Kaul, Direktur Access Partnership mengatakan ekosistem aplikasi di Indonesia yang dihadirkan Google Play dan Android memunculkan 162.000 pekerjaan baru.

Pekerjaan tersebut terdiri dari 36.000 pekerjaan langsung di perusahaan pengembangan aplikasi dan peran teknis. Sebanyak 36.000 lagi ada pekerjaan tidak langsung termasuk peran non-teknologi di perusahaan teknologi. Selanjutnya, 90.000 pekerjaan spillover karena adanya pengeluaran tambahan dari perusahaan teknologi serta pekerjanya yang berpendapatan lebih tinggi. 

Baca Juga: Lindungi Produk Lokal, Pemerintah Bakal Bentuk Satgas Transformasi Digital

Penetrasi penggunaan internet dan aplikasi di Indonesia yang terus bertumbuh juga mendukung ekosistem ekonomi dari aplikasi ini. Bagaimana tidak Indonesia telah menjadi pemimpin dalam ekonomi seluler global. Ada lebih dari 200 juta pengguna internet seluler di 2022. Menurut penelitian, sistem operasi dan platform distribusi aplikasi seperti Android dan Google Play yang mendorong fenomena ini. Saat ini, masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari 5 jam per-hari  dalam mengkonsumsi konten, berkomunikasi secara online, dan melakukan transaksi online. Tren ini diperkirakan akan terus berkembang seiring dengan jumlah kenaikan pengguna internet yang diperkirakan akan mencapai 265 juta pengguna pada tahun 2028, hall ini yang akan menjadi katalisator kebangkitan App Economy di Indonesia.

Dalam Lanskap digital yang terus berkembang, Android dan Google Play menawarkan platform yang terintegrasi, hemat biaya, mempunyai sistem pengembangan aplikasi yang sederhana, pengelolaan dengan waktu yang singkat serta menyediakan struktur pembayaran yang fleksibel.Selain itu, hadirnya Android membuat harga smartphone menurun dan memperluas pilihan konsumen. 

Baca Juga: Perjanjian Kerangka Ekonomi Digital di Kawasan ASEAN Ditargetkan Rampung Tahun 2025

Di satu sisi peran Google Play juga sangat penting. Aplikasi ini mebantu perkembangan Indonesia dalam menjangkau audiens global dan menawarkan rata-rata 23 aplikasi baru yang dapat diunduh setiap harinya. Keamanan pengguna juga tetap terjaga dalam perlindungan Google Play yang telah memindai 125 miliar aplikasi untuk menjaga keamanan pengguna internet. 

"Keterjangkauan dan aksesibilitas yang lebih baik ini telah menyebabkan 97 juta lebih masyarakat Indonesia dapat mengakses Internet melalui smartphone, menghasilkan kontribusi sebesar Rp 653 triliun (USD 44 miliar) terhadap PDB Indonesia selama 5 tahun terakhir dibandingkan jika Android tidak ada di pasar," kata Abhineet, Senin (11/9). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Bukan Cuma Gaji, Ini yang Membuat Karyawan Merasa Terikat dengan Perusahaan

​Laporan Marsh menunjukkan, kejelasan masa depan perusahaan dan peluang karier menjadi pendorong keterikatan karyawan di Indonesia.

Setelah Jakarta, Fitbar x ALD1 Sambangi Penggemar K-Pop di Bandung dan Yogyakarta

​Setelah berlangsung di Jakarta, Fitbar x ALD1 akan berlanjut ke Bandung dan Yogyakarta dengan berbagai aktivitas interaktif bertema K-Pop.

Dari Sunscreen hingga Panduan Wisata, Ini Fasilitas Kahf bagi Pelancong di Jakarta

​Fasilitas Kahf mencakup dispenser sunscreen di kawasan PIK, perlengkapan ibadah di hotel mitra, serta panduan rekomendasi tempat lokal.

Gajian Makin Hemat dengan Menikmati Promo Bakmi GM Payday Oktober 2026 Cuma di GoFood

Rayakan momen payday dengan menikmati promo Bakmi GM mulai Rp 29.000-an per orang via GoFood. Pesan menu favorit Anda di sini!

Gaji Rp 3 Juta di Jogja Pakai Metode 50/30/20, Cukup hingga Akhir Bulan?

Gaji Rp 3 juta di Jogja terasa pas-pasan? Simak cara bagi uang dengan metode 50/30/20 agar kebutuhan dan tabungan tetap terjaga.

Cek 8 Promo Sumpah Pemuda Oktober 2026, Banjir Diskon di Chatime hingga Pepper Lunch

Jangan lewatkan deretan promo Sumpah Pemuda Oktober 2026 yang menghadirkan penawaran spesial hemat di resto favorit Anda.

Harga Emas Antam Hari Ini (27/10) Naik Rp 10.000 Menjadi Rp 2.550.000 per Gram

Harga emas batangan Antam hari ini naik Rp 10.000 menjadi Rp 2.550.000 per gram pada Selasa (27/10). Cek harga besaran lainnya.

Jadwal Hylo Open 2026: 7 Wakil Indonesia Berlaga, Sabar/Reza Unggulan 1

Jadwal Hylo Open 2026 babak 32 besar hari pertama Selasa (27/10), tujuh wakil Indonesia dari sector ganda putra dan putri berlaga menuju 16 besar.

IHSG Diproyeksi Lanjut Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (27/10)

IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (27/10/2026). ​Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Berpotensi Rebound, Simak 6 Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Selasa (27/10)

IHSG berpotensi rebound pada perdagangan Selasa (27/10/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.